penerbangan, maskapai, airlines, airways, bandara, pesawat terbang, tiket pesawat, pilot, pramugari, pariwisata, perjalanan, paket wisata, hotel, travel





Bagikan :

Rabu, 04 Maret 2015

: Posted on Rabu, 04 Maret 2015 - 04.01 with No comments

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) kini sedang menyiapkan 4 seri pesawat nirawak atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV) untuk keperluan misi sistem surveilans kemaritiman, pemantauan, dan pemetaan perbatasan. Empat pesawat UAV tersebut adalah Lapan Surveillance Unmanned Aerial Vehicle atau LSU-02 hingga LSU-05 yang kemudian akan diintegrasikan pada sistem survei kemaritiman.

LSU-05 (Lapan Surveillance Unmanned Aerial Vehicle 05). ZonaAero
LSU-05 (Lapan Surveillance Unmanned Aerial Vehicle 05).
Pesawat Tanpa Awak untuk Survei Kemaritiman.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional atau Lapan tengah menyiapkan empat seri pesawat tanpa awak untuk menjalankan misi sistem surveilans kemaritiman, pemantauan, dan pemetaan perbatasan. Pengembangan dilakukan pada sistem komunikasi, pengendali, dan muatannya. Menurut Kepala Pusat Teknologi Penerbangan Lapan Gunawan S Prabowo, Minggu (1/3/2015), di Jakarta, mulai 2015 hingga tiga tahun ke depan, empat pesawat tanpa awak (drone) yakni Lapan Surveillance Unmanned Aerial Vehicle atau LSU-02 hingga LSU-05 akan diintegrasikan pada sistem survei kemaritiman.

Program rancang bangun LSU dirintis di Lapan pada 2011, di Pusat Teknologi Penerbangan. Kini LSU-01 hingga LSU-03 dioperasikan. LSU-01 untuk survei kebencanaan. Adapun LSU-02 yang memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) untuk terbang pergi pulang sejauh 200 kilometer dipakai untuk pemotretan udara dan pemetaan.

Pesawat itu diprogram otomatis untuk terbang mandiri menuju Nusawiru berjarak tempuh 100 kilometer dan kembali ke landasan dua jam kemudian. Pesawat LSU 02 memiliki bentangan sayap 2,5 m dan panjang badan 2 meter. Pesawat UAV Lapan itu sudah dioperasikan untuk memotret kawah Gunung Merapi dan memantau banjir di DKI Jakarta pada Januari 2013. Teknologi itu juga bisa mendukung program ketahanan pangan dengan pemantauan sawah untuk estimasi produksi padi.

Wahana itu akan digunakan Direktorat Topografi TNI AD dan Badan Informasi Geospasial untuk pemantau dan pemetaan daerah perbatasan. Wahana dirancang untuk tinggal landas dan mendarat di kapal dan pernah diikutkan latihan gabungan TNI.

Pesawat nirawak LSU-03 dengan jangkauan 350 km bisa menjalankan misi surveilans dan perekaman video seketika (realtime). "Tipe LSU itu mampu mengangkat muatan hingga 10 kilogram atau dua kali LSU-02," kata Kepala Bidang Aerodinamika Lapan Agus Aribowo.

Wahana LSU-05 yang berbobot total 120 kg telah diujiterbang akhir 2014. Pesawat tanpa awak generasi terbaru itu mencapai 6 meter atau dua kali lebih panjang daripada LSU-02. Badan pesawat itu terbuat dari paduan bahan komposit lebih ringan. "Dengan berat ringan, muatannya lebih banyak," kata Agus.

Wahana itu akan dipasang sistem radar yang bisa memetakan daerah berawan. Tujuan lain adalah untuk survei geologi dan medan magnet bumi.

sains.kompas.com

: Posted on - 02.49 with No comments

Ada beberapa etika atau peraturan yang harus diperhatikan oleh para penumpang pesawat terbang. Jika tidak dihiraukan, penumpang akan dikeluarkan dari pesawat oleh pihak yang berwenang alias tidak diperbolehkan mengikuti penerbangan tersebut. Beberapa hal tersebut adalah: tidak mematikan ponsel dan perangkat elektronik, memakai kaos dengan kata-kata kasar, bercumbu, mengamuk dan menyerang penumpang lain, membawa anak yang rewel, dan bercanda membawa bom.

Kabin Penumpang Pesawat Terbang. ZonaAero
Kabin Penumpang Pesawat Terbang.
6 Hal yang Bisa Membuat Anda Dikeluarkan dari Pesawat.

Selama penerbangan di dalam pesawat, Anda harus senantiasa menjaga sikap. Hormati dan berprilakulah baik kepada sesama penumpang agar semuanya berjalan lancar. Jangan sampai melakukan 6 hal berikut ini, karena Anda bisa dikeluarkan dari pesawat! Suatu situs traveling, skyscanner pernah melansir aneka tingkah penumpang yang membuat mereka dikeluarkan dari pesawat. Tingkahnya pun beragam, dari memakai kaos dengan kata-kata kasar hingga bercanda membawa bom.

Berikut ini 6 hal yang bisa membuat Anda dikeluarkan dari pesawat beserta contoh kasusnya:

1. Tidak mematikan ponsel dan perangkat elektronik

Traveler yang sering naik pesawat pasti tahu, awak kabin akan menyuruh mematikan ponsel dan perangkat elektronik lainnya ketika para penumpang sudah masuk ke pesawat. Hal itu dilakukan, agar sistem navigasi dan komunikasi pilot dengan menara pengawas penerbangan tidak terganggu, oleh sinyal dari ponsel. Peringatan mematikan ponsel dan perangkat elektronik akan terus diumumkan berulang-ulang. Jika Anda tidak sampai mematuhinya dan trus asyik bermain gadget, maka siap-siap turun dari pesawat!

Contoh kasus yang pernah terjadi, adalah pada penerbangan pesawat AirTran di New York, AS pada 2013 silam. Ketika itu, 100 siswa SMU SMU Yeshiva of Flatbush asal Brooklyn menolak mematikan ponsel mereka. Para awak kabin awalnya sudah memberitahu baik-baik. Tapi apa daya, itu tidak mempan. Akhirnya, semua siswa dipersilakan turun dari pesawat karena tidak mau mematikan ponsel mereka. Keamanan memang jadi prioritas yang diutamakan.

2. Memakai kaos dengan kata-kata kasar

Mungkin, sudah biasa bagi traveler untuk memakai kaos dengan aneka gambar atau kata-kata menarik. Tapi ingat, khususnya penerbangan dengan maskapai internasional, jangan sekali-kali memakai kaos yang bertuliskan kata-kata kasar. Contohnya, tahun 2012 silam pada penerbangan pesawat American Airlines. Seorang wanita memakai kaos yang bertuliskan 'If I wanted the government in my womb, I’d f*** a senator'. Saat awak kabin melihat kaosnya, tak butuh waktu lama untuk menurunkan wanita itu dari pesawat sebelum lepas landas.

Memakai kaos yang bertuliskan kata-kata kasar, dianggap bisa bikin resah dan menganggu kenyamanan orang lain. Pakai kaos yang biasa saja ya!

3. Bercumbu

Ketika traveling dengan pasangan, Anda harus lebih menjaga sikap. Bermesraan boleh, tapi ada batasannya. Jangan sampai, Anda berdua 'kelepasan' bercumbu di depan umum. Apalagi, di dalam pesawat! Tahun 2011 lalu, seorang musisi dan aktris asal AS, Leisha Hailey dikeluarkan dari pesawat Southwest Airlines. Gara-garanya, para penumpang mengaku risih dengan tingkahnya yakni bercumbu di kursi bersama pasangan lesbiannya. Dia dianggap terlalu berlebihan, sampai membuat orang-orang yang duduk di sebelahnya menjadi tak nyaman.

4. Mengamuk dan menyerang penumpang lain

Mengamuk dan menyerang penumpang lain, adalah cara paling mudah untuk mengeluarkan Anda dari dalam pesawat. Lalu, pihak bandara akan mengamankan Anda dan diproses di kepolisian setempat. Harusnya terbang naik pesawat, malah mendekam di dalam jeruji besi. Kasus seperti itu, pernah dialami oleh musisi top dunia, Liam Gallagher pada penerbangan pesawat Cathay Pacific belasan tahun silam. Pesawat saat itu hendak lepas landas dari Hong Kong ke Melbourne. Entah mengapa, Liam berprilaku di luar kendali. Dia merokok, memaki-maki penumpang lain dan sampai mengancam awak kabin untuk berkelahi. Atas tindakannya, dia langsung diamankan oleh kepolisian setempat tanpa kompromi.

5. Membawa anak yang rewel

Anak yang rewel jadi mimipi buruk para penumpang selama penerbangan pesawat. Tangisannya yang kencang dan tingkahnya yang tak bisa diam, membuat penumpang lain merasa benar-benar tidak nyaman. Bukannya menyalahkan sang anak, tapi orang tuanya yang sebenarnya bertanggung jawab. Mereka harus bisa mengontrol sang anak dan menenangkannya. Ada baiknya, mereka juga memberikan beberapa pemahaman dan peringatan kepada anaknya sebelum naik pesawat. Kalau tidak bisa, siap-siap mereka beserta buah hatinya harus angkat kaki dari pesawat.

Pada bulan Juni 2012 silam, seorang pria dan anaknya terpaksa harus turun dari pesawat Alaska Airlines. Gara-garanya, si anak terus menerus menangis tidak mau duduk. Bahkan, dia juga tidak mau mematikan iPad untuk bermain game padahal sudah dilarang berulang kali. Duh!

6. Bercanda membawa bom

Akhir tahun 2014 lalu, Bandara Miami di AS dibuat geger oleh seorang penumpang pria bernama Manuel Alvarado. Saat hendak check in dan memasukan bagasi, dia berceloteh kalau membawa bom C-4 di dalam kopernya. Lantas, para petugas bandara panik dan pihak kepolisian sampai FBI serta tim spesialis penjinak bom turun tangan. Alvarado pun langsung diringkus dan diintrogasi. Akhirnya, dia mengaku kalau itu lelucon saja. Apa daya, dirinya harus membayar denda sebanyak USD 90 ribu atau sekitar Rp 1,1 M. Gara-gara ulahnya, 5 pesawat di sana sampai delay dan para penumpang dibikin geram.

Memang, bandara-bandara di dunia sangat serius dan waspada menghadapi ancaman bom yang ada. Apalagi sejak peristiwa serangan teroris membajak pesawat dan menabrakan ke gedung WTC di AS pada 2011 silam, semua prosedur penerbangan diperketat. Saat Anda mau naik pesawat, ingat jangan pernah bercanda soal bom! Mau senasib seperti Alvarado?

travel.detik.com

Selasa, 24 Februari 2015

: Posted on Selasa, 24 Februari 2015 - 08.22 with No comments

Maskapai KalStar Aviation kini tengah menjajaki untuk melayani rute penerbangan Balikpapan-Tarakan-Makassar-Maumere. Penerbangan yang menghubungkan Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur ini bisa makin meramaikan arus transportasi udara di Bandara Frans Seda di Maumere.

Kalstar Aviation, ATR 72-600. ZonaAero
Kalstar Aviation, ATR 72-600.
KalStar Jajaki Rute Penerbangan Balikpapan-Maumere.

KalStar Aviation, maskapai penerbangan yang berbasis di Serpong, Tangerang-Banten menjajaki kemungkinan membuka penerbangan dengan rute Balikpapan (Kalimantan Timur)-Tarakan (Kalimantan Utara)-Makassar (Sulawesi Selatan) dan Maumere (Nusa Tenggara Timur) pulang pergi (PP). Rencana KalStar buka rute penerbangan (PP) ke Maumere diharapkan bisa memperkuat maskapai Nam Air dan Wings Air yang telah melayani masyarakat Sikka dan Flores selama ini. "KalStar baru saja mengontak kita, berencana membuka rute PP Balikpapan-Tarakan, Makassar dan Maumere," kata Kepala Bandara Frans Seda Maumere, Leo Paseli Soba di ruang kerjanya, Senin (23/2/2015).

Sebelumnya, kata Leo, Garuda Indonesia juga sudah melakukan survey untuk membuka rute penerbangan ke Maumere. Namun realisasinya sampai saat ini belum ada. "Garuda Indonesia itu hari juga sudah datang survey. Tetapi realisasinya sampai saat ini belum. Kita masih dua maskapai, Wings Air dan Nam Air saja," kata Leo.

Bandara Frans Seda setiap tahun dibenahi. Pada tahun ini, landasan pacu akan diperlebar dari 30 meter menjadi 45 meter. Sedangkan perpanjangan landasan ke tepi pantai, masih menunggu pembebasan lahan dan pemindahan kali oleh pemerintah daerah kabupaten Sikka.

kupang.tribunnews.com

Kamis, 19 Februari 2015

: Posted on Kamis, 19 Februari 2015 - 06.13 with No comments

Maskapai Malindo Air menambah lagi jadwal penerbangan Batam-Subang (Malaysia). Jika sebelumnya penerbangan Batam-Subang (Malaysia) dilayani sebanyak 3 kali seminggu, maka untuk berikutnya Malindo Air melayani penerbangan tersebut sebanyak 7 kali setiap minggu.

Malindo Air. ZonaAero
Malindo Air.
Malindo Air tambah frekuensi penerbangan Batam-Subang.

Maskapai Malindo Air menambah frekuensi penerbangan dari Bandara Internasional Hang Nadim, Indonesia ke Subang, Malaysia, dari tiga kali sepekan menjadi tujuh kali dengan pesawat ATR 72-600 kapasitas 70 penumpang. "Menurut manajemen Lion Group di Batam, permintaan penerbangan ke Subang atau sebaliknya terus meningkat. Sehingga frekuensi penerbangan ditambah menjadi setiap hari mulai beberapa waktu lalu," kata Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas BP Batam, Dwi Djoko Wiwoho di Batam, Selasa (17/2/2015).

Bandara Internasional Hang Nadim Batam merupakan fasilitas milik BP Batam, bandara tersebut tidak dikelola oleh PT Angkasa Pura layaknya bandara besar lain di Indonesia.

Ia mengatakan, dari Bandara Sultan Abdul Aziz Shah, Subang, Malaysia terbang pukul 11.00 (waktu Batam 10.00 WIB) dan tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam sekitar pukul 11.20 WIB. Pesawat akan kembali terbang dari Batam ke Subang pukul 11.50 WIB. "Awalnya Malindo Air yang mulai melayani Batam-Subang pada Mei 2014 hanya terbang Rabu, Jumat, dan Minggu. Sekarang sudah setiap hari dengan jadwal penerbangan dan pesawat sama," kata dia.

Malindo Air merupakan perusahaan patungan antara Malaysia National Aerospace and Defence Industries (NADI) dengan saham 51 persen dan Lion Air dari Indonesia yang memiliki 49 persen saham. "Tentu ini akan berdampak positif bagi dunia penerbangan di Hang Nadim Batam. Karena bukan hanya rute domestik yang berkembang, namun juga rute internasional," kata Djoko.

Sementara itu Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim, Suwarso mengatakan selain Malindo Air, rute yang sama juga dilayani maskapai anak perusahaan Malaysia Airlines, Firefly dengan pesawat serupa yang terbang empat kali sepekan. Dengan adanya dua maskapai yang menerbangi rute tersebut, kata Suwarso, dapat memberikan pilihan bagi masyarakat yang ingin bepergian ke Malaysia atau sebaliknya. Ia mengatakan, saat ini ada 7 maskapai yang memlayani penerbangan dari Hang Nadim yaitu Lion Air, Wing Air, Malindo Air, Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air, Firefly.

www.antaranews.com

: Posted on - 04.22 with No comments

Penerbangan di Luwu, Sulawesi Selatan, akan segera di layani maskapai Garuda Indonesia dan Lion Air pada tahun 2015. Pelayanan penerbangan di Bandara Lagaligo tersebut akan bisa dilakukan oleh Garuda Indonesia dan Lion Air karena pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp. 30 milyar untuk perbaikan bandara yang berlokasi di kawasan Luwu Raya, Sulawesi Selatan ini.

Garuda Indonesia, ATR 72-600 Explore. ZonaAero
Garuda Indonesia, ATR 72-600 Explore.
Tahun Ini, Pesawat Lion Air dan Garuda Indonesia Mendarat di Luwu.

Kabar gembira untuk masyarakat Luwu Raya. Rencananya tahun ini pesawat Lion air dan Garuda Indonesia, sudah akan mendarat di Bandara Lagaligo, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Luwu, Rudi Dappi, mengatakan rencananya akhir tahun 2015, pesawat Lion Air dan Garuda Indonesia, sudah akan mendarat di Bandara Lagaligo Bua. "Salah satu kendala sehingga Lion Air dan Garuda Indonesia, belum bisa mendarat di Bandara Lagaligo dalam waktu dekat ini karena terkendala landasan yang belum bisa dilalui pesawat dengan 70 sit" ungkap Rudi Dappi, rabu (18/2/2015).

Namun pemerintah pusat telah mengalokasikan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp. 20 M untuk perbaikan Bandara Lagaligo pada tahun 2015.

www.tribunnews.com

Jumat, 06 Februari 2015

: Posted on Jumat, 06 Februari 2015 - 05.45 with No comments

Untuk meningkatkan pelayanan penerbangan Jemaah Umroh, maskapai Lion Air mendatangkan lagi 3 unit pesawat terbang jenis Airbus A330-300. Pesawat yang menggunakan mesin Trent 700 dari Rolls Royce ini dijadwalkan tiba di Indonesia pada akhir tahun 2015.

Airbus A330-300. ZonaAero
Airbus A330-300.
Lion Air Tambah 3 Airbus A330-300 untuk Layani Jemaah Umroh.

Lion Group, melalui anak usahanya PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) menambah armada operasionalnya untuk penerbangan ke Jeddah, Arab Saudi. Lion Air memesan tiga unit pesawat Airbus A330-300 yang menggunakan mesin Trent 700 dari Rolls Royce. "Kami memesan pesawat ini untuk mengantar orang-orang yang akan pergi Umroh. Kami lihat selama ini banyak yang terkendala saat umroh karena harus transit. Maka kami buka langsung rute ke Jeddah," ujar CEO Lion Air, Rudy Lumingkewas, saat penandatanganan pembelian pesawat Airbus, di Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Banten, Rabu (4/2/2015).

Rudi mengatakan, pihaknya menambah pesawatnya untuk menggantikan pesawat lama Boeing 747. "Selain ke Jeddah, A330 akan digunakan untuk penerbangan domestik juga, agar kami bisa memberikan pelayanan yang lebih pada penumpang," tutur pria yang mengenakan jas hitam ini.

Pesawat rencananya akan tiba di Indonesia pada akhir tahun secara bertahap. "Pesawat datang tiga kali mulai Oktober hingga Desember 2015. Akhir tahun sudah mulai bisa dipakai terbang," terang dia.

Penandatanganan kontrak pemesanan dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond, Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik, CEO Rolls Royce John Rishton, Dirut Lion Air Rudy Lumingkewas dan pendiri Lion Group Rusdi Kirana.

Saat ini, Lion Grup telah memesan 237 pesawat Airbus yang terdiri dari 60 buah A320neo, 109 buah A300neo dan tiga buah A330-300.

ekonomi.metrotvnews.com

: Posted on - 04.15 with No comments

Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Penerbang (LP3) Banyuwangi adalah sekolah penerbang atau pilot milik pemerintah Indonesia dan berlokasi di Kompleks Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur. Meskipun masih terhitung baru, namun sekolah pilot ini telah berkembang dengan pesat dan kini bersiap untuk menjadi sekolah penerbangan bertaraf internasional.

LP3 Banyuwangi, Jawa Timur. ZonaAero
LP3 Banyuwangi, Jawa Timur.
Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan Banyuwangi Siap Go Internasional.

Loka Banyuwangi adalah harapan. Harapan agar sekolah penerbang nasional bisa menjadi raja di negeri sendiri. Begitu setidaknya harapan yang dilontarkan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan, Wahju Satrio Utomo. "Kita nantinya bisa pasok pilot sendiri. Jadi maskapai nasional tidak memakai pilot asing," ujar pria yang akrab disapa Tommy ini.

Sekolah yang punya nama asli Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Penerbang (LP3) Banyuwangi ini adalah sekolah kedua untuk pendidikan penerbang yang dimiliki Pemerintah. Keberadaannya di bawah kendali BPSDM Kementerian Perhubungan. Sekolah ini terletak di kompleks Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, kabupaten paling timur di Pulau Jawa yang mempunyai motto "Sunrise of Java".

Fasilitas mewah

Kelahiran Loka Banyuwangi memang rumit. Sebelumnya unit ini menjadi bagian Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Surabaya. Dibentuk pada 26 November 2012. Para taruna penerbang batch 1 saat itu sudah mulai masuk.

Sambil mendidik taruna di Surabaya, pihak ATKP dan BPSDM menyiapkan lokasi di Banyuwangi untuk latihan terbang. Pada 23 Desember 2013, unit ini resmi pindah di Banyuwangi. Tidak hanya untuk latihan terbang namun juga mendirikan sekolah sendiri.

Selama dua tahun perjalanannya, LP3 Banyuwangi ternyata berkembang sangat cepat. Pada awalnya, untuk operasional latihan terbang, sekolah ini masih meminjam dua unit pesawat latih dari STPI Curug. Saat ini mereka sudah memiliki sendiri sembilan pesawat latih. Tahun depan sudah dianggarkan pengadaan tiga pesawat latih baru single engine. Bahkan juga ada program untuk mengadakan pesawat latih multy engine dan rotary wing (helikopter).

Sampai akhir 2014, Loka Banyuwangi sudah mempunyai 8 batch siswa. Jumlah keseluruhan taruna-taruni yang dididik mencapai 103 orang. Semua taruna-taruni mendapat beasiswa penuh. Termasuk taruna-taruni dari Papua dan Papua Barat yang terkumpul di batch 3.

Loka Banyuwangi juga mempunyai kompleks yang terbilang megah dan mewah. Tiga gedung megah yaitu gedung perkantoran terpadu dengan ruang kelas serta asrama dan hanggar telah berdiri di areal seluas 2,5 hektar. Di samping itu juga ada fasilitas lain seperti ruang olahraga, oase, masjid dan lainnya.

www.tribunnews.com

Kamis, 05 Februari 2015

: Posted on Kamis, 05 Februari 2015 - 08.17 with No comments

Rute penerbangan Pekanbaru-Tembilahan (pp) yang dilayani maskapai Susi Air secara resmi telah dioperasikan mulai hari Rabu 4 Februari 2015 lalu. Penerbangan ini dioperasikan Susi Air sebanyak 1 kali seminggu yaitu pada hari Rabu.

Susi Air, ATR 42-300. ZonaAero
Susi Air, ATR 42-300.
Susi Air Lakukan Penerbangan Perdana di Indragiri Hilir.

Pesawat maskapai Susi Air pada Rabu (4/2/2015) lalu telah melakukan penerbangan perdananya di Bandara Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, rute yang ditempuh adalah Tembilahan-Pekanbaru, Pekanbaru-Tembilahan. "Untuk sementara ini penerbangan dengan rute Tembilahan-Pekanbaru, Pekanbaru-Tembilahan, akan rutin dilakukan seminggu sekali pada hari Rabu," kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Indragiri Hilir, Tantawi di Tembilahan, Rabu (4/2/2015).

Dia mengatakan, penerbangan dari Pekanbaru menuju Tembilahan dijadwalkan pada pukul 11.40 waktu Indonesia Barat (WIB) dengan harga tiket Rp 374.500, sedangkan untuk rute Tembilahan - Pekanbaru di jadwalkan pukul 12.50 WIB, dengan harga tiket Rp 329.500. "Dengan kapasitas 19 tempat duduk. Saat ini Bandara Tempuling, hanya melayani rute penerbangan itu saja, dan mengenai penambahan rute, kita lihat saja prospek kedepannya seperti apa, kita fokuskan dulu pada rute yang telah tersedia," ungkapnya, selain itu, dia menyampaikan bahwa bagi masyarakat yang ingin melakukan penerbangan menuju ke Pekanbaru, dapat membeli tiket di DishubKominfo sesuai dengan harga yang telah ditetapkan.

Dia menyampaikan bahwa sebelumnya, memang sudah ada usulan mengenai rute lain, yaitu untuk penerbangan Tembilahan-Jambi dan Tembilahan - Batam, namun belum dapat terealisasi. "2015 ini kami kembali mengusulkan rute tersebut, dan akan ada rapat koordinasi teknis dalam waktu dekat ini, semoga segera terealisasi, karna pada saat test landing dari pihak Susi Air pada sabtu lalu, pihak kru pilot dan co-pilot menyatakan bahwa bandara tempuling sudah layak," jelasnya.

Dia berharap penerbangan rutin ini bisa menjadi salah satu langkah untuk memajukan Kabupaten indragiri Hilir dan dapat meningkatkan pendapatan daerah. "Semoga kedepannya akan ada maskapai penerbangan lainnya," ujarnya.

www.beritasatu.com

Selasa, 03 Februari 2015

: Posted on Selasa, 03 Februari 2015 - 04.52 with No comments

Rute penerbangan Kuala Namu-Meulaboh secara resmi telah dioperasikan maskapai Garuda Indonesia mulai Senin, 2 Februari 2015. Perusahaan penerbangan milik pemerintah ini menggunakan pesawat terbang jenis ATR 72-600 untuk melayani rute baru ini. Penerbangan Kuala Namu-Meulaboh ini dilayani sebanyak 4 kali setiap minggunya, yaitu pada hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu.

Garuda Indonesia, ATR 72-600. ZonaAero
Garuda Indonesia, ATR 72-600.
Garuda Indonesia Buka Rute Kuala Namu-Meulaboh.

Garuda Indonesia pada Senin (2/2/2015) secara resmi melayani rute penerbangan baru Kuala Namu–Nagan Raya (Meulaboh) pp menggunakan pesawat jenis ATR 72-600 terbaru dengan kapasitas sebanyak 70 penumpang (semua kelas ekonomi). Rute baru Kuala Namu–Nagan Raya (Meulaboh) pp tersebut merupakan bagian dari komitmen Garuda Indonesia untuk terus memperkuat jaringan penerbangannya di domestik, khususnya memperkuat konektivitas jaringan penerbangan di wilayah barat Indonesia.

Penerbangan baru ini juga sekaligus sebagai bentuk dukungan Garuda Indonesia untuk terus mendukung perkembangan industri pariwisata serta ekonomi nasional melalui penyediaan akses menuju destinasi-destinasi baru, khususnya di Propinsi Nanggroë Aceh Darussalam (NAD).

Penerbangan Kuala Namu–Nagan Raya (Meulaboh) pp dilayani dengan menggunakan GA 7122, berangkat dari Kuala Namu pukul 08.50 WIB dan tiba di Bandara Nagan Raya (Meulaboh) pada pukul 09.50 WIB, dan berangkat kembali dari Nagan Raya (Meulaboh) dengan GA 7123 pada pukul 10.20 WIB dan tiba di Kuala Namu pada pukul 11.25 WIB. Penerbangan ini dilayani sebanyak empat kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu.

Penerbangan ini akan menghubungkan kota-kota di Indonesia (via Kuala Namu) dengan beberapa wilayah di pesisir barat dan selatan Propinsi NAD yang dikenal dengan wilayah yang menghasilkan hasil bumi terkenal dan potensi wisata bahari yang cukup diminati oleh para turis baik turis domestik maupun internasional, salah satunya adalah obyek wisata pantai Suak Ribee dan pantai Lhok Bubon.

Melalui pengoperasian rute Kuala Namu–Nagan Raya (Meulaboh) pp ini, maka saat ini Garuda Indonesia telah mengoperasikan sebanyak 25 penerbangan dari dan ke Propinsi NAD setiap minggunya, melengkapi rute penerbangan Jakarta–Banda Aceh 2 kali sehari dan Medan–Banda Aceh 1 kali sehari.

Selain itu, Garuda Indonesia juga akan melayani penerbangan ke kota-kota lainnya di Propinsi NAD yaitu Kuala Namu-Lhokseumawe mulai tanggal 4 Februari 2015, dan Kuala Namu–Sabang mulai tanggal 6 Februari 2015 mendatang.

Sebelumnya, untuk peningkatan konektivitas di pulau Kalimantan, pada bulan November lalu, Garuda Indonesia juga telah menghubungkan kota-kota Balikpapan-Palangkaraya-Pontianak dan Putussibau dengan ATR72-600, serta Desember 2014 lalu, Garuda Indonesia juga telah menghubungkan Ambon dengan Ternate, Saumlaki dan Langgur di kepulauan Maluku.

industri.bisnis.com

Senin, 02 Februari 2015

: Posted on Senin, 02 Februari 2015 - 07.31 with No comments

Konter penjualan tiket pesawat terbang akan ditiadakan di seluruh bandara di Indonesia. Kebijakan yang bertujuan untuk lebih meningkatkan pelayanan publik di bandara dan berdasarkan surat edaran dari Kementerian Perhubungan bernomor HK .209/I/16PHB.2014 ini berlaku mulai tanggal 15 Februari 2015.

Bandar Udara. ZonaAero
Bandar Udara.
Mulai 15 Februari, tak ada lagi konter penjualan tiket di bandara.

PT Angkasa Pura II pada Februari 2015 mendatang akan menutup semua konter yang menjual tiket di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Penutupan tersebut dilakukan berguna untuk peningkatan pelayanan publik di Bandara yang ada di seluruh Indonesia. Manajer Humas dan Protokeler Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudis Tiawan mengatakan, Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan surat edaran pada 31 Desember 2014 lalu. Dalam surat bernomor: HK .209/I/16PHB.2014 di dalamnya berisi tentang instruksi untuk seluruh bandara yang ada di Indonesia tentang peningkatan pelayanan publik. "Ada lima point di dalamnya, pertama soal meniadakan ruang penjualan tiket atau (ticket sales counter) yang ada di gedung terminal penumpang. Kedua, melarang penggunaan taksi yang tidak terdaftar untuk beroperasi di Bandara," ujar Yudis, Minggu (1/2/2015) di Tangerang, Banten.

Ketiga, lanjut Yudis, memberlakukan larangan merokok di area sisi udara (air side) dan di ruangan yang memiliki akses ke sisi udara. Keempat, menyediakan customer service lounge bagi airlines untuk melayani kebutuhan penumpang termasuk fare adjustment. "Sedangkan yang kelima kami diminta untuk mensosialisasikannya," ujar Yudis.

Saat ini di Bandara Internasional Soekarno-Hatta terdapat enam konter tiket. Pada Terminal 1A, B, dan C terdapat konter tiket milik maskapai penerbangan Lion Air, Batik Air, Sriwajaya Air, dan Citilink. Sedangkan di Terminal 2, terdapat konter tiket pesawat milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia. "Kalau di Terminal 3 terdapat konter pesawat milik maskapai Air Asia," rincinya.

Dengan demikian, kata dia, pihaknya menghimbau kepada seluruh pengguna jasa bandara di sana, ketika sampai di terminal sudah memiliki tiket.

www.merdeka.com

Minggu, 01 Februari 2015

: Posted on Minggu, 01 Februari 2015 - 07.43 with No comments

Rute penerbangan Solo-Denpasar secara resmi telah dioperasikan maskapai AirAsia mulai Rabu, 28 Januari 2015. Pihak AirAsia melayani penerbangan Solo-Denpasar ini dengan menggunakan pesawat terbang jenis Airbus 320 yang berkapasitas 190 penumpang.

Indonesia AirAsia. ZonaAero
Indonesia AirAsia.
AirAsia Terbangi Solo-Denpasar dengan Airbus 320.

AirAsia resmi membuka rute penerbangan baru Solo-Denpasar, Rabu (28/1/2015). Pesawat jenis Airbus 320 pada layanan pertama rute baru penerbangan itu membawa 119 penumpang dari total 180 kursi yang tersedia. General Manager (GM) Bandara Adi Soemarmo Solo di Boyolali, Abdullah Usman, menuturkan rute baru penerbangan itu akan beroperasi selama tiga kali dalam sepekan, yaitu pada Rabu, Jumat, dan Minggu setiap pukul 12.55 WIB. "Hal tersebut untuk memfasilitasi wisatawan dari Solo yang ingin ke Bali maupun sebaliknya , untuk itu waktu penerbanganpun kami sesuaikan. Misalnya berangkat dari Solo Rabu, Minggu sudah bisa balik ke Solo lagi," jelas dia saat ditemui wartawan saat memantau operasional rute baru penerbangan itu, Rabu (28/1/2015).

Usman mengklaim animo warga Solo terkait rute Solo-Denpasar sudah terasa pada hari pertama operasional rute baru penerbangan itu. Rute yang sudah direncanakan sejak tahun 2014 lalu itu dinilai mampu meningkatkan pendapatan daerah melalui tingkat kunjungan ke Solo dari Bali. "Biasanya kalau mau ke Bali harus melalui Jogja maupun Surabaya, tetapi orang Solo sekarang sudah tidak perlu pusing kalau mau ke Bali," imbuhnya.

Paket Lengkap

Selama ini, terang Usman, para travel agent baik dari Solo maupun Bali hanya menjual program wisata tanpa ada tanggungan bagaimana wisatawan pergi ke Solo maupun Bali. Dibukanya rute Solo-Denpasar juga memudahkan pelaku bisnis pariwisata memberikan paket lengkap dengan akomodasi ke dua tempat tersebut. Ke depan, Usman berharap ada penambahan keberangkatan rute Solo-Denpasar. Tidak hanya tiga kali dalam sepekan. Harga yang relatif murah, hanya Rp307.000/seat membuat pihaknya yakin akan berdampak pada jumlah wisatawan yang berkunjung ke Solo maupun Jawa Tengah.

Sementara itu, salah seorang penumpang, Gunawan, 28, warga Mojosongo, Solo, membebrkan dengan dibukanya rute Solo-Denpasar memudahkan pria yang bekerja di salah satu perusahaan swasta di Bali untuk pulang pergi dari Solo menuju Bali. "Kalau biasanya saya harus ke Jogja kalau mau ke Bali. Sekarang sudah ada rute Solo-Denpasar lebih meringankan biaya akomodasi ke Bali," terang Gunawan yang membawa delapan keluarganya dalam perjalanan tersebut.

Menurut Gunawan, banyak warga Solo khususnya penjual batik yang memasarkan produknya di sejumlah pusat kerajinan di Bali. Bahkan ia mengatakan sering pulang ke Solo bersama rombongan pedagang batik di Bali.

www.solopos.com

Sabtu, 31 Januari 2015

: Posted on Sabtu, 31 Januari 2015 - 08.25 with No comments

Maskapai Kalstar Aviation menggunakan pesawat terbang jenis ATR 72-600 untuk melayani rute penerbangan Semarang-Bandung. Penerbangan Semarang-Bandung ini dijadwalkan dibuka pada 6 Februari 2015.

Kalstar Aviation, ATR 72-600. ZonaAero
Kalstar Aviation, ATR 72-600.
Gunakan Pesawat ATR 72-600 Kalstar Lakukan Penerbangan Semarang-Bandung.

Dibukanya rute baru Semarang Bandung oleh Kalstar Aviation pada 6 Februari 2015 mendatang, merupakan penggenapan janji terhadap para calon penumpang. Branch Manager Kalstar Aviation, Joko Sudarsono mengatakan pihak Kalstar Aviation selalu berupaya penuh dalam memaksimalkan pelayanan terhadap para penumpang. Joko menginformasikan penerbangan perdana nantinya akan menggunakan pesawat jenis ATR 72-600. Ia berpendapat ATR 72-600 memang dibuat untuk melayani jarak penerbangan dekat. "Semarang - Bandung tergolong dalam jarak penerbangan dekat, minimal waktu tempuhnya satu jam. ATR 72-600 merupakan pesawat yang cukup mumpuni," ujarnya.

Melengkapi, Station Manager Kalstar Aviation, Sabdono mengatakan pesawat asal pabrikan Perancis Aerei da Trasporto Regionale atau Avions de Transport Régional (ATR) itu berdominasi interior putih. "Jarak duduknya longgar, jarak antara lutut dengan seat di depannya sekitar 15 sentimeter. Jumlah kapasitas ada 72 seat," paparnya.

Ia menambahkan pesawat yang masing-masing mesinnya mempunyai 6 buah blade itu merupakan pengembangan dari ATR 72-500. Dua jenis pesawat itu masih sama dalam hal konfigurasi kabin, jumlah kursi, kekuatan mesin serta daya jelajah. "Pesawat ini sudah berteknologi canggih dengan system computerize pada cockpitnya. Dan bisa landing pada landasan pendek seperti bandara-bandara perintis," terangnya.

www.tribunnews.com

: Posted on - 07.22 with No comments

Negara Thailand telah memesan pesawat terbang N-219 yang saat ini masih dikembangkan oleh PT Dirgantara Indonesia dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Pesawat N-219 dijadwalkan sudah bisa diproduksi massal mulai tahun 2016. Kabarnya pesawat kecil berkapasitas 19 orang tersebut akan dibanderol seharga US$. 4 juta per unit.

N-219 PTDI. ZonaAero
N-219 PTDI.
Thailand sudah pesan pesawat N-219.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof M. Nasir mengatakan Thailand sudah memesan pesawat N-219 yang risetnya tengah dikembangkan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan). "Riset N-219 ini tengah dibuat, dilakukan. Harapannya, pada pertengahan tahun ini sudah bisa digelindingkan keluar hanggar, sudah bentuk bodi pesawat," katanya, di Semarang, Jumat malam (30/1/2015).

Meski pesawat N-219 masih dalam proses riset, dia mengatakan, sudah ada negara lain yang memesan pesawat penumpang berukuran kecil itu, yakni Thailand. "Sudah ada pemesanan N-219 dari Thailand. Yang sudah melihat-lihat Filipina. Namun, yang sudah jelas memesan adalah Thailand. Diharapkan, akhir 2015 sudah bisa terbang, teruji," tukasnya.

Kalau semuanya sudah beres, termasuk sertifikasi pesawat, kata dia, ditargetkan pada 2016 sudah bisa dilakukan produksi massal untuk pesawat N-219. "Pesawat ini memiliki berbagai kelebihan," katanya.

N-219 rancangan PT Dirgantara Indonesia berbasiskan CASA C-212/NC-212 Aviocar yang produksinya lebih dulu dilakukan di hanggar produksinya, di Bandung. Digadang-gadang akan diberi banderol 4 juta dolar Amerika Serikat, N-219 bisa mengangkut 19 orang dengan beban maksimal lepas landas sekitar 7,5 ton dari bobot kosongnya sekitar 4,5 ton.

N-219 ditenagai dua mesin Pratt & Whitney PT6A-42 yang bisa menerbangkan dia hingga jarak tempuh ekonomis sekitar 1.100 kilometer pada kecepatan jelajah sekitar 400 kilometer perjam. Walau dirancang untuk bisa beroperasi dengan perawatan pada kondisi di wilayah terpencil, N-219 dilengkapi instrumen cukup canggih, di antara head-up display memampangkan instrumen penerbangan digital. Maklum, N-219 didedikasikan bisa menggantikan DHC-6 Twin Otter buatan de Havilland, Kanada, yang dikenal di seluruh dunia sangat tangguh dan andal dalam operasionalisasinya di wilayah-wilayah terpencil dengan fasilitas sangat minimal.

Ia menjelaskan pesawat N-219 memang didesain untuk transportasi udara antardaerah dan antarpulau dengan jarak yang tidak terlalu jauh dan kelebihannya tidak memerlukan landasan panjang. "Panjang landasan yang dibutuhkan untuk pesawat ini hanya 550-600 meter. Jadi, memang tidak butuh landasan panjang. Biasanya, landasan sampai 1,4, 1,8, 2,4 dan 2,8 kilometer," katanya.

Menurut dia, potensi pemasaran pesawat ini cukup besar, terutama dari dalam negeri yang kebutuhannya mencapai 200 pesawat, tetapi tentunya kebutuhan itu tidak semuanya bisa tercukupi. "Kapasitas produksi di pabriknya saja hanya 24 pesawat setahun. Kalau kebutuhannya 200 pesawat kan bisa sampai delapan tahun baru terpenuhi. Makanya, kami dorong pengembangan kapasitas produksi," kata Nasir.

www.antaranews.com

: Posted on - 06.04 with No comments

1 unit pesawat terbang jenis Embraer 190/195 buatan Brazil yang dipesan maskapai Kalstar Aviation sudah tiba di Indonesia, sementara 1 unit pesawat dari jenis yang sama juga dipastikan akan datang pada September 2015. Dengan menambahkan pesawat Embraer 190/195 pada jajaran armadanya, PT Kalstar Aviation bisa lebih mengembangkan penerbangan di wilayah Kalimantan.

Embraer 190. ZonaAero
Embraer 190.
Kalstar Boyong Pesawat Buatan Brazil Terbangi Langit Kalimantan.

PT Kalstar Aviation mendatangkan armada pesawat terbaru yaitu Embraer 190/195 dengan kapasitas 118 tempat duduk. Pesawat ini, pada awal Februari 2015 akan menghiasi langit Indonesia, khususnya Kalimantan. Direktur Utama PT Kalstar Aviation, Andi Masyhur mengatakan, sejak 2007 sesuai dengan nama PT Kalstar yang berarti Kalimantan Star, telah mengembangkan transportasi udara di wilayah Kalimantan secara bertahap dan konsisten.

Satu pesawat sudah didatangkan dan satu lagi datang pada September 2015. "Direncanakan pada tanggal 6 Februari 2015 sudah bisa terbang. Rutenya nanti untuk pergi pulang, Cengkareng-Brau, Brau-Surabaya, dan Surabaya-Pontianak," kata Andi, Jakarta, Rabu (28/1/2015).

Dengan adanya penambahan pesawat baru, kata Andi, maka Kalstar hingga saat ini Kalstar sudah memiliki 11 pesawat seperti 3 ATR 42-300, 4 ATR 72-600/500 dan 3 B737-300/500. Adapun izin rute penerbangan untuk domestik yang sudah dikantongi sebanyak 99 rute dan 22 rute regional. "Untuk di Kalimantan, sudah ada 16 detinasi di Kalimantan. Kita akan kuatkan di Kalimantan, kita ingin orang Kalimantan mau kemanapun bisa," ucap Andi.

Andi menjelaskan, pesawat Embraer 195 merupakan buatan Brazil, memiliki kapasitas angkut penumpang yang tidak terlalu padat, jarak tempat duduk sangat memadai, dan tidak ada yang duduk di tengah. "Pesawat ini banyak digunakan maskapai nasional di Amerika, Eropa, Australia dan Asia. Seperti Sky West, US Airways, KLM, dan sebagainya," tuturnya.

www.tribunnews.com

Rabu, 21 Januari 2015

: Posted on Rabu, 21 Januari 2015 - 04.16 with No comments

Penerbangan dengan rute Ambon-Sorong kini sedang dijajaki pihak Garuda Indonesia. Pembukaan rute penerbangan Ambon-Sorong ini dijadwalkan akan dimulai pada akhir bulan Maret 2015.

Garuda Indonesia. ZonaAero
Garuda Indonesia.
Garuda Indonesia Rintis Penerbangan Ambon-Sorong.

Maskapai Garuda Indonesia menjajaki pembukaan rute baru Ambon-Sorong mulai akhir Maret 2015. General Manajer Garuda Indonesia Cabang Ambon Sonny Pongoh saat ini pihaknya tengah memproses pembukaan rute baru Ambon-Sorong ke manajeman Garuda Indonesia pusat. "Untuk dievaluasi apakah rute tersebut layak atau tidak," kata Sonny, Selasa (20/1/2015).

Menurut dia, pihaknya sementara memproses pembukaan rute baru selanjutnya menunggu keputusan manajeman dan Dirjen Perhubungan Udara apakah rute tersebut layak dibuka atau tidak. "Pembukaan rute baru harus berdasarkan usulan kantor perwakilan, kami melihat rute tersebut layak untuk dibuka karena peluang penerbangan ke Indonesia Timur semakin hari mengalami peningkatan terutama untuk tujuan Ambon - Sorong," katanya.

Sonny mengakui, jika hasil evaluasi manajeman dan Dirjen Perhubungan Udara menyatakan rute tersebut layak maka pada akhir Maret akan dibuka. Permintaan tersebut, lanjutnya, akan ditindaklanjuti dengan survei landasan pacu, kondisi bandara yakni bangunan dan fasilitas pendukung seperti listrik, genset, dan x-ray. "Prinsipnya Kota Sorong siap dilayani penerbangan karena seluruh fasilitas pendukung sudah memadai, serta sebelumnya telah diterbangi pesawat Garuda Indonesia," katanya.

Penjajakan rute baru, katanya, direncanakan akan diterbangi tipe CJR 1.000 dengan armada pesawat Boeing 737-500 dengan kapasitas 96 penumpang. "Rute Ambon - Sorong akan diterbangi tipe CJR 1.000, sama dengan rute Ambon - Surabaya. Jadi direncanakan rute baru tersebut akan terkonekting dengan rute Ambon - Surabaya," ujarnya.

Ia menjelaskan penjajakan rute baru dibuka dalam rangka untuk mencoba penetrasi pasar penerbangan wilayah timur. "Kami menilai rute ini cukup menguntungkan sehingga layak untuk dibuka, tetapi semua ini tergantung manajemen pusat karena terkait ijin, dipastikan akhir Februari akan ada keputusan," tandasnya.

Sonny menambahkan penjajakan rute baru itu sekaligus menambah rute-rute yang telah dilayani sebelumnya di kawasan timur.

industri.bisnis.com

Senin, 19 Januari 2015

: Posted on Senin, 19 Januari 2015 - 07.54 with No comments

Rute penerbangan Beijing-Denpasar (pp) kini telah dilayani Garuda Indonesia. Maskapai milik pemerintah Indonesia ini mengoperasikan penerbangan Beijing-Denpasar dengan tiga kali penerbangan, yaitu pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu.

Garuda Indonesia. ZonaAero
Garuda Indonesia.
Garuda Indonesia Tambah Penerbangan Dari Beijing.

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menambah rute penerbangan langsung dari dan ke Beijing dengan membuka jalur penerbangan Beijing-Denpasar pp. untuk meningkatkan kunjungan turis dari China ke Indonesia. Saat ini, dari sekitar 100 juta turis China baru kurang dari 1% yang mengunjungi Indonesia. Asa Perkasa, General Manager Garuda Indonesia di Beijing, mengatakan jumlah wisatawan China yang berkunjung ke luar negeri saat ini sekitar 100 juta per tahun. "Dari jumlah itu kurang dari 1 juta yang berkunjung ke Indonesia, artinya kurang dari 1%," ujarnya kepada wartawan di kantor Garuda Indonesia di Beijing pada Kamis malam (15/1/2015).

Tri Purnajaya, Director for Education, Culture, and Tourisme Division Asean-China Centre, mengatakan jumlah turis China yang berkunjung ke luar negeri merupakan yang terbesar di dunia. Sayangnya, Indonesia kalah dibandingkan negara Asean lain dalam menggaet turis China. Indonesaia, kata Tri, masih kalah dibandingkan Singapura, Malaysia, Thailand. "Indonesia hanya menempati urutan keenam di Asean," tambahnya.

Tri mengatakan sekitar 50% turis ke negara Asean yang berasal dari luar Asean adalah turis dari China. Dia berharap penambahan penerbangan Garuda dari dan ke Beijing bisa meningkatkan kunjungan turis dari China ke Indonesia.

Garuda Indonesia melayani penerbangan Beijing-Denpasar pp sebanyak tiga kali seminggu setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Penerbangan GA 893 berangkat dari Beijing pada pukul 06.30 LT dan tiba di Denpasar pada pukul 13.50 WITA. Sementara itu, GA 892 berangkat dari Denpasar pada pukul 21.45 WITA dan tiba di Beijing keesokan harinya pada pukul 05.00 LT.

Khusus hari Jumat, penerbangan GA 892 dilayani dari Denpasar pada pukul 23.45 WITA dan tiba di Beijing pada pukul 06.30, sementara pada hari Sabtu, GA 893 berangkat dari Beijing pada pukul 08.50 LT dan tiba di Denpasar pada pukul 16.10 WITA.

industri.bisnis.com

Sabtu, 20 Desember 2014

: Posted on Sabtu, 20 Desember 2014 - 05.39 with No comments

Rute penerbangan Bandung-Batam telah secara resmi dilayani maskapai Garuda Indonesia. Peresmian operasional layanan penerbangan Bandung-Batam ini dilakukan oleh VP Domestic Region 2 Garuda Indonesia Nicodemus P. Lampe di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, pada hari Jumat, 19 Desember 2014. Untuk mengoperasikan rute ini, Garuda Indonesia menggunakan pesawat terbang jenis Boeing 737-800NG.

Garuda Indonesia. ZonaAero
Garuda Indonesia.
Diresmikan, Penerbangan Garuda Indonesia Rute Bandung-Batam-Bandung.

Garuda Indonesia meresmikan penerbangan perdana rute Bandung - Batam - Bandung. Pembukaan rute tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan Bandung sebagai potensin kota wisata dan juga memperkuat konektivitastasserta jaringan penerbangan dimestik.

Peresmian dilaksanakan oleh VP Domestic Region 2 Garuda Indonesia Nicodemus P. Lampe bersama Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dedi Taufik, di Wisma Sompil, Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jumat (19/12/2014). "Pembukaan rute penerbangan baru ini merupakan bagian dari kelanjutan program pengembangan jaringan yang dilaksanakan Garuda Indonesia, khususnya wilayah Indonesia bagian barat. Dengan memperluas jaringan penerbangan, kami berkomitmen untuk menduking peningkatan ekonomi, bisnis dan pariwisata di kota-kota yang dihubungkan tersebut," ujar Nicodemus.

Garuda Indonesia melayani rute Bandung-Batam-Bandung setiap hari dengan menggunakan pesawat B737-800NG berkapaaitas 162 penumpang. Penerbangan berangkat dari Bandung pukul 14.50 WIB dan tiba di Batam 16.40 WIB.

Sedangkan penerbangan Batam Bandung, berangkat pukul 17.25 WIB dan tiba di Bandung pada pukul 19.20 WIB. Selain rute Bandung-Batam, Garuda Indonesia pada saat yang sama juga membuka rute Surabaya-Batam dan Surabaya-Manado.

www.pikiran-rakyat.com

Rabu, 17 Desember 2014

: Posted on Rabu, 17 Desember 2014 - 05.46 with No comments

Penerbangan langsung Makassar-Ternate (pp) dan Jakarta-Ternate (pp) akan segera dilayani oleh maskapai Batik Air. Menurut rencana, rute penerbangan Makassar-Ternate dan Jakarta-Ternate tersebut mulai dioperasikan Batik Air pada 19 Desember 2014. Pada dua rute baru ini, Batik Air menggunakan pesawat terbang jenis Boeing 737 yang memiliki kapasitas 150 penumpang.

Batik Air. ZonaAero
Batik Air.
Batik Air Buka Rute Penerbangan ke Ternate.

Maskapai penerbangan Batik Air akan membuka rute penerbangan ke Bandara Sultan Babullah Ternate, Maluku Utara (Malut) untuk mendukung kelancaran arus transportasi udara dari dan ke kota ini. "Kami sudah mendapat laporan mengenai pembukaan rute penerbangan Batik Air ke Bandara Sultan Babullah dan rencananya penerbangan perdana dilakukan pada 19 Desember 2014," kata Wakil Wali Kota Ternate Arfin Djafar di Ternate, Minggu (14/12/2014).

Anak perusahaan penerbangan Lion Air tersebut pada tahap awal akan melayani rute penerbangan langsung Makassar-Ternate pulang pergi dan Jakarta-Ternate pulang pergi dengan menggunakan jenis pesawat Boeing 737 berkapasitas 150 penumpang.

Arifin mengatakan, Pemkot Ternate menyambut baik adanya penerbangan Batik Air ke Bandara Babullah karena akan semakin meningkatkan peran Ternate sebagai pintu keluar masuk utama ke Provinsi Maluku Utara melalui jalur udara. Selain itu, juga diharapkan akan menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri untuk berkunjung ke Ternate. Salah satu penyebab wisatawan enggan berkunjung ke Ternate selama ini adalah terbatasnya transportasi udara.

Ia mengharapkan, perusahaan penerbangan Batik Air tersebut tidak hanya melayani penerbangan langsung Makassar-Ternate dan Jakarta-Ternate pulang pergi, tetapi juga dengan kota-kota penting lainnya di Indonesia, seperti Bali yang selama ini menjadi pintu masuk utama wisatawan mancanegara ke Indonesia. Bahkan kalau memungkinkan perusahaan penerbangan lainnya membuka pula rute penerbangan langsung dari Bandara Sultan Babullah dengan berbagai kota di luar negeri, seperti Tokyo Jepang untuk memudahkan wisatawan dari negara itu berkunjung ke Ternate.

Di Bandara Babullah Ternate selama ini sudah ada empat perusahaan penerbangan nasional yang melayani rute penerbangan dari dan ke bandara itu, yakni Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Expres Air dan Wings Air dengan tujuh kali penerbangan setiap hari.

www.beritasatu.com

: Posted on - 03.56 with No comments

Penerbangan langsung Medan-Madinah yang dilayani maskapai Saudi Arabian Airlines secara resmi telah dioperasikan mulai Minggu, 14 Desember 2014. Layanan penerbangan langsung Medan-Madinah oleh Saudi Arabian Airlines ini diresmikan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho di Bandara Internasional Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Minggu, 14 Desember 2014.

Saudi Arabian Airlines. ZonaAero
Saudi Arabian Airlines.
Saudi Arabian Airlines Buka Penerbangan Langsung Medan-Madinah.

Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho meresmikan penerbangan Saudi Arabian Airlines dengan rute Medan-Madinah di Bandara Internasional Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Minggu, 14 Desember 2014. Acara yang dihadiri Director General of Air Transportation Indonesian, Pramintohadi Sukarno, Vice President Haji, Umroh Product and Development of Saudi Arabian Airlines Abdulrahman S Hajar dan Ketua Asita Sumut, Solahuddin Nasution tersebut sekaligus memberangkatkan 415 jemaah Umrah.

Gatot mengatakan, Sumut merupakan provinsi di bagian barat Indonesia yang memiliki potensi besar. Dengan multi etnis, suku dan agama, Sumut yang penduduknya 65 persen Muslim diyakni potensi untuk bisnis penerbangan Umrah dan bisnis lainnya. Gatot menjelaskan, di Sumatera Utara kesadaran umat Islam menjalankan ibadah seperti menunaikan Umrah dan Haji yang sangat besar menjadi potensi bisnis bagi penerbangan dan pengusaha Arab. "Adanya penerbangan langsung Medan-Madinah, maka penumpang tidak lagi harus transit ke Jakarta, Malaysia atau Singapura dan tentunya itu memudahkan penumpang," katanya.

Pengusaha Arab juga diminta melakukan investasi di Sumut yang memiliki banyak peluang, mulai di bisnis kelapa sawit dimana juga sedang ada kawasan ekonomi khusus Sei Mangkei. Pada kesempatan itu, Gatot juga meminta kepada jemaah yang akan berangkat menunaikan ibadah Umrah dapat mendoakan Sumatera Utara ketika berada di Tanah Suci.

Sementara itu Vice President Haji, Umroh Product and Developmnet Of Saudi Arabian Airlines, Abdulrahman S Hajar, mengatakan, tahap awal penerbangan Medan-Madinah dua kali seminggu yakni Rabu dan Minggu. "Layanan full service Saudi Arabian yang juga anggota Skyteam diharapkan semakin menarik minat penumpang Umrah dan penumpang keperluan lainnya," katanya.

Saudi Arabian diharapkan bisa membantu melayani penumpang Umrah yang semakin banyak dari Indonesia khususnya Sumut. Untuk Umrah ada sekitar 3,500 jemaah per bulannya. Belum lagi jika ditambah wilayah di sekitarnya seperti Sumatera Barat, Riau, dan Aceh.

Setelah habis bulan Umroh, warga Sumut bisa berwisata karena Saudi Airlines juga memiliki rute ke Eropa dan Amerika Serikat dan sebaliknya Sumut bisa dikunjungi turis dari negara itu.

nasional.news.viva.co.id

Senin, 15 Desember 2014

: Posted on Senin, 15 Desember 2014 - 07.37 with No comments

Garuda Indonesia telah dikonfirmasi sebagai maskapai bintang lima. Predikat maskapai bintang lima untuk Garuda Indonesia ini berdasarkan penilaian dari Skytrax, perusahaan konsultan penerbangan yang berpusat di Inggris. Beberapa aspek menjadi nilai utama untuk mendapatkan predikat ini, yaitu penyediaan makanan dalam penerbangan, pelayanan tiket, kualitas layanan di darat dan dalam penerbangan, serta keadaan di bandara.

Garuda Indonesia. ZonaAero
Garuda Indonesia.
Maskapai Indonesia Jadi Penerbangan Bintang 5 di Dunia.

Skytrax telah memberikan konfirmasi bahwa maskapai Garuda Indonesia menjadi anggota eksklusif terbaru penerbangan bintang lima di dunia. Skytrax adalah sebuah perusahaan konsultan penerbangan yang berbasis di Inggris yang melakukan berbagai riset tentang maskapai penerbangan, bandara, hiburan pesawat, staf dan elemen penerbangan lainnya. "Ini adalah bentuk pengakuan dari perubahan besar dalam standar kualitas Garuda Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, maskapai ini sudah bekerja keras. Kami mengonfirmasi bahwa Garuda Indonesia sudah memenuhi syarat untuk menjadi maskapai bintang lima," kata Edward Plaisted, CEO Skytrax dalam website resminya, airline quality, Kamis (11/12/2014). "Kami mengonfirmasi bahwa Garuda Indonesia sudah memenuhi syarat untuk menjadi maskapai bintang lima."

Penilaian ini, dikatakan Plaisted, didasarkan pada penilaian 'produk jualan' (termasuk makanan, tiket) serta kualitas layanan di darat dan udara, serta keadaan di bandara. "Kami menyadari bahwa banyak orang menggunakan penerbangan ekonomi, namun ini adalah bagaimana mereka menjaga kualitas dan konsistensi layanannya. Standar-standar inilah yang berkontribusi besar dan mengamankan posisi Garuda Indonesia sebagai maskapai penerbangan bintang lima," ujarnya.

Konsistensi produk sebuah maskapai penerbangan dan layanan yang dianggap memenuhi standar Skytrax. Dalam layanan kelas bisnis, Garuda Indonesia menawarkan penggunaan tempat duduk yang lebih lapang dengan ukuran 32-34 inci di kelas ekonomi. Sedangkan di kelas bisnis, maskapai ini menawarkan tempat duduk yang bisa digunakan sebagai tempat tidur. Penumpang juga bisa merasakan pengalaman pertama merasakan menggunakan penerbangan kelas satu dan bisnis dengan pelayanan bintang lima yang diluncurkan untuk seluruh armada Boeing 777-300ER.

Pemberian peringkat bintang lima ini juga dilakukan berdasarkan adanya rencana kepindahan Garuda Indonesia ke rumah barunya. Di tahun 2015 mendatang, Garuda Indonesia akan menempati rumah barunya di terminal tiga bandara Soekarno-Hatta. Hal ini diklaim akan memungkinkan Garuda Indonesia dan Syktrax untuk memberikan pelayanan premium kepada penumpang.

Keberhasilan mendapatkan predikat prestisius ini dianggap sebagai langkah penting bagi Garuda Indonesia. Hal ini merupakan sebuah bentuk pengakuan dunia terhadap transformasi dan peningkatan yang dilakukan maskapai Indonesia ini. "Keberhasilan Garuda Indonesia meraih predikat sebagai maskapai bintang lima ini merupakan wujud dari komitmen serta hasil kerja keras untuk memberikan layanan terbaik kepada pengguna jasa," kata mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar.

Prestasi ini juga sekaligus merupakan sebuah keberhasilan yang ditorehkan Emirsyah Satar untuk Indonesia selama masa pengabdiannya menjabat sebagai dirut Garuda Indonesia. Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Jumat (12/12/2014), menetapkan M. Arif Wibowo sebagai dirut Garuda Indonesia yang baru menggantikan Emirsyah Satar.

www.cnnindonesia.com

Senin, 01 Desember 2014

: Posted on Senin, 01 Desember 2014 - 05.56 with No comments

Obyek wisata Danau Gunung Tujuh berlokasi di Desa Pelompek, Kecamatan Ayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Danau Gunung Tujuh merupakan sebuah kaldera yang terbentuk akibat letusan gunung api yaitu Gunung Tujuh. Danau yang memiliki pemandangan indah dan berhawa sejuk ini berada pada ketinggian 1.950 meter di atas permukaan laut sehingga menjadi danau kaldera paling tinggi di Asia Tenggara.

Danau Gunung Tujuh, Kerinci, Jambi (Gambar 1). ZonaAero
Danau Gunung Tujuh, Kerinci, Jambi (Gambar 1).
Danau Gunung Tujuh terbilang sebagai danau yang cukup langka dan sedikit didapati di kawasan lain di dunia. Selain menawarkan pesona panorama yang indah, Danau Gunung Tujuh yang sebenarnya adalah sebuah kaldera dan berlokasi di puncak Gunung Tujuh pada ketinggian sekira 1.950 meter di atas permukaan laut (mdpl) menjadikannya sebagai danau kaldera tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Danau yang memiliki luas sekira 960 hektar, panjang 4,5 km, serta lebar 3 km ini berada di Desa Pelompek, Kecamatan Ayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Lokasinya yang berada tinggi di atas gunung menjadikan suasana Danau Gunung Tujuh masih terpelihara keasrian dan kealamiannya. Udara di kawasan danau ini terasa sangat segar, panoramanya menghijau, ditambah air danau yang jernih, benar-benar menyuguhkan keindahan yang membuat para pengunjung menjadi betah berlama-lama meninkmati suasana dan pemandangannya. Selain menjadi obyek wisata pegunungan, Danau Gunung Tujuh juga sudah sejak lama menjadi sumber mata pencaharian bagi nelayan setempat.

Seperti telah disampaikan secara sekilas pada alinea awal tulisan ini, Danau Gunung Tujuh adalah danau vulkanik yang terbentuk karena proses letusan gunung api yaitu Gunung Tujuh di Kabupaten Kerinci. Letusan gunung tersebut menyebabkan terbentuknya sebuah kawah besar yang kemudian terisi oleh air hujan sehingga membentuk sebuah danau. Danau Gunung Tujuh mengaliri beberapa sungai di Jambi, salah satu alirannya bermuara di Sungai Batanghari. Danau gunung tujuh memiliki luas sekira 12.000 m² dan termasuk dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Semblat sehingga di sini wisatawan berkesempatan untuk mendakinya selepas mengunjungi danau ini.

Danau Gunung Tujuh, Kerinci, Jambi (Gambar 2). ZonaAero
Danau Gunung Tujuh, Kerinci, Jambi (Gambar 2).
Danau ini dinamakan Danau Gunung Tujuh karena memang dikelilingi tujuh puncak gunung di sekitarnya. Gunung-gunung tersebut yaitu: Gunung Hulu Tebo (2.525 meter), Gunung Hulu Sangir (2.330 m), Gunung Madura Besi (2.418 m), Gunung Lumut yang ditumbuhi berbagai jenis lumut (2.350 m), Gunung Selasih (2.230 m), Gunung Jar Panggang (2.469 m), dan Gunung Tujuh (2.735 m).

Seperti pada umumnya tempat-tempat di Indonesia, Danau Gunung Tujuh pun memiliki kisah dan legendanya tersendiri. Keberadaan danau ini beriring dengan cerita legenda masyarakat setempat sebagai tempat berdiamnya kekuatan supranatural dari dua mahluk halus yang menjaganya yaitu Lbei Sakti dan Saleh Sri Menanti dengan pengikutnya yang berwujud harimau. Penuturan lain menceritakan bahwa danau ini dihuni sepasang naga. Naga jantan menghuni danau dan naga betina menghuni hulu sungainya. Masyarakat Kerinci mengenali Danau Gunung Tujuh sebagai Danau Sakti. Hal tersebut dikaitkan dengan air danau yang senantiasa bersih dimana dedaunan yang jatuh dari pohon di sekitar danau tidak nampak di airnya. Sering pula diceritakan terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba di danau ini. Sebagian warga sekitar menyebutnya danau ini dengan nama Danau Para Dewa yang menyimpan pesona sekaligus misteri.

Akses Menuju Danau Gunung Tujuh

Danau Gunung Tujuh terbilang mudah dijangkau dan menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Kerinci dan Jambi. Untuk mencapai Danau Gunung Tujuh, wisatawan membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam dari Jambi ke ke Kota Sungai Penuh lalu ke Desa Pelompek. Jarak dari Kota Sungai Penuh ke Desa Pelompek sekitar 1,5 jam atau sekira 50 km. Dari Kota Sungai Penuh menuju gerbang pos Taman Nasional Kerinci Semblat (TNKS) di Desa Pelompek di Kecamatan Kayu Aro berjarak sekira 35 km. Dari pintu gerbangnya, para wisatawan perlu berjalan sekira 2 hingga 3 jam dengan kondisi jalan setapak yang landai dan menanjak.

Ada dua rute untuk menuju Danau Gunung Tujuh. Rute pertama, dari pos jaga kawasan Gunung Tujuh ke tepi danau dengan jarak 3 km sekira 2,5 jam. Rute kedua, dari belakang wisma tamu Gunung Tujuh ke tepi danau dengan jarak 2,5 km.

Akomodasi

Tidak tersedia hotel dan penginapan di sekitar Danau Gunung Tujuh tetapi Anda bisa menemukan beberapa homestay tidak jauh dari Desa Pelompek masih di lokasi Danau Gunung Tujuh. Pilihan lain adalah Anda menginap di Sungai Penuh karena di lokasi tersebut terdapat terdapat hotel kelas melati dengan pelayanan cukup baik. Harganya berkisar Rp100.000,- hingga Rp150.000,- per malam.

Danau Gunung Tujuh, Kerinci, Jambi (Gambar 3). ZonaAero
Danau Gunung Tujuh, Kerinci, Jambi (Gambar 3).
Kegiatan

Melewati perkebunan penduduk dan hutan dengan keragaman flora dan faunanya saat menuju Danau Gunung Tujuh akan menjadi pengalaman mengesankan. Hamparan gunung terlihat indah dari kejauhan yang akan memuaskan batin wisatawan setelah pendakian. Di danau ini wisatawan bisa bersantai menikmati panorama menawan sekitar danau. Di di pinggir danau terdapat hamparan pasir putih yang menyerupai pasir pantai. Biasanya pengunjung mendirikan tenda untuk berkemah di sini. Saat pagi hari kadang ada yang berkumpul di pinggir danau untuk menyaksikan Matahari terbit.

Apabila wisatawan datang berkelompok maka mengapa tidak berkemah di pinggir danau? Kegiatan tersebut akan sangat sempurna untuk merasakan suasana alam yang hening dan tenang jauh dari kebisingan kota. Di sini juga wisatawan dapat memancing atau menyewa perahu nelayan untuk berkeliling danau. Perahu nelayan tersebut terbuat dari satu kayu bulat utuh berdiameter 30-40 cm yang dibentuk seperti perahu.

Danau Gunung Tujuh masuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Semblat sehingga memberi wisatawan kesempatan untuk menjelajahi hutan sekitarnya. Berbagai jenis satwa khas di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) adalah: harimau sumatera, siamang, beruang madu, babi hutan, tapir, bermacam burung, dan berbagai jenis kupu-kupu. Tumbuhannya pun beragam dengan primadonanya adalah jenis anggrek alam dan bunga kantong semar.

Suhu di Danau Gunung Tujuh pada siang dan malam hari tergolong dingin. Rata-rata 16º-17º C di siang hari dan 10º-11º C pada malam hari sehingga mengharuskan wisatawan membawa jaket apabila berkunjung ke sini. Di Danau Gunung Tujuh tidak terdapat penjual makanan karena itu ada baiknya wisatawan membawa perbekalan dan makanan. Terlebih apabila wisatawan berencana berkemah di sini.

Tempat menarik lain di sekitar danau gunung tujuh yang patut untuk dikunjungi adalah Air Terjun Gunung Tujuh. Air terjun tersebut airnya berasal dari Danau Gunung Tujuh. Untuk menuju lokasinya wisatawan dapat menggunakan jalur setapak yang tidak jauh dari wisma peristirahatan di dekat pos jaga di kaki gunung.

Kuliner

Tidak jauh dari Danau Gunung Tujuh terdapat warung yang menyediakan makanan khas Kerinci seperti beras payo, teh kayu aro, kacang tojin, gulai ikan semah, lemang, dan dendeng bateko. Para wisatawan juga bisa merasakan nikmatnya teh kayu aro di sini. Untuk pengalaman kuliner yang berbeda mengapa tidak menikmati ikan air tawar hasil tangkapan dari Danau Gunung Tujuh yang cukup gurih. Nikmati ikan ini sembari menikmati panorama alam yang elok.

wikipedia.org, indonesia.travel

Copyright © 2013. ZonaAero | Template by Full Blog Design | Proudly powered by Blogger
ZonaAero