penerbangan, maskapai, airlines, airways, bandara, pesawat terbang, tiket pesawat, pilot, pramugari, pariwisata, perjalanan, paket wisata, hotel, travel





Bagikan :

Rabu, 17 Desember 2014

: Posted on Rabu, 17 Desember 2014 - 05.46 with No comments

Penerbangan langsung Makassar-Ternate (pp) dan Jakarta-Ternate (pp) akan segera dilayani oleh maskapai Batik Air. Menurut rencana, rute penerbangan Makassar-Ternate dan Jakarta-Ternate tersebut mulai dioperasikan Batik Air pada 19 Desember 2014. Pada dua rute baru ini, Batik Air menggunakan pesawat terbang jenis Boeing 737 yang memiliki kapasitas 150 penumpang.

Batik Air. ZonaAero
Batik Air.
Batik Air Buka Rute Penerbangan ke Ternate.

Maskapai penerbangan Batik Air akan membuka rute penerbangan ke Bandara Sultan Babullah Ternate, Maluku Utara (Malut) untuk mendukung kelancaran arus transportasi udara dari dan ke kota ini. "Kami sudah mendapat laporan mengenai pembukaan rute penerbangan Batik Air ke Bandara Sultan Babullah dan rencananya penerbangan perdana dilakukan pada 19 Desember 2014," kata Wakil Wali Kota Ternate Arfin Djafar di Ternate, Minggu (14/12/2014).

Anak perusahaan penerbangan Lion Air tersebut pada tahap awal akan melayani rute penerbangan langsung Makassar-Ternate pulang pergi dan Jakarta-Ternate pulang pergi dengan menggunakan jenis pesawat Boeing 737 berkapasitas 150 penumpang.

Arifin mengatakan, Pemkot Ternate menyambut baik adanya penerbangan Batik Air ke Bandara Babullah karena akan semakin meningkatkan peran Ternate sebagai pintu keluar masuk utama ke Provinsi Maluku Utara melalui jalur udara. Selain itu, juga diharapkan akan menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri untuk berkunjung ke Ternate. Salah satu penyebab wisatawan enggan berkunjung ke Ternate selama ini adalah terbatasnya transportasi udara.

Ia mengharapkan, perusahaan penerbangan Batik Air tersebut tidak hanya melayani penerbangan langsung Makassar-Ternate dan Jakarta-Ternate pulang pergi, tetapi juga dengan kota-kota penting lainnya di Indonesia, seperti Bali yang selama ini menjadi pintu masuk utama wisatawan mancanegara ke Indonesia. Bahkan kalau memungkinkan perusahaan penerbangan lainnya membuka pula rute penerbangan langsung dari Bandara Sultan Babullah dengan berbagai kota di luar negeri, seperti Tokyo Jepang untuk memudahkan wisatawan dari negara itu berkunjung ke Ternate.

Di Bandara Babullah Ternate selama ini sudah ada empat perusahaan penerbangan nasional yang melayani rute penerbangan dari dan ke bandara itu, yakni Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Expres Air dan Wings Air dengan tujuh kali penerbangan setiap hari.

www.beritasatu.com

: Posted on - 03.56 with No comments

Penerbangan langsung Medan-Madinah yang dilayani maskapai Saudi Arabian Airlines secara resmi telah dioperasikan mulai Minggu, 14 Desember 2014. Layanan penerbangan langsung Medan-Madinah oleh Saudi Arabian Airlines ini diresmikan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho di Bandara Internasional Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Minggu, 14 Desember 2014.

Saudi Arabian Airlines. ZonaAero
Saudi Arabian Airlines.
Saudi Arabian Airlines Buka Penerbangan Langsung Medan-Madinah.

Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho meresmikan penerbangan Saudi Arabian Airlines dengan rute Medan-Madinah di Bandara Internasional Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Minggu, 14 Desember 2014. Acara yang dihadiri Director General of Air Transportation Indonesian, Pramintohadi Sukarno, Vice President Haji, Umroh Product and Development of Saudi Arabian Airlines Abdulrahman S Hajar dan Ketua Asita Sumut, Solahuddin Nasution tersebut sekaligus memberangkatkan 415 jemaah Umrah.

Gatot mengatakan, Sumut merupakan provinsi di bagian barat Indonesia yang memiliki potensi besar. Dengan multi etnis, suku dan agama, Sumut yang penduduknya 65 persen Muslim diyakni potensi untuk bisnis penerbangan Umrah dan bisnis lainnya. Gatot menjelaskan, di Sumatera Utara kesadaran umat Islam menjalankan ibadah seperti menunaikan Umrah dan Haji yang sangat besar menjadi potensi bisnis bagi penerbangan dan pengusaha Arab. "Adanya penerbangan langsung Medan-Madinah, maka penumpang tidak lagi harus transit ke Jakarta, Malaysia atau Singapura dan tentunya itu memudahkan penumpang," katanya.

Pengusaha Arab juga diminta melakukan investasi di Sumut yang memiliki banyak peluang, mulai di bisnis kelapa sawit dimana juga sedang ada kawasan ekonomi khusus Sei Mangkei. Pada kesempatan itu, Gatot juga meminta kepada jemaah yang akan berangkat menunaikan ibadah Umrah dapat mendoakan Sumatera Utara ketika berada di Tanah Suci.

Sementara itu Vice President Haji, Umroh Product and Developmnet Of Saudi Arabian Airlines, Abdulrahman S Hajar, mengatakan, tahap awal penerbangan Medan-Madinah dua kali seminggu yakni Rabu dan Minggu. "Layanan full service Saudi Arabian yang juga anggota Skyteam diharapkan semakin menarik minat penumpang Umrah dan penumpang keperluan lainnya," katanya.

Saudi Arabian diharapkan bisa membantu melayani penumpang Umrah yang semakin banyak dari Indonesia khususnya Sumut. Untuk Umrah ada sekitar 3,500 jemaah per bulannya. Belum lagi jika ditambah wilayah di sekitarnya seperti Sumatera Barat, Riau, dan Aceh.

Setelah habis bulan Umroh, warga Sumut bisa berwisata karena Saudi Airlines juga memiliki rute ke Eropa dan Amerika Serikat dan sebaliknya Sumut bisa dikunjungi turis dari negara itu.

nasional.news.viva.co.id

Senin, 15 Desember 2014

: Posted on Senin, 15 Desember 2014 - 07.37 with No comments

Garuda Indonesia telah dikonfirmasi sebagai maskapai bintang lima. Predikat maskapai bintang lima untuk Garuda Indonesia ini berdasarkan penilaian dari Skytrax, perusahaan konsultan penerbangan yang berpusat di Inggris. Beberapa aspek menjadi nilai utama untuk mendapatkan predikat ini, yaitu penyediaan makanan dalam penerbangan, pelayanan tiket, kualitas layanan di darat dan dalam penerbangan, serta keadaan di bandara.

Garuda Indonesia. ZonaAero
Garuda Indonesia.
Maskapai Indonesia Jadi Penerbangan Bintang 5 di Dunia.

Skytrax telah memberikan konfirmasi bahwa maskapai Garuda Indonesia menjadi anggota eksklusif terbaru penerbangan bintang lima di dunia. Skytrax adalah sebuah perusahaan konsultan penerbangan yang berbasis di Inggris yang melakukan berbagai riset tentang maskapai penerbangan, bandara, hiburan pesawat, staf dan elemen penerbangan lainnya. "Ini adalah bentuk pengakuan dari perubahan besar dalam standar kualitas Garuda Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, maskapai ini sudah bekerja keras. Kami mengonfirmasi bahwa Garuda Indonesia sudah memenuhi syarat untuk menjadi maskapai bintang lima," kata Edward Plaisted, CEO Skytrax dalam website resminya, airline quality, Kamis (11/12/2014). "Kami mengonfirmasi bahwa Garuda Indonesia sudah memenuhi syarat untuk menjadi maskapai bintang lima."

Penilaian ini, dikatakan Plaisted, didasarkan pada penilaian 'produk jualan' (termasuk makanan, tiket) serta kualitas layanan di darat dan udara, serta keadaan di bandara. "Kami menyadari bahwa banyak orang menggunakan penerbangan ekonomi, namun ini adalah bagaimana mereka menjaga kualitas dan konsistensi layanannya. Standar-standar inilah yang berkontribusi besar dan mengamankan posisi Garuda Indonesia sebagai maskapai penerbangan bintang lima," ujarnya.

Konsistensi produk sebuah maskapai penerbangan dan layanan yang dianggap memenuhi standar Skytrax. Dalam layanan kelas bisnis, Garuda Indonesia menawarkan penggunaan tempat duduk yang lebih lapang dengan ukuran 32-34 inci di kelas ekonomi. Sedangkan di kelas bisnis, maskapai ini menawarkan tempat duduk yang bisa digunakan sebagai tempat tidur. Penumpang juga bisa merasakan pengalaman pertama merasakan menggunakan penerbangan kelas satu dan bisnis dengan pelayanan bintang lima yang diluncurkan untuk seluruh armada Boeing 777-300ER.

Pemberian peringkat bintang lima ini juga dilakukan berdasarkan adanya rencana kepindahan Garuda Indonesia ke rumah barunya. Di tahun 2015 mendatang, Garuda Indonesia akan menempati rumah barunya di terminal tiga bandara Soekarno-Hatta. Hal ini diklaim akan memungkinkan Garuda Indonesia dan Syktrax untuk memberikan pelayanan premium kepada penumpang.

Keberhasilan mendapatkan predikat prestisius ini dianggap sebagai langkah penting bagi Garuda Indonesia. Hal ini merupakan sebuah bentuk pengakuan dunia terhadap transformasi dan peningkatan yang dilakukan maskapai Indonesia ini. "Keberhasilan Garuda Indonesia meraih predikat sebagai maskapai bintang lima ini merupakan wujud dari komitmen serta hasil kerja keras untuk memberikan layanan terbaik kepada pengguna jasa," kata mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar.

Prestasi ini juga sekaligus merupakan sebuah keberhasilan yang ditorehkan Emirsyah Satar untuk Indonesia selama masa pengabdiannya menjabat sebagai dirut Garuda Indonesia. Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Jumat (12/12/2014), menetapkan M. Arif Wibowo sebagai dirut Garuda Indonesia yang baru menggantikan Emirsyah Satar.

www.cnnindonesia.com

Senin, 01 Desember 2014

: Posted on Senin, 01 Desember 2014 - 05.56 with No comments

Obyek wisata Danau Gunung Tujuh berlokasi di Desa Pelompek, Kecamatan Ayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Danau Gunung Tujuh merupakan sebuah kaldera yang terbentuk akibat letusan gunung api yaitu Gunung Tujuh. Danau yang memiliki pemandangan indah dan berhawa sejuk ini berada pada ketinggian 1.950 meter di atas permukaan laut sehingga menjadi danau kaldera paling tinggi di Asia Tenggara.

Danau Gunung Tujuh, Kerinci, Jambi (Gambar 1). ZonaAero
Danau Gunung Tujuh, Kerinci, Jambi (Gambar 1).
Danau Gunung Tujuh terbilang sebagai danau yang cukup langka dan sedikit didapati di kawasan lain di dunia. Selain menawarkan pesona panorama yang indah, Danau Gunung Tujuh yang sebenarnya adalah sebuah kaldera dan berlokasi di puncak Gunung Tujuh pada ketinggian sekira 1.950 meter di atas permukaan laut (mdpl) menjadikannya sebagai danau kaldera tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Danau yang memiliki luas sekira 960 hektar, panjang 4,5 km, serta lebar 3 km ini berada di Desa Pelompek, Kecamatan Ayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Lokasinya yang berada tinggi di atas gunung menjadikan suasana Danau Gunung Tujuh masih terpelihara keasrian dan kealamiannya. Udara di kawasan danau ini terasa sangat segar, panoramanya menghijau, ditambah air danau yang jernih, benar-benar menyuguhkan keindahan yang membuat para pengunjung menjadi betah berlama-lama meninkmati suasana dan pemandangannya. Selain menjadi obyek wisata pegunungan, Danau Gunung Tujuh juga sudah sejak lama menjadi sumber mata pencaharian bagi nelayan setempat.

Seperti telah disampaikan secara sekilas pada alinea awal tulisan ini, Danau Gunung Tujuh adalah danau vulkanik yang terbentuk karena proses letusan gunung api yaitu Gunung Tujuh di Kabupaten Kerinci. Letusan gunung tersebut menyebabkan terbentuknya sebuah kawah besar yang kemudian terisi oleh air hujan sehingga membentuk sebuah danau. Danau Gunung Tujuh mengaliri beberapa sungai di Jambi, salah satu alirannya bermuara di Sungai Batanghari. Danau gunung tujuh memiliki luas sekira 12.000 m² dan termasuk dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Semblat sehingga di sini wisatawan berkesempatan untuk mendakinya selepas mengunjungi danau ini.

Danau Gunung Tujuh, Kerinci, Jambi (Gambar 2). ZonaAero
Danau Gunung Tujuh, Kerinci, Jambi (Gambar 2).
Danau ini dinamakan Danau Gunung Tujuh karena memang dikelilingi tujuh puncak gunung di sekitarnya. Gunung-gunung tersebut yaitu: Gunung Hulu Tebo (2.525 meter), Gunung Hulu Sangir (2.330 m), Gunung Madura Besi (2.418 m), Gunung Lumut yang ditumbuhi berbagai jenis lumut (2.350 m), Gunung Selasih (2.230 m), Gunung Jar Panggang (2.469 m), dan Gunung Tujuh (2.735 m).

Seperti pada umumnya tempat-tempat di Indonesia, Danau Gunung Tujuh pun memiliki kisah dan legendanya tersendiri. Keberadaan danau ini beriring dengan cerita legenda masyarakat setempat sebagai tempat berdiamnya kekuatan supranatural dari dua mahluk halus yang menjaganya yaitu Lbei Sakti dan Saleh Sri Menanti dengan pengikutnya yang berwujud harimau. Penuturan lain menceritakan bahwa danau ini dihuni sepasang naga. Naga jantan menghuni danau dan naga betina menghuni hulu sungainya. Masyarakat Kerinci mengenali Danau Gunung Tujuh sebagai Danau Sakti. Hal tersebut dikaitkan dengan air danau yang senantiasa bersih dimana dedaunan yang jatuh dari pohon di sekitar danau tidak nampak di airnya. Sering pula diceritakan terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba di danau ini. Sebagian warga sekitar menyebutnya danau ini dengan nama Danau Para Dewa yang menyimpan pesona sekaligus misteri.

Akses Menuju Danau Gunung Tujuh

Danau Gunung Tujuh terbilang mudah dijangkau dan menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Kerinci dan Jambi. Untuk mencapai Danau Gunung Tujuh, wisatawan membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam dari Jambi ke ke Kota Sungai Penuh lalu ke Desa Pelompek. Jarak dari Kota Sungai Penuh ke Desa Pelompek sekitar 1,5 jam atau sekira 50 km. Dari Kota Sungai Penuh menuju gerbang pos Taman Nasional Kerinci Semblat (TNKS) di Desa Pelompek di Kecamatan Kayu Aro berjarak sekira 35 km. Dari pintu gerbangnya, para wisatawan perlu berjalan sekira 2 hingga 3 jam dengan kondisi jalan setapak yang landai dan menanjak.

Ada dua rute untuk menuju Danau Gunung Tujuh. Rute pertama, dari pos jaga kawasan Gunung Tujuh ke tepi danau dengan jarak 3 km sekira 2,5 jam. Rute kedua, dari belakang wisma tamu Gunung Tujuh ke tepi danau dengan jarak 2,5 km.

Akomodasi

Tidak tersedia hotel dan penginapan di sekitar Danau Gunung Tujuh tetapi Anda bisa menemukan beberapa homestay tidak jauh dari Desa Pelompek masih di lokasi Danau Gunung Tujuh. Pilihan lain adalah Anda menginap di Sungai Penuh karena di lokasi tersebut terdapat terdapat hotel kelas melati dengan pelayanan cukup baik. Harganya berkisar Rp100.000,- hingga Rp150.000,- per malam.

Danau Gunung Tujuh, Kerinci, Jambi (Gambar 3). ZonaAero
Danau Gunung Tujuh, Kerinci, Jambi (Gambar 3).
Kegiatan

Melewati perkebunan penduduk dan hutan dengan keragaman flora dan faunanya saat menuju Danau Gunung Tujuh akan menjadi pengalaman mengesankan. Hamparan gunung terlihat indah dari kejauhan yang akan memuaskan batin wisatawan setelah pendakian. Di danau ini wisatawan bisa bersantai menikmati panorama menawan sekitar danau. Di di pinggir danau terdapat hamparan pasir putih yang menyerupai pasir pantai. Biasanya pengunjung mendirikan tenda untuk berkemah di sini. Saat pagi hari kadang ada yang berkumpul di pinggir danau untuk menyaksikan Matahari terbit.

Apabila wisatawan datang berkelompok maka mengapa tidak berkemah di pinggir danau? Kegiatan tersebut akan sangat sempurna untuk merasakan suasana alam yang hening dan tenang jauh dari kebisingan kota. Di sini juga wisatawan dapat memancing atau menyewa perahu nelayan untuk berkeliling danau. Perahu nelayan tersebut terbuat dari satu kayu bulat utuh berdiameter 30-40 cm yang dibentuk seperti perahu.

Danau Gunung Tujuh masuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Semblat sehingga memberi wisatawan kesempatan untuk menjelajahi hutan sekitarnya. Berbagai jenis satwa khas di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) adalah: harimau sumatera, siamang, beruang madu, babi hutan, tapir, bermacam burung, dan berbagai jenis kupu-kupu. Tumbuhannya pun beragam dengan primadonanya adalah jenis anggrek alam dan bunga kantong semar.

Suhu di Danau Gunung Tujuh pada siang dan malam hari tergolong dingin. Rata-rata 16º-17º C di siang hari dan 10º-11º C pada malam hari sehingga mengharuskan wisatawan membawa jaket apabila berkunjung ke sini. Di Danau Gunung Tujuh tidak terdapat penjual makanan karena itu ada baiknya wisatawan membawa perbekalan dan makanan. Terlebih apabila wisatawan berencana berkemah di sini.

Tempat menarik lain di sekitar danau gunung tujuh yang patut untuk dikunjungi adalah Air Terjun Gunung Tujuh. Air terjun tersebut airnya berasal dari Danau Gunung Tujuh. Untuk menuju lokasinya wisatawan dapat menggunakan jalur setapak yang tidak jauh dari wisma peristirahatan di dekat pos jaga di kaki gunung.

Kuliner

Tidak jauh dari Danau Gunung Tujuh terdapat warung yang menyediakan makanan khas Kerinci seperti beras payo, teh kayu aro, kacang tojin, gulai ikan semah, lemang, dan dendeng bateko. Para wisatawan juga bisa merasakan nikmatnya teh kayu aro di sini. Untuk pengalaman kuliner yang berbeda mengapa tidak menikmati ikan air tawar hasil tangkapan dari Danau Gunung Tujuh yang cukup gurih. Nikmati ikan ini sembari menikmati panorama alam yang elok.

wikipedia.org, indonesia.travel

Sabtu, 29 November 2014

: Posted on Sabtu, 29 November 2014 - 04.59 with No comments

Pulau Balak berlokasi di Teluk Punduh Pidada yang masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Selain menawarkan pemandangan yang indah dan tenang, perairan di sekitar Pulau Balak juga memiliki lokasi kegiatan menyelam yang bagus. Disitu tumbuh dengan baik terumbu karang yang indah. Sekitar 80 persen terumbu karang di perairan ini masih terjaga.

Pulau Balak, Pesawaran, Lampung. ZonaAero
Pulau Balak, Pesawaran, Lampung.
Ketika Tersihir Pulau Balak.

Unik dan memesona. Itulah kalimat yang tepat untuk melukiskan Pulau Balak di Kabupaten Pesawaran, Lampung. Pada areal seluas 200 hektar tampak perpaduan antara bebatuan padas di sisi timur dan selatan serta hamparan pasir putih di sisi barat dan utara. Pasir putih yang lembut terhampar bagaikan permadani. Pantai berpasir tersebut cukup landai dan luas. Ada sisa-sisa batang kayu di hamparan pasir itu seolah pernah ditumbuhi pohon. Jika Anda menyusuri sisi timur dan selatan Pulau Balak, tampak tebing bebatuan yang menyerupai dinding setinggi belasan meter.

Pesisir Pulau Balak banyak ditumbuhi tanaman pantai, misalnya ketapang, putat laut, waru laut, dan rumput angin. Di tengah pulau didominasi kelapa, kakao, duku, dan sejumlah tanaman lain. Letak Pulau Balak yang berada dalam Teluk Punduh Pidada membuat air di sekitarnya cukup tenang. Kondisi tersebut mempermudah para penyelam menikmati keindahan terumbu karang di sekitar Pulau Balak. Sekitar 80 persen terumbu karang di perairan ini masih terjaga. "Salah satu kelebihan terumbu karang di Pulau Balak adalah keberadaan terumbu karang yang indah itu tidak begitu dalam. Bahkan, saat air surut pun terumbu karang kadang bisa kelihatan jelas dari permukaan laut," kata pembina klub selam Anemon, Felix Dwi Agung Widodo atau Dodo (36 tahun).

Tak butuh waktu lama untuk menuju ke titik terumbu karang, hanya lima menit menyeberang menggunakan perahu dari dermaga Pulau Balak. Bahkan, berbekal perlengkapan selam sederhana berupa kacamata renang (goggles), alat bantu pernapasan (snorkel), sepatu katak (fins), dan rompi pelampung, pengunjung bisa langsung menikmati pesona aneka terumbu karang.

Di kedalaman 2 meter, terumbu karang dengan aneka ikan hias dengan mudah dijumpai. "Di satu sisi memang mengasyikkan bisa melihat keindahan terumbu karang di kedalaman 2 meter. Namun, di sisi lain, terumbu karang kadang cepat rusak karena tidak sengaja terinjak penyelam pemula," ujar Dodo.

Dermaga Pulau Balak, Pesawaran, Lampung. ZonaAero
Dermaga Pulau Balak, Pesawaran, Lampung.
Salah satu kekhasan alam bawah laut di perairan Pulau Balak adalah memiliki komposisi terumbu karang yang rapat. Terumbu karang jenis Oxypora lacera, Pectinia lactuca, dan Montipora digitata mudah ditemui di sana. Ikan hias beraneka jenis dan warna juga hidup di antara terumbu karang tersebut. Apabila beruntung, penyelam bisa bertemu dengan penyu sisik yang sesekali berenang di sekitar perairan Pulau Balak. "Pada musim tertentu, sejumlah penyu sisik memilih bertelur di pesisir pantai Pulau Balak," ucap Dodo.

Buka tenda

Untuk menuju ke Pulau Balak, Anda terlebih dahulu harus menuju Dermaga Ketapang, Teluk Ratai, sekitar satu jam perjalanan dari pusat kota Bandar Lampung. Dari sana, bisa menggunakan perahu atau kapal kecil dengan biaya Rp 250.000 per kapal untuk pergi dan pulang. Kapal itu mengangkut 10-15 orang. Lama perjalanan sekitar dua jam. Pelayaran menuju Pulau Balak akan melewati beberapa pulau kecil, antara lain Pulau Pahawang, Pulau Klagian, dan Tanjung Putus. Di tengah perjalanan, Anda bisa menyaksikan burung-burung yang terbang rendah di atas permukaan air untuk memangsa ikan.

Bagi pengunjung yang ingin menginap, terdapat dua pemondokan, masing-masing berkapasitas 30 orang. Pemondokan yang terbuat dari dinding papan dan bambu serta beratapkan seng tersebut cukup besar. Pengelola sudah menyediakan kasur dan bantal yang cukup nyaman untuk menghilangkan lelah setelah seharian menyelam. "Berapa pun jumlah orangnya, kalau sewa pondok harganya Rp 1,2 juta. Itu hanya biaya fasilitas tidur. Kalau makanan, ya, bawa sendiri, masak, ya, masak sendiri. Kalau enggak mau repot, istri saya bisa bantu masak. Tetapi, biayanya tambah," kata Supartono yang sudah delapan tahun menjaga Pulau Balak.

Bagi pengunjung yang lebih senang bertualang bisa mendirikan tenda di sekitar pemondokan. Jangan khawatir kedinginan karena pengelola menyediakan lokasi khusus untuk membuat api unggun.

Pemandangan Bawah Laut Pulau Balak, Pesawaran, Lampung. ZonaAero
Pemandangan Bawah Laut Pulau Balak, Pesawaran, Lampung.
Pulau besar

Dalam bahasa Lampung, balak artinya ’besar’. Pulau Balak lebih luas dibandingkan dengan pulau di sekitarnya. "Jika dibandingkan dengan Pulau Runik dan Pulau Lok yang berada di sekitarnya, Pulau Balak adalah pulau yang paling besar," ujar Supartono.

Supartono, yang biasa dikenal sebagai Mbah Balak, menuturkan, dirinya hanya bertugas menjaga dan memelihara penginapan yang ada di Pulau Balak. Pulau itu sesungguhnya dikelola seorang pengusaha yang tinggal di Jakarta. Dulu, menurut Mbah Balak, pulau ini milik masyarakat. Ada puluhan keluarga menetap di sana. "Tiba-tiba ada orang Jakarta membeli tanah warga. Sejak itu, orang-orang yang tadinya tinggal di sini pindah dan berpencar ke mana-mana," ujar Mbah Balak yang mengaku selama delapan tahun menjaga Pulau Balak baru tiga kali bertemu sang pemilik pulau.

Selain digunakan untuk tempat istirahat bagi keluarganya, "sang pemilik pulau" juga sempat membudidayakan ikan hiu di sekitar dermaga tempat kapal-kapal biasa bersandar. Namun, pada 2010, keramba rusak sehingga budidaya hiu pun gagal total.

Sehari-hari, Mbah Balak banyak menghabiskan waktunya dengan bercocok tanam dan mengawasi wilayah perairan di sekitar pulau. Ia memang mendapat izin dan diperintahkan untuk menjaga kelestarian Pulau Balak. Salah satu musuh terbesar Mbah Balak ialah pencuri batang kelapa. Tak jarang ia menemukan pohon kelapa di pulau yang dijaga tiba-tiba ditebang. Pernah suatu ketika dirinya harus mengusir pencuri batang kelapa sambil mengacung-acungkan badik (senjata khas Lampung). "Musuh lainnya pencuri ikan yang menggunakan bom ikan. Mereka biasanya beraksi subuh saat saya tidur. Siapa yang tidak kaget mendengar suara ledakan subuh-subuh. Kalau sudah seperti itu biasanya saya teriaki. Kalau masih tidak mau pergi terpaksa saya kejar menggunakan kapal," kata Supartono sambil menunjuk kapal motor tempel yang sebagian catnya tampak mengelupas.

Beruntung masih ada Mbah Balak yang bersedia menjaga kelestarian pulau dengan upah Rp 1.650.000 per bulan. Bagi Anda yang berkesempatan mengunjungi Pulau Balak, temuilah Mbah Balak. Ia sangat ramah dan asyik diajak bercerita banyak.

travel.kompas.com

: Posted on - 03.52 with No comments

CEO Lion Group Rusdi Kirana telah menandatangani transaksi pembelian 100 unit pesawat ATR 72-600 dengan CEO ATR Patrick de Castelbajac pada hari Kamis, 27 Nopember 2014. Penandatanganan kesepakatan tersebut dilaksanakan di kota Roma, Italia, dan disaksikan langsung oleh Perdana Menteri Italia Matteo Renzi. 100 pesawat ATR 72-600 tersebut dioperasikan oleh maskapai Wings Air, Malindo, dan Lion Thai.

Wings Air, ATR 72-600. ZonaAero
Wings Air, ATR 72-600.
Lion Borong ATR, Perdana Menteri Italia: Ini Penting Bagi Kami.

Kamis (27/11/2014), pabrikan pesawat ATR mencatatkan sejarah. Di kantor Kabinet Italia, produsen pesawat baling-baling itu mendatangani transaksi 100 pesawat ATR generasi terbaru dengan Lion Group. Penandatanganan yang dilakukan oleh CEO Lion Group Rusdi Kirana dan CEO ATR Patrick de Castelbajac tersebut disaksikan langsung oleh Perdana Menteri Italia Matteo Renzi. ATR adalah perusahaan joint-venture antara pabrikan pesawat Italia Finmeccania-Alenia Aermachi dan Airbus asal Prancis. "Lion Group telah menjadi pelanggan terbesar kami di antara penerbangan lain, dan telah berhasil mengoperasikan ATR 72 selama lima tahun," kata Patrick.

Dia merasa sangat terhormat telah menerima pesanan baru dari Lion Air. Menurutnya, pembelian pesawat ini menjadi tonggak sejarah ATR. Sebab, ini adalah pembelian terbesar ATR dalam 20 tahun terakhir. "Kami berterima kasih kepada Lion Group untuk komitmen mereka yang baik dalam meneruskan pemesanan untuk tipe pesawat kami yang eko-efisien dan menguntungkan ini," ujarnya.

Menurutnya, produk yang dibeli Lion Grup ini adalah ATR 72-600 dengan fitur tingkat tertinggi bahkan memberikan kenyamanan bagi penumpangnya. "Kami berharap untuk lebih memperkuat kemitraan kami dengan Lion Group".

Sementara itu, Perdana Menteri Italia Matteo Renzi mengaku sangat senang bisa menyaksikan penandatangan pembelian ATR dan Lion Group. "Ini adalah perjanjian yang sangat penting bagi kami," ujar Matteo.

Menurutnya, selain bisa meningkatkan bisnisnya, dia percaya dalam perjanjian ini ada nilai lebih, termasuk investasi di masa depan. "Ke depan, penandatanganan semacam ini tidak akan dilakukan di sini, tapi di negara anda yang indah," kata Matteo.

Sebenarnya, pembelian 100 ATR itu sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Bahkan, 42 dari 100 pesawat yang dipesan itu sudah dikirim dan dioperasikan oleh Lion Group. Rinciannya, 30 pesawat dioperasikan Wings Air, 11 unit oleh Malindo dan satu unit dioperasikan Lion Thai. "Sisanya, setiap bulan akan dikirim ke kami untuk segera kami manfaatkan," imbuh Rusdi.

www.jpnn.com

Senin, 24 November 2014

: Posted on Senin, 24 November 2014 - 07.30 with No comments

Maskapai Lion Air dan Citilink telah mengajukan permohonan untuk bisa melayani jasa penerbangan pada malam hari di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam. Kepala Bandara Internasional Hang Nadim mengatakan bahwa bandara yang berlokasi di Batam tersebut memang sudah memiliki fasilitas yang memadai dan mampu untuk melayani penerbangan pada malam hari.

Bandara Internasional Hang Nadim, Batam. ZonaAero
Bandara Internasional Hang Nadim, Batam.
Citilink dan Lion Air segera penerbangan malam dari Batam.

Maskapai penerbangan Citilink dan Lion Air segera melakukan penerbangan malam hari dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam yang kini beroperasi 24 jam. "Dua maskapai tersebut sudah mengajukan proposal untuk terbang malam hari. Saat ini sedang diatur jadwal dan slot malam untuk dua maskapai tersebut," kata Kepala Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suprasetyo, di Batam, Minggu (24/11/2014).

Ia mengatakan, sebenarnya sejak akhir Mei 2014 Bandara Internasional Hang Nadim Batam sudah melayani penerbangan 24 jam meski sifatnya masih percobaan. "Mulai 4 November ini semua sudah ok sehingga memulai operasional 24 secara permanen dan ditanggapi dua maskapai tersebut yang ingin memiliki jadwal terbang malam hari," kata dia.

Ia menerangkan sebelumnya Citilink sudah melayani penerbangan malam hari dari Bali-Batam-Tiongkok atau sebaliknya namun sifatnya masih carter. Namun untuk sementara kontraknya sudah habis. "Mereka kan dikontrak sewa untuk wisatawan Tiongkok yang ingin ke Bali. Untuk saat ini kontrak sudah habis, namun dalam beberapa waktu kedepan akan dilayani lagi," kata Suprasetyo.

Untuk fasilitas, kata dia, Hang Nadim sangat mumpuni untuk melayani penerbangan malam hari untuk domestik maupun internasional. "Letak Hang Nadim sangat strategis untuk melayani penerbangan baik transit maupun langsung ke luar negeri terutama Asia. Landas pacu yang mencapai 4,025 kilometer juga mampu didarati semua jenis pesawat," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengusahaan Batam, Mustofa Widjaja, mengatakan, terus membenahi Bandara Internasional Hang Nadim Batam yang mulai awal 2015 direncanakan jadi penghubung internasional maskapai Lion Group. "Kami terus berbenah. Ruang tunggu baru, garbarata baru dan fasilitas lain telah dibangun," kata dia.

Mustofa mengatakan terus melakukan pembicaraan dengan pihak Lion Group mengenai rencana dibukanya sejumlah penerbangan Lion Air dan Batik Air dari Batam tersebut. "Pembicaraan terus kami lakukan. Sejauh ini perkembangannya sangat baik. Mudah-mudahan rencana tersebut terealisasi sesuai jadwal," kata Widjaja.

www.antaranews.com

Selasa, 18 November 2014

: Posted on Selasa, 18 November 2014 - 07.12 with No comments

Garuda Indonesia siap membuka rute penerbangan Ambon-Langgur (pp), Ambon-Saumlaki (pp), dan Ambon-Ternate (pp) mulai 1 Desember 2014. 3 rute penerbangan baru di kawasan Maluku dan Maluku Utara tersebut akan dioperasikan Garuda Indonesia dengan menggunakan pesawat terbang jenis ATR 72-600 Explore yang memiliki kapasitas hingga 70 penumpang.

Garuda Indonesia, ATR 72-600 Explore. ZonaAero
Garuda Indonesia, ATR 72-600 Explore.
Garuda Indonesia Buka Tiga Rute Baru dari Ambon.

Maskapai Garuda Indonesia tengah bersiap untuk membuka penerbangan baru dengan rute Ambon-Langgur (pp), Ambon-Saumlaki (pp), dan Ambon-Ternate (pp) per 1 Desember 2014. 3 rute penerbangan tersebut berada di Propinsi Kepuluan Maluku dan Maluku Utara. Pembukaan rute baru ini bertujuan memenuhi permintaan para pengguna jasa serta memenuhi target Garuda Indonesia untuk memperkuat jaringan penerbangan domestik serta memperkuat konektivitas antar wilayah kawasan Indonesia Timur untuk mengembangkan perekonomian dan wisata. "Rute-rute penerbangan baru dari Ambon tersebut akan dilayani satu kali per hari dengan menggunakan pesawat ATR 72-600 Explore dengan kapasitas kursi sebanyak 70 penumpang," kata Vice Precident Corporate Communications Garuda Indonesia, Pujobroto, dalam siaran persnya, Jumat (14/11/2014).

Secara rinci, penerbangan Ambon-Langgur menggunakan pesawat GA 7640 dengan jadwal keberangkatan dari Ambon pada pukul 07.55 WIT dan tiba di Langgur pada pukul 9.20 WIT. Kemudian pesawat akan berangkat kembali dari Langgur dengan GA 7641 pada pukul 09.50 WIT dan akan tiba di Ambon pada pukul 11.15 WIT.

Sementara, penerbangan Ambon-Ternate akan menggunakan pesawat GA 7642 yang berangkat dari Ambon pada pukul 11.45 WIT dan tiba di Ternate pada pukul 13.20 WIT. Kemudian pesawat berangkat kembali dari Ternate dengan GA 7643 pukul 14.05 WIT dan akan tiba di Ambon pada pukul 15.35 WIT.

Sedangkan penerbangan Ambon-Saumlaki dengan GA 7644 akan berangkat dari Ambon pada pukul 16.05 WIT dan tiba di Saumlaki pada pukul 17.35 WIT. Kemudian terbang kembali dari Saumlaki keesokan harinya dengan GA 7645 pada pukul 06.00 WIT dan tiba di Ambon pada pukul 07.25 WIT. "Dengan dibukanya rute-rute baru dari Ambon tersebut, Garuda Indonesia akan melayani penerbangan dari Ambon sebanyak 42 penerbangan setiap minggunya," imbuhnya.

Rute penerbangan yang ada saat ini yaitu Ambon-Jakarta satu kali sehari, Ambon-Makassar satu kali sehari dan Ambon-Surabaya satu kali sehari. Sebelumnya, Garuda Indonesia telah membuka rute baru Balikpapan-Palangkaraya-Pontianak-Putusibau pp dengan menggunakan pesawat ATR 72-600 Explore.

nasional.republika.co.id

Selasa, 04 November 2014

: Posted on Selasa, 04 November 2014 - 06.56 with 1 comment

Danau Singkarak adalah sebuah danau berpemandangan indah dengan suasana tenang yang membentang di Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Keindahan Danau Singkarak sudah dikenal sejak lama sehingga pada tahun 1905, seorang naturalis terkenal berkebangsaan Jerman, Ernst Heinrich Philipp August Haeckel, menuangkan pesona keindahan Danau Singkarak dalam sebuah karya lukisan

Danau Singkarak, Sumatera Barat (Gambar 1). ZonaAero
Danau Singkarak, Sumatera Barat (Gambar 1).
Danau Singkarak.

Danau Singkarak adalah sebuah danau yang membentang di dua kabupaten di provinsi Sumatera Barat, Indonesia, yaitu kabupaten Solok dan kabupaten Tanah Datar. Danau ini merupakan danau kawah yang memiliki luas 107,8 km² dan merupakan danau terluas ke-2 di pulau Sumatera setelah Danau Toba. Danau ini merupakan hulu Batang Ombilin. Namun sebahagian air danau ini dialirkan melalui terowongan menembus Bukit Barisan ke Batang Anai untuk menggerakkan generator PLTA Singkarak di dekat Lubuk Alung, kabupaten Padang Pariaman.

Danau Singkarak dikenal memiliki suasana yang tenang dan tentu saja pemandangan indah menakjubkan. Keindahan Danau Singkarak sudah tersebar sejak 1905 saat seorang naturalis bernama Ernst Heinrich Philipp August Haeckel (Ernst Haeckel) mengenalkannya dalam sebuah buku biology. Ernst Haeckel terkesima dengan indahnya panorama danau nan cantik ini sehingga ia pun seakan tak tahan untuk menuangkannya pada sebuah gambar lukis.

Danau Singkarak, Sumatera Barat (Gambar 2). ZonaAero
Danau Singkarak, Sumatera Barat (Gambar 2).
Danau Singkarak terkenal dengan ikan Bilih nya yang merupakan spesies ikan yang hanya hidup di danau ini saja. Ikan ini sangat unik karena tidak dapat bertahan hidup di mana saja, bahkan di dalam akuarium kecuali di Danau Singkarak.

Di Danau Singkarak hidup lebih dari 19 jenis ikan dan yang istimewanya adalah ikan bilih (Mystacoleucus padangensis). Ikan tersebut sulit dibudidayakan di luar Singkarak dan bila dipaksakan pun rasanya akan berbeda, bahkan sekalipun dengan dibudidayakan dalam jala terapung yang ada di Danau Singkarak. Olahan ikan bilih biasanya digoreng kering atau dicocol dengan sambal hijau. Pastikan Anda membeli oleh-oleh ikan bilih yang telah digoreng kering dalam bungkusan untuk dibawa pulang.

Danau Singkarak, Sumatera Barat (Gambar 3). ZonaAero
Danau Singkarak, Sumatera Barat (Gambar 3).
Satu hal yang sebaiknya jangan sampai terlupa, bawalah kamera atau alat dokumentasi lainnya ketika mengunjungi Danau Singkarak. Pemandangan terbaik dapat dilihat melalui jalan utama Solok-Bukittinggi, dimana pengunjung sering sekali berhenti untuk mengabadikan pemandangan danau yang menakjubkan. Bersantailah di pinggir danau atau beranikan diri berenang bersama anak-anak setempat di danau tersbeut. Beberapa tempat cocok untuk berenang jadi ambillah kesempatan tersebut. Lemparkan tali pancing dan uji keberuntungan Anda. Uji keterampilan Anda dengan mencoba menangkap ikan bilih yang terkenal.

Danau Singkarak berjarak 70 km dari Padang, 20 km dari Solok atau sekira 36 km dari Bukittinggi. Dari bandara internasional Minangkabau, Anda dapat menyewa mobil atau minibus umum dengan rute Padang-Solok dan kemudian mengambil transportasi lain ke danau. Perjalanan ini akan membawa Anda melewati kawasan Sitinjau Laut yang terkenal dengan tikungan tajam dan ngarai curam.

Lukisan Danau Singkarak, Karya Ernst Haeckel (1905). ZonaAero
Lukisan Danau Singkarak, Karya Ernst Haeckel (1905).
Danau Singakrak mudah untuk dicapai karena strategis di pinggir jalanan berkelok antara Kabupaten Tanah Datar dan Solok. Untuk berkunjung ke Danau Singkarak Anda dapat menempuh jalan darat sekira 2 jam dari Kota Padang. Apabila Anda menggunakan angkutan umum maka tarifnya sekira Rp 40.000,-. Lokasi untuk menikmati panorama Singakrak dapat memilih antara Kenagarian Kacang, Paninggahan, Malalo, atau Pitalah. Apabila Anda datang dari arah Kabupaten Tanah Datar maka dapat menuju Panorama Payorapuih di Kecamatan Batipuh yang menyuguhkan pemandangan Danau Singkarak berlatar Gunung Merapi dan Bukit Patah Gigi.

Sebagian besar pengunjung lebih memilih untuk menghabiskan setidaknya satu malam di sini sehingga mereka memiliki cukup waktu untuk menikmati Danau Singkarak yang menawan. Anda bahkan dapat menikmati keindahan panorama Singkarak dari dalam kendaraan selama perjalanan melewati Solok atau Tanah Datar. Beberapa tempat menyediakan lokasi pandang khusus dan terbaik seperti Panorama Tanjung Alai di Kabupaten Solok berjarak sekira 35 km dari pusat kota Solok tepat di Kecamatan X Koto Singkarak. Masih di Solok ada juga Panorama Angin Berhembus dan Panorama Paninggahan dimana Anda dapat menikmati keindahan danau ini dengan bentangan pandang lebih luas.

wikipedia.org, indonesia.travel

Senin, 03 November 2014

: Posted on Senin, 03 November 2014 - 07.24 with No comments

Rute penerbangan yang menghubungkan kota Balikpapan, Palangkaraya, Pontianak, dan Putusibau secara resmi telah dibukan dan dilayani maskapai Garuda Indonesia mulai 1 Nopember 2014. Penerbangan Balikpapan-Palangkaraya-Pontianak-Putusibau tersebut dilayani Garuda Indonesia dengan menggunakan pesawat terbang penumpang jenis ATR 72-600 Explore yang memiliki kapasitas 70 kursi penumpang.

Garuda Indonesia, ATR 72-600 Explore. ZonaAero
Garuda Indonesia, ATR 72-600 Explore.
Garuda Resmikan Penerbangan Intra Kalimantan.

Garuda Indonesia meresmikan rute Balikpapan-Palangkaraya-Pontianak dan Putusibau pulang pergi, pada Sabtu (1/11/2014). Sebelumnya, pada pertengahan tahun ini, Garuda Indonesia juga telah membuka tiga rute baru dari Balikpapan menuju Berau, Banjarmasin dan Menado. Vice President Corporate Communication Pujobroto menginnformasikan pembukaan rute baru Balikpapan-Palangkaraya-Pontianak-Putusibau pp tersebut dimaksudkan untuk memenuhi harapan para pengguna jasa yang ingin melaksanakan penerbangan intra – Kalimantan secara cepat dan efisien. "Sebelumnya, beberapa kota di Kalimantan, hanya dapat di jangkau melalui Jakarta. Namun setelah Balikpapan menjadi hub Garuda Indonesia di Kalimantan, maka penerbangan intra Kalimantan, penerbangan ke Sulawesi, Papua dan kota – kota Indonesia Timur lainnya menjadi lebih cepat dan efisien," ujarnya, Minggu (2/11/2014).

Pembukaan rute – rute tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari komitmen Garuda untuk terus meningkatkan jaringan penerbangannya di dalam negeri dan meningkatkan konektivitas antarkota di regional. Selain itu, upaya ini juga diharapkan akan mempercepat peningkatan perdagangan dan perekonomian di kawasan melalui kemudahan akses transportasi udara.

Penerbangan Balikpapan- Palangkaraya-Pontianak-Putusibau pp beroperasi setiap harinya menggunakan pesawat ATR 72-600 Explore dengan kapasitas kursi sebanyak 70 kursi kelas ekonomi.

Penerbangan tersebut akan dilayani dengan GA 7522, berangkat dari Balikpapan pada pukul 08.30 WITA, tiba di Palangkaraya pada pukul 08.30 WIB. Kemudian pesawat berangkat dari Palangkaraya dengan GA 7522 pada pukul 09.00 WIB dan tiba di Pontianak pada pukul 10.25 WIB, lalu berangkat menuju Putusibau dengan GA 7524 pukul 10.55 WIB dan tiba di Putusibau pada pukul 11.55 WIB.

Sementara itu, GA 7525 dari Putusibau berangkat pukul 12.25 WIB dan tiba di Pontianak pada pukul 13.30 WIB, kemudian berangkat dari Pontianak pada pukul 14.00 WIB dan tiba di Palangkaraya pukul 15.25 WIB. Dari Palangkaraya pesawat berangkat pukul 15.55 WIB dan tiba di Balikpapan pada pukul 17.55 WITA.

Direktur Strategi, Pengembangan Bisnis dan Manajemen Resiko Garuda Indonesia, Judi Rivajantoro, dalam kesempatan acara pelepasan penerbangan baru tersebut mengatakan bahwa pembukaan rute-rute baru tersebut merupakan bagian dari program ekspansi Garuda Indonesia – khususnya dalam hal pengembangan network. "Keempat kota tersebut merupakan kota-kota yang memiliki potensi ekonomi dan perdagangan yang cukup besar dan terus meningkat, dan tentu saja kota – kota tersebut memerlukan konektifitas yang cukup baik untuk menjamin peningkatan perekonomian ke depan", katanya.

industri.bisnis.com

Selasa, 28 Oktober 2014

: Posted on Selasa, 28 Oktober 2014 - 05.04 with No comments

Indonesia AirAsia Extra tengah bersiap melayani rute penerbangan Denpasar-Melbourne. Indonesia AirAsia Extra merupakan anak perusahaan dari AirAsia X Berhad. Penerbangan Denpasar-Melbourne ini merupakan rute pertama yang dioperasikan maskapai berbiaya hemat untuk rute penerbangan jarak jauh ini.

AirAsia X. ZonaAero
AirAsia X.
AirAsia Extra Terbang dari Bali ke Australia.

Indonesia AirAsia Extra (IAX), afiliasi dari AirAsia X Berhad, mengumumkan rute perdana dari Bali, Indonesia menuju Melbourne Austrlia dengan harga Rp 999.000, sekali jalan. Untuk penerbangan pertama dimulai 26 Desember 2014 mendatang. "Kini masyarakat Indonesia dapat menikmati keindahan Melbounre, Ibukota dari negara bagian Victoria, dengan harga yang hemat," ujar CEO Indonesia AirAsia Extra Soeratman Doerachman, di peluncuran AirAsia Extra di bilangan SCBD, Senin (27/10/2014).

Alasan AirAsia Extra mentargetkan Australia sebagai destinasi pertama karena turis asal negara Kangguru mencapai lebih dari 25 persen yang berkunjung ke Bali. Adapun jumlah kedatangan turis ke Bali terus meningkat setiap tahunnya. "Tahun lalu turis dari Australia datang ke Bali mencapai 13 persen," ungkap Soeratman.

Penerbangan dari Bali menuju Australia memakai AirAsia Extra sebanyak lima kali dalam seminggu. Rencananya setelah Australia, AirAsia Extra yang saat ini mempunyai dua pesawat, akan membuka rute ke Taipei, Jepang, sampai angkutan haji dari Jakarta. "Tujuan tahun pertama Australia, Taipei, dan Jepang. Sedang kita persiapkan mengangkut umroh dari Jakarta ke Jedah," papar Soeratman.

Indonesia AirAsia Extra merupakan maskapai berbiaya hemat pertama dengan rute penerbangan jarak jauh yang memiliki kursi kelas bisnis Flatbed dengan spesifikasi standar kelas bisnis yakni lebar 20", dan sudut 60" yang bisa menjadi 77" saat posisi berbaring.

bisniskeuangan.kompas.com

Senin, 27 Oktober 2014

: Posted on Senin, 27 Oktober 2014 - 07.49 with No comments

13 unit pesawat Boeing 737-800 Next Generation akan didatangkan maskapai Sriwijaya Air untuk mendukung armada pesawat terbangnya. Sriwijaya Air merencanakan 3 unit pesawat Boeing 737-800 Next Generation dari total 13 pesawat tersebut sudah tiba di Indonesia pada tahun 2014 ini.

Sriwijaya Air. ZonaAero
Sriwijaya Air.
Sriwijaya Air Tambah 13 Pesawat Baru.

Sriwijaya Air akan kembali mendatangkan 13 unit pesawat baru Boeing 737-800 Next Generation. Tiga diantaranya diproyeksikan akan datang tahun ini demi mendukung sederet ekspansi rute yang dilakukan perseroannya.

Senior Corporate Communication Manager Sriwijaya Air, Agus Soedjono mengatakan, beberapa uunit pesawat baru akan digunakan untuk melayani ekspansi rute Internasional diantaranya Malaysia. Selain rute-rute domestik, Sriwijaya Air juga tengah mempersiapkan diri untuk konsep menggarap rute Internasional lain seperti Kuala Lumpur.

Menurut Agus penambahan unit pesawat merupakan bagian dari rencana ekspansi melayani rute internasional tersebut. "Meningkatnya minat berwisata ke beberapa negara seperti Malaysia, Bangkok, Thailand dan lainnya membuat kami juga ingin berpartisipasi di rute tersebut," katanya Minggu (26/10/2014).

www.tribunnews.com

Jumat, 24 Oktober 2014

: Posted on Jumat, 24 Oktober 2014 - 05.04 with No comments

Bandar Udara Internasional Kualanamu menempati peringkat 24 sebagai bandara bertaraf kelas dunia menurut lembaga Airport Service Quality (ASQ) yang berkedudukan di negara Swiss. Bandar Kualanamu yang berlokasi di Provinsi Sumatera Utara ini mendapat penilaian cukup baik pada beberapa klasifikasi, yaitu value for money of parking facility, availability of bagagge carts/trolley, waiting time in chek in, efesiensi of chek in staf, waiting time at paspor, courtesy and helpfullnees of inspection staf, dan klasifikasi security staff.

Bandar Udara Internasional Kualanamu. ZonaAero
Bandar Udara Internasional Kualanamu.
Kualanamu Masuk Daftar Bandara Kelas Dunia.

Bandar Udara Internasional Kualanamu masuk kategori 24 besar dunia versi "Airport Service Quality" (ASQ) yang merupakan lembaga dunia yang eksis dalam menilai pelayanan kebandarudaraan. Dalam sambutan pada pembukaan Festival Tari Tradisional XI se-Deliserdang di altar terminal kedatangan Bandara Kualanamu, GM Bandara Kualanamu, Said Ridwan mengatakan, penghargaan dari ASQ tersebut menjadi salah satu bukti kelancaran upaya menjadi infrastruktur transportasi udara menjadi bandara kelas dunia. "Alhamdulillah, menjelang akhir masa jabatan, saya berhasil meraih penghargaan tingkat dunia," katanya, Kamis (23/10/2014).

Ketika baru dioperasikan pada 2013, pihaknya berencana menjadikan bandara yang memiliki kode KNO dalam penerbangan internasional itu untuk masuk dalam 50 besar dunia. "Saya menargetkan KNO masuk 50 besar, ternyata malah lebih yakni 24," ujar Said.

Dari data yang dilansir ASQ yang berkantor di Swiss, Bandara Kualanamu disebutkan sebagai bandara besar dengan kapasitas penumpang 5-15 juta orang per tahun dengan 36 klasifikasi. Klasifikasi tersebut meliputi jumlah penumpang, business passenger, leisure passengers, moda transportasi, dan fasilitas parkir. Namun dalam klasifikasi value for money of parking facility, Bandara Kualanamu berhasil meraih peringkat 17, klasifikasi availability of bagagge carts/trolley urutan ke-22, kemudian kembali ke urutan 24 dalam klasifikasi waiting time in chek in.

Dalam efesiensi of chek in staf, Bandara Kualanamu kembali menduduki urutan ke-24, dan disusul courtesy of chek in staf. Klasifikasi waiting time at paspor, masuk urutan ke-22, courtesy and helpfullnees of inspection staf ke-21, dan kembali ke urutan 24 dalam klasifikasi security staff.

www.beritasatu.com

: Posted on - 03.58 with No comments

Rute penerbangan Denpasar-Timor Leste secara resmi dilayani Garuda Indonesia mulai Jumat, 24 Oktober 2014. Untuk melayani penerbangan Denpasar-Timor Leste, maskapai Garuda Indonesia mengoperasikan pesawat terbang jenis Boeing 373-500. Rute ini merupakan penerbangan pergi pulang (PP).

Garuda Indonesia. ZonaAero
Garuda Indonesia.
Garuda layani penerbangan ke Timor Leste.

PT Garuda Indonesia secara resmi akan membuka kembali rute penerbangan Denpasar-Timor Leste pergi pulang. Kepala Komunikasi Perusahaan PT Garuda Indonesia Pujobroto pada acara "Gala Dinner" di Sanur, Bali, Kamis malam mengatakan pembukaan kembali penerbangan Denpasar -Timor Leste merupakan bagian dari komitmen Garuda Indonesia untuk meningkatkan jaringan penerbangan antara Indonesia dan Timor Leste. "Penerbangan tersebut akan dimulai pada Jumat (24/10/2014) dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali menuju Timor Leste dengan pelayanan pergi pulang," katanya.

Ia mengatakan penerbangan tersebut juga dimaksudkan untuk mengakomodir peningkatan permintaan penumpang, sejalan dengan semakin meningkatnya transaksi perekonomian dan perdagangan antara kedua negara.

Pujobroto menjelaskan penerbangan Denpasar-Timor Leste dengan pesawat GA 7300 dilayani setiap hari dengan jadwal keberangkatan dari Denpasar pukul 07.30 Wita dan tiba di Timor Leste pukul 10.20 waktu setempat, kemudian berangkat kembali dari Timor Leste (GA7310) pukul 11.25 waktu setempat dan tiba di Bali pukul 12.15 Wita. Penerbangan Denpasar-Timor Leste pergi pulang tersebut dilayani dengan pesawat B737-500 yang memiliki kapasitas 96 kursi, terdiri dari 12 kursi kelas bisnis dan 84 kursi kelas ekonomi.

Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengatakan selain memperkuat jaringan penerbangan Garuda Indonesia, penerbangan Denpasar- Timor Leste juga untuk mendukung peningkatan arus penumpang antara kedua negara. Di samping itu, penerbangan dari Denpasar ke Timor Leste tersebut juga sejalan dengan upaya Garuda Indonesia mendukung program pemerintah dalam meningkatkan hubungan bilateral antara kedua negara. "Timor Leste memiliki ikatan historis yang cukup kuat dengan Garuda Indonesia, dan Garuda pernah terbang ke Dili pada tahun 1990-an," katanya.

Ia menambahkan Garuda Indonesia juga turut berperan dalam pembangunan patung Kristus Raja, yang saat ini menjadi ikon Timor Leste. "Kiranya pembukaan penerbangan rute Denpasar -Timor Leste akan turut membantu meningkatkan hubungan kerja sama di antara kedua negara baik dalam bidang ekonomi, pariwisata, sosial maupun dalam bidang lainnya," kata Emirsyah Satar.

www.antaranews.com

Selasa, 21 Oktober 2014

: Posted on Selasa, 21 Oktober 2014 - 05.12 with No comments

Pantai Kolbano berlokasi di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Selain memiliki pemandangan indah yang memanjakan mata para wisatawan, Pantai Kolbano juga memiliki keunikan tersendiri yang jarang dimiliki pantai-pantai lain, pesisir pantai ini dipenuhi hamparan batu kerikil berwarna-warni yang sangat indah dan unik.

Pantai Kolbano, Nusa Tenggara Timur (Gambar 1). ZonaAero
Pantai Kolbano, Nusa Tenggara Timur (Gambar 1).
Menikmati Indahnya Pantai Kolbano di Pulau Timor.

Bosan dengan pantai berpasir? Yuk, cari angin ke Pantai Kolbano. Pantai unik yang bertabur kerikil warna-warni. Kolbano adalah sebuah desa di pesisir selatan Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur. Berjarak sekitar 130 kilometer dari ibu kota Kupang. Secara geografis, pantai indah ini dekat sekali dengan Australia. Jarak Pelabuhan Kolbano dengan Negeri Kanguru tersebut hanya 147 kilometer saja.

Nama kolbano diambil dari bahasa setempat, yakni kolhanbano. Kol berarti burung, han berarti suara, dan bano berarti giring-giring. Menurut cerita masyarakat setempat, pada suatu sore Raja Sole mendapati tanaman jewawut di kebunnya rusak oleh burung kecil yang bersuara seperti giring-giring. Sejak itu, ia memutuskan untuk menamakan negerinya kolhanbano yang lama-kelamaan menjadi Kolbano.

Pantai Kolbano, Nusa Tenggara Timur (Gambar 2). ZonaAero
Pantai Kolbano, Nusa Tenggara Timur (Gambar 2).
Pantai Kolbano memiliki keunikan tersendiri yang lain daripada yang lain. Biasanya sebuah pantai memiliki pasir putih atau warna lain di tepiannya, tidak begitu dengan Pantai Kolbano ini. Di tepi pantai ini dihiasi kerikil-kerikil warna-warni yang lembut dengan ukuran sebesar jari kelingking hingga kepalan tangan.

Satu lagi keunikan pantai ini adalah Anda bisa melihat matahari terbit dan terbenam dari satu tempat yang sama. Sehingga tidaklah mengherankan jika tempati ini menjadi lokasi favorit para fotografer yang ingin berburu moment-moment tersebut. Di pantai ini juga banyak wisatawan yang berpiknik di tepian pantai. Terutama bagi Anda yang menginginkan suasana berlibur yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Sambil piknik, Anda pun dapat menyaksikan keindahan laut.

Pantai Kolbano, Nusa Tenggara Timur (Gambar 3). ZonaAero
Pantai Kolbano, Nusa Tenggara Timur (Gambar 3).
Di areal wisata Pantai Kolbano, wisatawan dapat melihat sebuah tugu bersejarah yang dibangun untuk memperingati peristiwa Perang Kolbano antara masyarakat setempat melawan penjajah Belanda yang terjadi pada tahun 1907. Namun kondisinya terlihat apa adanya, tidak ada upaya pemerintah untuk mempercantik tugu bersejarah ini.

Sejak tahun 1970-an, Kolbano yang terletak di bibir Samudera Hindia terkenal sebagai sumber kerikil atau batu licin. Permukaan kerikil-kerikil tersebut merupakan perpaduan antara merah, hijau, kuning, hitam, beberapa memiliki motif dan terdiri dari tiga warna yakni merah, hitam, dan krem. Kerikil dari Pantai Kolbano terus ditambang, khususnya untuk memenuhi permintaan kerikil dekorasi, pemanis taman-taman kota besar.

Untuk menuju ke Pantai Kolbano ada penerbangan dari Jakarta menggunakan pesawat dengan tujuan Kupang yang ditempuh selama kurang lebih 6 jam. Setibanya di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, ada dua pilihan yang dapat Anda lakukan: menginap semalam di Kupang atau langsung menuju Pantai Kolbano. Namun disarankan Anda berangkat pukul 06.00 WITA karena bus yang berangkat dari Terminal Kupang hanya satu kali perjalanan. Waktu tempuh sekitar 6 jam. Jika sudah tiba di Pantai Kolbano Anda dapat mencari rumah penginapan di rumah penduduk dengan sistem sewa atau Anda dapat menginap di Mess Pemda Timor Tengah Selatan.

www.wego.co.id, nationalgeographic.co.id

Minggu, 19 Oktober 2014

: Posted on Minggu, 19 Oktober 2014 - 07.05 with No comments

Akhirnya pesawat penumpang Mitsubishi Regional Jet berhasil dilaunching oleh perusahaan Mitsubishi Aircraft yang berbasis di Nagoya Jepang. Mitsubishi Regional Jet adalah pesawat terbang penumpang bermesin jet untuk rute penerbangan jarak pendek. Pesawat ini memiliki kapasitas 70 hingga 90 penumpang.
Mitsubishi Regional Jet (MRJ) adalah pesawat jet regional dengan kapasitas tempat duduk 70-90 penumpang yang diproduksi oleh Mitsubishi Aircraft Corporation, sebuah kemitraan antara pemilik mayoritas Mitsubishi Heavy Industries dan Toyota Motor Corporation dengan bantuan desain dari afiliasi Toyota Fuji Heavy Industries, sudah produsen pesawat . Gambar pertama MRJ90 sepenuhnya dirakit yang tersedia pada tanggal 26 Juni 2014 dan sebuah peluncuran resminya dijadwalkan akhir Oktober. Penerbangan perdananya dijadwalkan untuk tahun 2015, dengan pengiriman pertama untuk mengikuti pada 2017. Ini akan menjadi pesawat pertama yang dirancang dan diproduksi di Jepang sejak NAMC YS-11 dari tahun 1960-an. Pesawat ini awalnya diharapkan menjadi pesawat jet regional pertama yang mengadopsi bahan serat karbon komposit untuk badan pesawat pada skala yang signifikan. Namun, dalam desain turn-sekitar pada bulan September 2009, Mitsubishi mengumumkan bahwa mereka akan menggunakan aluminium untuk kotak sayapnya bukan material komposit. [8] bagian karbon komposit sekarang akan membuat hanya 10-15% dari pesawat, sebagian besar di sekitar bagian ekor. Perubahan ini membawa peningkatan ketinggian kabin oleh 1.5in (3,8 cm) untuk 80.5in (204 cm) dan peningkatan tinggi badan pesawat untuk 116.5in (296 cm). Hal ini memberikan MRJ kabin bulat, yang lebih luas dan lebih tinggi dari pesawat yang bersaing diproduksi oleh Bombardier dan Embraer. Sebuah mockup kabin dan model skala dipresentasikan pada 47th Paris Air Show pada bulan Juni 2007. Perusahaan telah memutuskan untuk secara resmi menawarkan pesawat untuk dijual kepada pelanggan potensial. Produksi direncanakan akan dimulai pada tahun 2012. Penerbangan pertama dijadwalkan setelah desain diselesaikan berlangsung pada kuartal II 2012, tapi ditunda hingga 2013, dan kemudian lebih lanjut ditunda untuk musim semi 2014 karena keterlambatan dalam pengadaan mesin. Demikian juga pengiriman pertama direncanakan berlangsung pada kuartal pertama 2014, tapi ditunda ke pertengahan hingga akhir 2016. Pada Agustus 2013, Mitsubishi mengumumkan penundaan besar ketiga untuk program ini, dan bahwa penerbangan pertama akan berlangsung pada musim panas 2015 sementara pengiriman pertama akan berlangsung pada musim panas 2017. keterlambatan pengadaan Pratt & Whitney mesin dan komponen lainnya yang disebut-sebut sebagai penyebab keterlambatan ini. Pada September 2013, setelah mengumumkan penundaan ketiga untuk program MRJ, Mitsubishi ditampilkan di depan umum prototipe MRJ pesawat, termasuk kandang kokpit, dan mengumumkan bahwa mereka akan menyewa pilot dan teknisi asing untuk melayani sebagai konsultan sebagai program berlanjut ke uji keamanan dan persetujuan peraturan .

Mitsubishi Regional Jet. ZonaAero
Mitsubishi Regional Jet.
Jepang Luncurkan Pesawat Jet Pribadi.

Masyarakat Jepang berbahagia sekali karena untuk pertama kali dalam 50 tahun terakhir mereka berhasil meluncurkan pesawatnya dengan nama Mitsubishi Regional Jet (MRJ). Adalah dua perusahaan raksasa, Mitsubishi Aircraft (Nagoya) dan Mitsubishi Heavy Industries yang berjasa menciptakan jet tersebut. Pesawat ini sebenarnya telah tiga kali mengalami penundaan peluncuran. Rencana semula akan diluncurkan pada tahun 2011 lalu. Penerbangan perdana akan dilakukan pada bulan April-Juni tahun 2015 yang produksi massalnya akan dikirimkan ke All Nippon Airways (ANA) mulai 1 April tahun 2017.

Jumlah kursi di MRJ sebanyak antara 70-90 orang, diasumsikan dalam pelayanan di rute jarak pendek seperti dalam negeri. Mesin dan badan pesawat memiliki hambatan udara tipis selama penerbangan rendah, secara ekonomi juga irit bahan bakar sebanyak 20 persen dibandingkan dengan jenis yang sama mesin konvensional jet lainnya.

Chairman Mitsubishi Aircraft, Egawa Hideo mengaku senang dan bangga bisa meluncurkan pesawat tersebut dan mereka yakin bisa bersaing dengan pasar internasional karena pembaharuan yang yang lebih baik dari segi teknologi dan sebagainya untuk pesawat jet yang baru ini.

Dengan investasi 1,9 miliar dolar AS pesawat ini berhasil dibuat dengan biaya sekitar 42 juta dolar AS. Memiliki panjang 35,8 meter lebar 29,2 meter, kecepatan mencapai 830 kilometer per jam. Dapat menjelajah jarak sejauh 3400 kilometer atau setara dengan jarak Tokyo ke Beijing atau Tokyo ke Guam.

Tahun 2031 diperkirakan kebutuhan sedikitnya 5000 pesawat jet seperti ini di dunia. Sedangkan MRJ diperkirakan akan memproduksi sekitar 407 pesawat nantinya, sesuai pesanan yang ada per Oktober 2014 ini.

www.tribunnews.com

Copyright © 2013. ZonaAero | Template by Full Blog Design | Proudly powered by Blogger
ZonaAero