Cari di Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Bangkok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bangkok. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Maret 2015

Penerbangan Bali-Bangkok Kini Dilayani AirAsia 2 Kali Setiap Hari

Penerbangan pada rute Bali–Bangkok yang dilayani maskapai Indonesia AirAsia kini dioperasikan sebanyak 14 kali penerbangan setiap minggu atau dua kali penerbangan setiap hari. Sebelumnya rute penerbangan ini hanya dioperasikan dengan 7 jadwal penerbangan setiap minggu. Penerbangan ini dilayani oleh Indonesia AirAsia dengan menggunakan pesawat terbang jenis Airbus A320 yang memiliki kapasitas 180 kursi.

Indonesia AirAsia. ZonaAero
Indonesia AirAsia.
AirAsia Tambah Frekuensi Penerbangan Bali–Bangkok.

AirAsia meningkatkan frekuensi penerbangan dari Bali menuju Bangkok dari sebelumnya 7 kali seminggu (satu kali sehari) menjadi 14 kali seminggu (2 kali sehari) mulai Jumat (6/3/2015). Adapun penerbangan tambahan tersebut dioperasikan oleh AirAsia Indonesia (QZ) menggunakan pesawat Airbus A320 dengan kapasitas 180 kursi.

Presiden Direktur AirAsia Indonesia, Sunu Widiyatmoko mengatakan, penerbangan AirAsia rute Bali-Bangkok pertama kali dioperasikan oleh AirAsia Thailand (FD) pada 2009, dan sejak itu permintaan terus meningkat. "Kami senang dapat menambah frekuensi di rute ini, sehingga memberikan penumpang kami pilihan jadwal penerbangan yang lebih fleksibel," katanya dalam siaran pers, Sabtu (7/3/2015).

Menurut Sunu, AirAsia Indonesia sebelumnya juga telah meningkatkan frekuensi penerbangan rute Jakarta-Bangkok dari sebelumnya 14 kali seminggu (2 kali sehari) menjadi 21 kali seminggu (3 kali sehari) sejak 12 Februari 2015 guna mengakomodir tingginya minat penumpang di rute tersebut.

Bangkok merupakan salah satu destinasi populer yang menawarkan pengalaman belanja dan kuliner terbaik di Asia Tenggara. Di bulan April, para pelancong dapat mengunjungi Bangkok sekaligus merayakan keseruan Songkran Festival. Pada Juni sampai Agustus akan diselenggarakan Bangkok Grand Sale yang sayang untuk dilewatkan oleh penggemar wisata belanja. "Penambahan frekuensi penerbangan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam meningkatkan konektivitas antara Indonesia dan Thailand, mengingat kedua negara ini merupakan dua destinasi wisata populer di kawasan Asia Tenggara," ujar Sunu.

Dalam merayakan peluncuran frekuensi tambahan ini, tambah Sunu, AirAsia menawarkan potongan harga spesial 20 persen untuk para pelancong dari Indonesia. Penawaran berlaku sampai 8 Maret 2015 untuk periode keberangkatan hingga 30 Juni 2015.

travel.kompas.com

Kamis, 23 Januari 2014

Singapore Airlines Batalkan Jadwal Penerbangan Langsung Singapura-Bangkok

Singapore Airlines Batalkan Jadwal Penerbangan Langsung Singapura-Bangkok. Pembatalan layanan penerbangan langsung dari Singapura Menuju Bangkok Thailand tersebut dilakukan karena jumlah penumpang yang berkurang secara drastis. Berkurangnya jumlah penumpang pesawat Singapore Airlines pada rute ini dikarenakan kerusuhan yang terjadi di Bangkok akibat unjuk rasa para demonstran yang cenderung disertai aksi kekerasan.
Singapore Airlines. ZonaAero
Maskapai Singapura Batalkan Penerbangan ke Bangkok

Maskapai nasional Negeri Singa, Singapore Airlines, kembali membatalkan jadwal penerbangan langsung dari Singapura ke Thailand. Menurut seorang sumber di maskapai tersebut, hal itu disebabkan dua warga penyumbang terbesar penumpang ke rute itu, yakni warga Singapura dan China, terus menyusut. Harian Bangkok Post, Rabu 22 Januari 2014 melansir penurunan penumpang ke ibukota Bangkok terus terjadi. Bahkan menurut sumber itu lagi, sejak terjadi aksi unjuk rasa yang mengakibatkan korban luka dan tewas, para pelancong memilih kabur dari Bangkok.

Separuh kursi penumpang dari pesawat yang mereka miliki berangkat dalam keadaang kosong. Setelah sebelumnya membatalkan 19 penerbangan ke Thailand, kali ini Singapore Airlines membatalkan 24 penerbangan antara tanggal 23 Januari dan 27 Februari. Sehingga, total penerbangan yang dibatalkan menjadi 43. Informasi pembatalan penerbangan itu telah dikonfirmasikan langsung oleh General Manager maskapai Singapore Airlines di Thailand, Ong Cheow Teck pada Selasa kemarin. Ong mengatakan bahwa pembatalan penerbangan ke Bangkok lantaran situasi saat ini yang masih belum kondusif. Terlebih situasi Bangkok saat akan dilumpuhkan oleh pengunjuk rasa kian memberikan dampak terhadap jumlah kedatangan internasional di Bandara Suvarnabhumi.

Dengan adanya pembatalan penerbangan Singapore Airlines, membuatnya menjadi maskapai yang paling banyak membatalkan rute penerbangan ke Bangkok. Namun, kondisi serupa tidak terjadi untuk rute Bangkok menuju Singapura. Dua jenis pesawat mereka jenis Boeing 777 dan Airbus 330, kerap kelebihan penumpang, justru di saat terjadi penurunan penumpang ke rute sebaliknya.

Jumlah penurunan turis ke Thailand diperkirakan akan semakin tinggi, karena Pemerintah Hong Kong, pada Selasa malam menaikan peringatan berkunjung bagi warganya ke Bangkok. Pemerintah memasukkan kota Bangkok dalam warna hitam. Artinya warga Hong Kong untuk sementara waktu diminta oleh Pemerintahnya menghindari berkunjung ke Bangkok. "Mereka yang berada di sana harus terus memperhatikan keselamatan pribadinya dan menghindari lokasi unjuk rasa serta tempat berkumpulnya orang," tulis perwakilan Hong Kong.

Selain Bangkok, ada tiga lokasi lainnya yang dimasukkan ke dalam daftar warna hitam yaitu Mesir, Filipina dan Suriah.

dunia.news.viva.co.id

Senin, 22 Juli 2013

Promo Tiket Pesawat AirAsia Tujuan Bangkok, Thailand

Informasi Penerbangan: Promo tiket pesawat AirAsia dengan tujuan kota Bangkok, Thailand ini diadakan berkaitan dengan meningkatnya minat wisatawan Indonesia yang ingin berkunjung ke kota tersebut. Menurut Presiden Direktur AirAsia, promo tiket pesawat AirAsia untuk penerbangan ke Bangkok dimulai dengan harga Rp 299.000.
AirAsia. ZonaAero
PENERBANGAN MURAH : Ke Bangkok, Air Asia Tawarkan Rp 299.000

Bangkok, Thailand, merupakan destinasi wisata yang diminati banyak wisatawan. Oleh karena itu, Air Asia Indonesia menawarkan tarif promo senilai Rp 299.000 menuju ke Bangkok, Thailand. Promo tersebut berlaku tanggal 22-28 Juli untuk periode penerbangan 20 Agustus-15 Desember 2013. Tarif promo berlaku untuk penerbangan dari Jakarta, Medan dan Surabaya. Promo tersebut bisa didapat melalui website Air Asia, menghubungi call center ke tiga kota tersebut dan melalui biro perjalanan yang menjadi rekanan Ari Asia Indonesia.

Presiden Direktur Air Asia Indonesia, Dharmadi, mengatakan tarif promo tersebut diberikan karena Bangkok merupakan salah satu destinasi wisata populer dengan jumlah wisatawan terbanyak. Oleh karena itu, dengan promo tersebut pihaknya berharap mampu menjaring penumpang lebih banyak. "Bangkok merupakan salah satu kota penting bagi Air Asia Indonesia. Dan saat ini Air Asia akan melakukan penerbangan sebanyak 28 kali dalam sepekan dari sejumlah kota di Indonesia," tutur Dharmadi melalui siaran pers, Minggu (21/7/2013).

Tercatat dari Jakarta Air Asia Indonesia melayani 14 penerbangan, Surabaya dan Medan masing-masing melayani tujuh kali penerbangan. Sementara itu, bagi pelanggan yang berangkat dari Medan, mulai Jumat (25/7/2013) kegiatan operasional maskapai akan pindah ke Bandara Internasional Kualanamu. Namun penerbangan dari/dan menuju Medan tetap beroperasi seperti biasa. Sedangkan untuk menghindari antrian panjang di check-in counter, pelanggan dianjurkan check-in melalui website dan kios yang berada di bandara minimal satu jam sebelum jadwal keberangkatan.

www.solopos.com

Rabu, 06 Maret 2013

Mandala Airlines Dan Lion Air Bersaing Dengan Maskapai Asing Perebutkan Pasar Penerbangan Thailand

Maskapai Mandala Airlines dan Lion Air bersaing dengan setidaknya 22 maskapai dari negara lain untuk melayani penerbangan di negara Thailand. Perkembangan pesat di sektor pariwisata dan posisi geografisnya yang strategis menyebabkan pasar penerbangan di Thailand diincar banyak maskapai penerbangan dari negara lain, termasuk Indonesia yang diwakili oleh Mandala Airlines dan Lion Air.
Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand. ZonaAero
Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand
Maskapai Penerbangan Murah Indonesia Bersaing di Thailand

Dua maskapai penerbangan berbiaya murah asal Indonesia, Mandala Airlines dan Lion Air, bersaing dengan tidak kurang dari 22 maskapai penerbangan berbiaya murah dari negara-negara Asia Tenggara lainnya dalam mengincar pasar penerbangan di Thailand. Kompetisi memperebutkan pasar penerbangan di negara gajah putih ini terbuka setelah dua tahun penerapan Komunitas Ekonomi Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (AEC-ASEAN). Hal ini diungkap oleh laporan The Nation edisi online pada Senin (4/3/2013).

Beberapa maskapai dari negara lain yang menjadi rival bagi Lion Air dan Mandala Airlines diantaranya adalah Thai AirAsia, Nok Air, Orient Thai, Solar Air, Tiger Airways, Jetstar Asia Airways, South East Asia Airlines (SEAir) dan Cebu Pacific Air. "Ketika Komunitas Ekonomi ASEAN itu terbuka, tidak hanya maskapai penerbangan murah yang terbang ke Thailand tetapi juga maskapai-maskapai penerbangan komersial biasa," kata Udom Tantiprasongchai yang menjabat sebagai ketua Dewan Penasehat Orient Thai.

Dikarenakan posisi geografisnya yang strategis, Thailand menjadi pusat bisnis penerbangan di kawasan Asia Tenggara. Oleh karena itu penerbangan dari dan menuju Thailand diincar oleh banyak maskapai penerbangan dari negara lain. Hal ini menyebabkan maskapai penerbangan dari negeri Thailand sendiri harus menghadapi persaingan ketat dengan maskapai asing. "Pasar Thailand mulai sekarang "akan lebih dinamis" dan "para operator akan semakin sulit bertahan di bisnis penerbangan ini terutama mereka yang tidak memiliki dana yang cukup dan pemikiran strategis guna mengimbangi lingkungan bisnis yang berubah cepat", kata Udom.

Komunitas Ekonomi ASEAN merupakan bagian dari keputusan penting para pemimpin ASEAN pada 7 Oktober 2003 dengan lahirnya Bali Concord II. Dokumen tersebut mendasari komitmen kolektif ASEAN membangun komunitas yang didasarkan pada tiga pilar kerja sama, yakni pilar politik dan keamanan, ekonomi, dan sosial budaya. ASEAN beranggotakan Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Singapura,Thailand, Kamboja, Myanmar, Laos, dan Vietnam.

www.analisadaily.com

Minggu, 02 Desember 2012

Garuda Indonesia Tambah Frekwensi Penerbangan Jakarta-Bangkok

Garuda Indonesia
Perekonomian Membaik, Garuda Tambah Penerbangan ke Bangkok

Untuk lebih meningkatkan layanan serta memenuhi permintaan yang makin meningkat, maskapai penerbangan Garuda Indonesia telah menambah jadwal penerbangan pada rute Jakarta-Bangkok (pp) mulai Sabtu (1/12/2012 ) menjadi tiga kali sehari, dari sebelumnya sebanyak dua kali sehari. "Penambahan frekuensi penerbangan tersebut diharapkan dapat lebih memudahkan penumpang dari Indonesia menuju Thailand dan sebaliknya. Hal itu mengingat naiknya permintaan dari pengguna jasa seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian kedua negara pasca krisis ekonomi global," kata Juru Bicara Garuda Indonesia Pujobroto, Sabtu (1/12/2012) dalam surat elektroniknya.

Garuda Indonesia melayani penerbangan tambahan Jakarta-Bangkok dengan pesawat bernomor penerbangan GA 864 yang berangkat dari Jakarta pada pukul 16.20 WIB dan tiba di Bangkok pukul 20.10 waktu setempat. Selanjutnya, penerbangan Bangkok-Jakarta dengan nomor GA 865 akan berangkat dari Bangkok keesokan harinya pukul 06.35 waktu setempat dan tiba di Jakarta pada pukul 10.10 WIB. Penerbangan tambahan tersebut dilayani dengan pesawat jenis Boeing 737-800 dengan total kapasitas kursi sebanyak 162 penumpang, terdiri dari 12 kursi di Kelas Eksekutif dan 1 50 kursi di Kelas Ekonomi. Adapun penerbangan Jakarta-Bangkok (pp) dilayani setiap hari.

Pertumbuhan ekonomi Thailand pada tahun ini mencapai 3,6 persen dan diperkirakan naik hingga 4 persen pada 2013. Dengan kondisi tersebut, orang Thailand yang berkunjung ke Indonesia juga diperkirakan meningkat, yaitu sebanyak 105.900 orang pada 2012 dan 120.8 00 orang pada 2013. Sementara orang Indonesia yang berkunjung ke Thailand pada tahun ini diperkirakan mencapai 265 .200 orang dan akan meningkat hingga 286.000 orang pada 2013. Thailand sendiri diminati pengunjung Indonesia sebagai destinasi bisnis serta wisata alam, wisata belanja, dan wisata religi maupun budaya agama Buddhis.

Penambahan frekuensi penerbangan ini juga merupakan bagian dari upaya pengembangan jaringan penerbangan sesuai program Quantum Leap 2011-2015. Untuk mewujudkan target tersebut, Garuda Indonesia pada tahun ini mendatangkan 2 0 pesawat baru yang terdiri dari 4 B737-800NG, 2 A330-200, 9 pesawat A320 untuk Citilink, dan 5 pesawat sub-100 Bombardier CRJ1000 NextGen. Dengan kedatangan pesawat-pesawat baru tersebut, maka pada tahun 2012 jumlah armada Garuda Indonesia akan mencapai sebanyak 105 pesawat dengan rata-rata usia 5,8 tahun. Pada tahun 2013, Garuda Indonesia juga berencana mendatangkan 24 armada baru, yang terdiri dari 4 pesawat Boeing 777-300 ER, 3 Airbus A330, 10 Boeing 737-800NG, dan 7 Bombardier CRJ1000 NextGen, hingga akhirnya pada tahun 2015 Garuda Indonesia akan mengoperasikan sebanyak 194 pesawat .

bisniskeuangan.kompas.com

Sabtu, 20 Oktober 2012

Harga Tiket Pesawat Tujuan Bangkok Dari 6 Maskapai Penerbangan

Garuda Indonesia
Catat Nih! Aneka Harga Tiket Pesawat ke Bangkok

Bangkok selalu memesona para traveler dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Agar rencana liburan ke Bangkok semakin matang, yuk cek dahulu harga tiket pesawat!

Seringkali, liburan seru datang dari rencana yang matang. Perencanaan ini dimulai dari bujet, termasuk untuk tiket pesawat. Berikut ini harga tiket pesawat 6 maskapai penerbangan dari Jakarta-Bangkok, sekali jalan. Sebagai asumsi, Anda berangkat awal November 2012 karena harga tiketnya lebih murah dibanding beberapa bulan setelahnya. Diperkirakan, peak season akan berlangsung hingga Maret 2013 sehingga harga tiket pesawat tujuan Bangkok menjadi lebih mahal.

1. AirAsia
Maskapai AirAsia rute Jakarta-Bangkok berangkat 2 kali sehari. Keberangkatan pertama yakni pukul 07.20 WIB dari Bandara Soekarno Hatta, tiba pukul 10.45 waktu Thailand di Bandara Don Mueang. Harga tiketnya Rp 1.239.000 sekali jalan. Keberangkatan kedua adalah pukul 16.40 WIB di Bandara Soekarno Hatta, tiba di Bandara Don Mueang pukul 20.10 waktu Thailand. Harganya Rp 1.529.000 sekali jalan. Kedua jadwal ini adalah penerbangan langsung dengan lama penerbangan 3 jam 25 menit.

2. Jetstar
Maskapai Jetstar berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Suvharnabhumi. Bedanya dengan AirAsia, Anda harus transit dulu di Singapura. Anda akan berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.30 WIB dan transit di Bandara Changi. Pesawat akan lepas landas lagi pukul 11.20 waktu Singapura dan tiba di Bangkok pukul 12.50 waktu Thailand. Harga tiket pesawatnya Rp 1.448.000 sekali jalan.

3. Malaysia Airlines
Malaysia Airlines berangkat 2 kali sehari dari Jakarta ke Bangkok dengan transit di Kuala Lumpur. Harganya Rp 1.511.000 sekali jalan. Armada pertama berangkat pukul 05.05 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta dan tiba di Bandara Suvarnabhumi pukul 13.30 waktu Thailand. Penerbangan kedua berangkat pukul 09.55 WIB dan tiba di Bangkok pukul 16.20 waktu Thailand.

4. Valuair
Sama seperti Jetstar, rute Jakarta-Bangkok milik Valuair transit dulu di Singapura. Harganya Rp 1.744.000 sekali jalan. Penerbangan pagi hari pukul 09.15 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta, tiba di Bandara Changi pukul 12.10. Nah, untuk yang ini, Anda harus menunggu lama di Bandara Changi. Pesawat akan lepas landas lagi pukul 19.10 waktu Singapura, dan tiba di Bandara Suvharnabhumi pukul 20.35 waktu Thailand.

5. Mandala Airlines
Maskapai Mandala Airlines rute Jakarta-Bangkok berangkat pukul 07.00 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta, tiba di Bandara Suvarnabhumi pukul 10.25 waktu Bangkok. Harga penerbangan langsung ini Rp 1.129.000 sekali jalan, dengan lama perjalanan 3 jam 25 menit.

6. Garuda Indonesia
Dalam sehari, maskapai Garuda Indonesia punya 2 penerbangan langsung dari Jakarta ke Bangkok. Lama perjalanan kedua jadwal ini adalah 3 jam 30 menit. Penerbangan pertama berangkat pukul 09.40 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta, tiba di Bandara Suvarnabhumi pukul 13.10 waktu Bangkok. Harganya Rp 3.350.000 sekali jalan. Penerbangan kedua berangkat pukul 12.55 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta, tiba di Bandara Suvarnabhumi pukul 16.25 waktu Bangkok. Harganya Rp 2.291.000 sekali jalan.

travel.detik.com

Sabtu, 17 Maret 2012

Penerbangan Murah Ke Bangkok Dipindahkan Ke Bandara Don Mueang

Bandara Don Mueang Bangkok
Bandara Don Mueang Bangkok
Pesawat Murah ke Bangkok? Siap-siap Mendarat di Don Mueang

Anda biasa berlibur ke Bangkok dengan pesawat murah? Siap-siap untuk tidak mendarat di Bandara Suvarnabhumi lagi. Gara-gara terlalu banyak orang, penumpang pesawat murah rencananya akan dipindahkan ke Bandara Don Mueang.

Mendengar nama Bandara Don Mueang, yang teringat di kepala turis adalah bandara darurat ketika Bangkok lumpuh dalam unjuk rasa Kaos Merah. Tapi rencana penggunaan Don Mueang kali ini bukan lantaran ada demonstrasi di Bangkok. Pemerintah Thailand rupanya pusing karena kepadatan calon penumpang di Bandara Suvarnabhumi. Antrean check in kerap mengular panjang.

Seperti dilansir Bangkok Post, Jumat (16/3/2012), pemerintah Thailand angkat bendera putih dan memilih membatalkan kebijakan bandara tunggal di Ibukota Thailand itu. Sebagai solusinya, Bandara Don Mueang akan diberdayakan untuk memindahkan sebagian calon penumpang dari Suvarnabhumi. Yang ditargetkan untuk pindah adalah penumpang low cost carrier, carter dan penerbangan non koneksi. 16 Juta penumpang per tahun diharapkan bisa ditampung oleh Don Mueang, sementara rencana perluasan Suvarnabhumi butuh waktu 5 tahun. "Kebijakan bandara tunggal tidak praktis karena masalah kepadatan penumpang ini. Untuk jangka panjang kita harus menggunakan Don Mueang," kata Menteri Transportasi Thailand Jarupong Ruangsuwan.

Don Mueang sudah beroperasi sejak 1924. Namun fungsinya dialihkan ke Suvarnabhumi tahun 2006. Don Mueang sempat terkena banjir dan ditutup selama 4 bulan, tapi kini sudah beroperasi.
PM Thailand, Yingluck Shinawatra menjanjikan insentif untuk maskapai murah yang mau pindah ke Don Mueang. Jarupong yang mengutip Shinawatra mengatakan 7 sampai 9 maskapai murah dan carter akan pindah ke bandara lama, namun tidak disebutkan maskapai yang mana.

Suvarnabhumi tahun ini diperkirakan kebanjiran 51 juta penumpang. Padahal, bandara ini hanya dirancang untuk menampung 45 juta orang pertahun. Akibatnya, delay 15-30 menit sudah menjadi umum dalam beberapa bulan terakhir. Belum lagi antrean panjang saat check in dan imigrasi.

Pernyataan pemerintah untuk memindahkan maskapai murah ke Don Mueang ini rupanya masih dipandang sebelah mata oleh operator penerbangan murah. CEO Thai AirAsia, Tassapon Bijleveld mengatakan wait and see dengan rencana insentif dari pemerintah Thailand. Dia setuju pemindahan ke Don Mueang bisa mengatasi masalah di Suvarnabhumi.

Saat ini, hanya Nok Air yang beroperasi di Don Mueang. Upaya memindahkan Orient Thai dan Thai AirAsia belum berhasil. Kalau tiga maskapai itu beroperasi di Don Mueang, itu artinya mengurangi beban penumpang 17-18 juta orang per tahun di Suvarnabhumi. Masalahnya, ada juga kebijakan kalau Don Mueang hanya untuk penerbangan domestik. Masalah lainnya, bagaimana kalau ada penumpang dari luar negeri yang harus transit di antara dua bandara ini.

Jadi, untuk sementara pemerintah Thailand juga belum menyebutkan pasti maskapai mana yang pindah ke Don Mueang. Tapi jika memang Anda sudah ada rencana liburan ke Bangkok dengan maskapai murah, silakan hubungi maskapai Anda apakah nanti mendarat di Don Mueang atau masih di Suvarnabhumi.

travel.detik.com