Cari di Blog Ini

Minggu, 30 Juni 2013

Lion Air Tingkatkan Frekuensi Penerbangan Ke Pulau Lombok

Informasi Penerbangan: Maskapai Lion Air kini makin meningkatkan frekuensi penerbangan ke Pulau Lombok dari beberapa kota keberangkatan. Beberapa rute yang ditambah lagi jadwalnya oleh Lion Air tersebut adalah pada penerbangan Jakarta-Lombok, Surabaya-Lombok, Yogyakarta-Lombok, dan Bali-Lombok. Penambahan jadwal penerbangan pada rute-rute tersebut adalah untuk makin meningkatkan perkembangan sektor pariwisata di Pulau Lombok.
Lion Air. ZonaAero
Penerbangan Yogya-Lombok Lion Air jadi setiap hari

Lion Air segera melayani rute penerbangan domestik Yogyakarta-Lombok setiap hari. Ini dilakukan sebagai upaya mendukung peningkatan perekonomian nasional. "Seluruh perizinan sudah dikantongi Lion Air, dan akan segera terbang setiap hari untuk rute Yogyakarta-Lombok," kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Ridwan Syah, Mataram, Sabtu (29/6/2013).

Ridwan mengatakan Lion Air akan mengoperasikan pesawat jenis Air Bus A330 untuk rute penerbangan Yogyakarta-Lombok. Sejauh ini, Lion Air mengoperasikan pesawat jenis Boeing 737 untuk rute penerbangan ke Lombok, seperti rute Jakarta-Lombok, Surabaya-Lombok, dan Bali-Lombok. Lion Air juga akan meningkatkan frekuensi penerbangan rute Jakarta-Lombok yang semula tiga kali sehari menjadi lima kali. Sementara, rute Surabaya-Lombok bertambah dari tiga kali sehari menjadi empat kali. "Semua itu, berkat jalinan koordinasi yang semakin baik para pihak terkait. Kami juga gencar berkoordinasi dengan Lion Air dan maskapai penerbangan lainnya," ujar Ridwan.

Menurut dia, peningkatan frekuensi dan penambahan rute penerbangan domestik untuk menggenjot kemajuan sektor pariwisata.

PT Angkasa Pura I BIL mencatat jumlah maskapai penerbangan yang beroperasi di wilayah NTB juga bertambah, yakni selama 2009 mencapai delapan unit perusahaan kemudian bertambah menjadi 13 unit perusahaan di 2010 hingga kini. Frekuensi penerbangan domestik maupun internasional yang ditargetkan sebanyak 18 kali per hari pada 2009 telah terealisasi menjadi 27 kali per hari saat ini. BIL melayani penerbangan domestik seperti Garuda Indonesia, Merpati, Lion Air, Wings Air, Adam Air, Trigana Air dan rute internasional dilayani oleh Silk Air dan Air Asia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi NTB H Lalu Gita Aryadi mengatakan, pihaknya makin gencar mempromosikan potensi pariwisata unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta, agar semakin banyak wisatawan yang datang ke Pulau Lombok dan Sumbawa, dari Yogyakarta. Disbudpar beserta Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB terus menjalin koordinasi dengan institusi terkait di Yogyakarta, guna mendapatkan informasi tentang momentum pariwisata.

Duta wisata dan tim promosi pariwisata NTB berupaya memanfaatkan berbagai momentum pariwisata di Yogyakarta untuk memperkenalkan objek-objek wisata yang ada di Pulau Lombok, dan Sumbawa, serta pulau-pulau kecil (gili). "Acara fashion show yang menampilkan adat Sasak (Lombok), Samawa (Sumbawa) dan Mbojo (Bima), wisata kuliner dan even wisata lainnya di Yogyakarta juga diikuti tim promosi pariwisata NTB yang melibatkan putra daerah NTB yang sedang menekuni pendidikan di Yogyakarta," ujarnya.

Program itu disesuaikan dengan rencana pembukaan rute baru penerbangan langsung Lombok-Yogyakarta yang akan direalisasikan maskapai penerbangan Lion Air.

www.merdeka.com

Lapan Surveillance Aircraft (LSA), Pesawat Penginderaan Jarak Jauh Buatan LAPAN

Informasi Penerbangan: Lapan Surveillance Aircraft (LSA) adalah model pesawat penginderaan jarak jauh (pengamat) yang dikembangkan oleh LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) Dalam pembuatan pesawat pengamat canggih ini, LAPAN telah bekerjasama dengan Universitas Berlin. Lapan Surveillance Aircraft (LSA) diawaki oleh dua orang, memiliki jarak jangkau terbang hingga 1.300 km, mampu mengudara hingga pada ketinggian 7.500 meter, dan memiliki kecepatan 220 km/jam.
Lapan Surveillance Aircraft (LSA). ZonaAero
Pesawat Pengamat Persembahan Lapan

Indonesia melalui Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) bersama Universitas Berlin di Jerman mengembangkan pesawat pengamat bernama Lapan Surveillance Aircraft (LSA). Konsep ini sebenarnya telah dibuat sejak 2011, tapi baru terealisasi pada 2012 dengan menggandeng Universitas Berlin sebagai mitra kerja sama. "Sampai saat ini ada enam orang ahli teknik kita yang berada di Jerman untuk terus melakukan riset, perancangan modifikasi, desain, pengujian, serta teknologi terhadap pesawat surveillance. Sedangkan untuk penerbangan resmi perdana LSA akan dilakukan akhir 2013 ini," ungkap Kepala Pusat Teknologi Penerbangan Lapan Rika Andiarti.

Program LSA ini memiliki beberapa misi di antaranya akurasi citra satelit, verifikasi dan validasi citra satelit, monitoring produksi pertanian, aerial photogrammetry, pemantauan, pemetaan banjir, deteksi kebakaran, search and rescue (SAR), pemantauan perbatasan dan kehutanan, serta pemetaan tata kota. Selain itu, LSA ini juga mampu mengakurasikan data dari foto citra satelit dengan resolusi tinggi yang telah digabung dengan satelitsatelit lain, mampu mengkroscek langsung di lapangan secara acak ketika terkadang satelit biasanya suka terhalang awan. LSA ini berbasis pesawat Icon 5 Amphibius dengan memiliki daya terbang 8—24 jam, mampu mencapai ketinggian maksimal 7,5 km dan kecepatan jelajah 220 km/jam serta jarak tempuh maksimal 1.300 km. Pesawat ini membutuhkan landasan dengan panjang minimal 300 m untuk take off dan landing. Pesawat ini memiliki total panjang mencapai 8,52 m dengan tinggi 2,45 m dengan lebar rentang lebar sayap sepanjang 18 m. Sedangkan resolusi gambar yang dihasilkan nanti mencapai hingga 50 cm dengan muatan hingga 70 kg.

Sebagai pesawat utilitas dengan dua kapasitas tempat duduk, badan pesawat komposit dengan mesin tunggal ini dilengkapi motor glider dan operasi aturan instrumen penerbangan (IFR). LSA ini pesawat dengan mesin tunggal dan jenis mesin yang digunakan adalah Rotax 914 F2/15 dengan tenaga mesin (MTOP) 115 HP. Tangki bahan bakar LSA berkapasitas 130 liter dan jenis bahan bakar yang digunakan adalah Avgas 100LL/Mogas.

Pesawat ini juga dilengkapi Propeler MTV-7-A/170- 051 serta 1,75 untuk diameter propeler dengan tiga bladed. Pesawat pengamat ini juga dilengkapi turbo charge dengan silinder pendingin udara dan kepala silinder pendingin air, karburator, kontrol pembuangan limbah otomatis, dan pengapian elektronik ganda. Daya tampung pesawat ini mencapai maksimal 20 kg serta 80 kg beban muatan dengan MTOW 1.300 kg.

Di bawah sayap pesawat sepanjang 18 m itu terselip kamera metrik berkalibrasi dengan areal kamera mount, sebuah kamera yang secara nyata dapat memonitor melalui lintas udara dengan sensor optik yang dikembangkan dengan system wide angle dan menghasilkan gambar beresolusi tinggi. "LSA merupakan pesawat ringan dengan teknologi yang dikombinasikan dengan aero dynamic serta engine dan sayap yang tentunya dapat mengangkat pesawat dengan stabil dan kamera canggih beresolusi tinggi," papar Staf Ahli Kementerian Negara Riset dan Teknologi Bidang Hankam Teguh Rahardjo.

Teknologi canggih yang dipakai dalam pesawat LSA ini sebenarnya pengembangan dari pesawat Lapan Surveillance UAV (LSU), yang merupakan pesawat tanpa awak. Pesawat ini memiliki dua tipe yakni LSU 01 dan LSU 02. Pesawat yang terbuat dari sterofoam dan telah dipakai pada ketinggian 3.300 m saat letusan gunung merapi dan banjir beberapa waktu lalu ini berguna untuk verifikasi data satelit. "Menariknya, ini proses pembelajaran bagi LAPAN untuk membangun pesawat dengan cara bertahap sehingga diharapkan kita akan mampu membuat pesawat sendiri tanpa bergantung negara lain," ucap Teguh.

www.koran-sindo.com

Sabtu, 29 Juni 2013

Garuda Indonesia Layani Penerbangan Langsung Ke Perth, Australia, Melalui Jakarta

Informasi Penerbangan: Penerbangan langsung dari Jakarta menuju kota Perth di Australia telah resmi dilayani Garuda Indonesia. Dengan diresmikannya penerbangan Jakarta-Perth ini, berarti kini Garuda Indonesia telah memiliki 2 rute penerbangan langsung ke Perth, 1 penerbangannya lainnya adalah melalui Denpasar.
Garuda Indonesia. ZonaAero
Garuda Indonesia Buka Rute Penerbangan Langsung Jakarta-Perth

Sebagai bagian dari upaya pengembangan jaringan serta bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, Garuda Indonesia membuka rute penerbangan langsung Jakarta-Perth. Dengan diresmikannya rute penerbangan ini, maka Garuda Indonesia saat ini sudah melayani penerbangan ke Perth sebanyak dua kali sehari dimana satu penerbangan lainnya dilayani melalui Denpasar.

Pembukaan rute penerbangan Jakarta-Perth ini merupakan bagian dari program pengembangan jaringan penerbangan Garuda Indonesia khususnya di kawasan "South West Pacific" sehingga akan memberikan lebih banyak pilihan rute bagi penumpang untuk melakukan perjalanan ke Australia. "Kami membuka rute penerbangan langsung ini untuk merespon meningkatnya permintaan, khususnya dari pelaku bisnis, sehingga waktu penerbangan dapat ditempuh dalam waktu di bawah 5 jam dan menghemat lebih banyak waktu bagi kalangan pebisnis," jelas Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia, Erik Meijer, Jumat, (28/6/2013).

Dengan dibukanya rute penerbangan ini, Garuda Indonesia telah melayani penerbangan dari Jakarta dan Denpasar ke kota-kota di Australia seperti Melbourne, Sydney dan Perth sebanyak 42 kali per minggu. ?Penerbangan Jakarta-Perth tersebut juga merupakan penerbangan kerjasama codeshare dengan Etihad Airways. Dengan penerbangan codeshare ini, penumpang dari Australia dapat meneruskan perjalanan (melalui Jakarta dan Abudhabi) menuju Timur Tengah, Eropa dan Afrika serta sebaliknya.

www.gatra.com

Citilink Hentikan Sementara 9 Rute Penerbangan Mulai 1 Juli 2013

Informasi Penerbangan: Maskapai penerbangan Citilink akan menghentikan sementara operasional 9 rute penerbangan terhitung mulai tanggal 1 Juli 2013. Penghentian sementara tersebut dikarenakan maskapai berbiaya murah ini akan mengganti sebagian besar armada pesawatnya dengan pesawat-pesawat baru. Antara bulan Juli 2013 hingga Desember 2013, Citilink Indonesia akan mendatangkan 8 unit pesawat terbang baru jenis Airbus A320.
Citilink Indonesia. ZonaAero
Ganti Pesawat, Citilink Hentikan Sembilan Rute Penerbangan

Mulai 1 Juli 2013, Citilink akan menghentikan sementara sembilan rute penerbangan. Hal ini seiring dengan penggantian seluruh armada dari Boeing 737 menjadi Airbus A320. Sembilan rute yang ditutup sementara itu adalah Balikpapan-Denpasar (PP), Balikpapan-Surabaya (PP), Balikpapan-Jogja (PP), Balikpapan-Solo (PP), Surabaya-Makassar (PP), Surabaya-Banjarmasin (PP), Bandung-Denpasar (PP), Batam-Medan (PP), dan Batam-Padang (PP). "Ini yang namanya reposisi. Bukan penutupan rute. Nanti waktu semua armada lengkap, rutenya akan dikembalikan," kata VP Marketing and Communication PT Citilink Indonesia, Aristo Kristandyo, Kamis (27/6/2013).

Rencananya, antara Juli hingga Desember 2013, delapan unit Airbus akan didatangkan lagi untuk menggenapi jumlah menjadi 30 unit. "Karena memakai Airbus A320 yang lebih besar, beberapa bandara tidak bisa dilandasi. Karena itu kemudian dilakukan direposisi," tambahnya.

Meski demikian, Citilink Indonesia berupaya agar para calon penumpang masih bisa diterbangkan menggunakan maskapai penerbangan lain dan yang sudah terlanjur beli tiket akan dikembalikan. Namun untuk calon penumpang yang telah menggenggam tiket penerbangan di masa arus mudik dan arus balik Lebaran, 31 Juli 2013 hingga 7 Agustus 2013 serta 11 Agustus 2013 hingga 19 Agustus 2013, akan tetap dilayani. "Khusus untuk Lebaran, rute-rute yang direposisi akan dioperasikan. Bagi yang sudah punya tiket, akan kami lakukan penggantian. Calon penumpang bisa menghubungi baik melalui telepon, email, atau langsung datang ke head office Citilink," ucap Aristo.

bisniskeuangan.kompas.com

Rabu, 26 Juni 2013

Garuda Indonesia Terima 2 Pesawat Boeing 777-300ER Baru

Informasi Penerbangan: Garuda Indonesia Terima 2 Pesawat Boeing 777-300ER Baru. Dua pesawat tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, di Pabrik pesawat Boeing, Seattle, AS. Secara keseluruhan, Garuda Indonesia telah melakukan pemesanan 10 unit pesawat Boeing 777-300ER. Dua pesawat yang diterima tersebut akan dioperasikan untuk melayani rute penerbangan Jakarta-Jeddah.
Garuda Indonesia, Boeing 777-300ER. ZonaAero
Garuda Datangkan Dua Pesawat Boeing 777-300ER

Sejalan dengan program revitalisasi armada dan pengembangan jaringan penerbangan yang terus dilakukan, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menerima dua armada Boeing 777-300ER. Pesawat ini diterima langsung oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar, dari Senior Vice President Sales for Asia Pacific & India, Dinesh Keskar di Everette Delivery Centre, Boeing Factory, Seattle, AS, pada Senin (24/6/2013) waktu setempat. Emir mengatakan dari total 10 unit pesawat yang dipesan tahun ini, Garuda Indonesia akan menerima empat pesawat Boeing 777-300ER. Armada kedua akan diterima pada bulan Juli 2013. "Dua armada pertama yang diterima, nantinya akan melayani rute penerbangan Jakarta-Jeddah mulai Juli dan Agustus 2013," ujar Emir melalui keterangan tertulisnya, Selasa (25/6/2013).

Sementara itu, dua pesawat Boeing 777-300ER berikutnya akan didatangkan pada akhir tahun ini untuk melayani rute penerbangan baru Sydney – Jakarta – London mulai bulan November 2013. Adapun tiga armada lainnya dijadwalkan tiba pada tahun 2014 dan tiga armada selanjutnya didatangkan pada tahun 2015. "Pembelian pesawat Boeing 777-300ER ini merupakan bagian dari program pengembangan armada yang dilakukan dalam rangka peningkatan kapasitas dan pengembangan jaringan (network) penerbangan pada rute-rute jarak jauh," paparnya.

Selain itu, pengoperasian pesawat ini dilakukan sejalan dengan program transformasi dan ekspansi perusahaan yang disusun dalam program "Quantum Leap 2011-2015". Armada Boeing 777-300ER ini nantinya akan dilengkapi dengan pelayanan "First Class" yang dihadirkan untuk memberikan kenyamanan lebih kepada penumpang ketika melakukan penerbangan jarak jauh. Salah satu layanan dalam "First Class" ini adalah layanan "Chef on Board" di mana penumpang bisa memesan makanan spesial di ketinggian lebih dari 35 ribu kaki dengan adanya koki khusus.

Selain itu, armada Boeing 777-300ER juga dilengkapi dengan fasilitas "In-flight Connectivity" yang mencakup fasilitas exConnect (koneksi internet melalui WiFi) dan exTV (siaran televisi langsung yang terdiri dari enam channel internasional, yaitu CNN International, BBC World, BBC Arabic, NHK World Premium, Euronews, dan CNBC). Pesawat "state-of-the-art" Boeing 777-300ER ini memiliki kapasitas kursi sebanyak 314 penumpang, dengan konfigurasi 8 kursi untuk First Class, 38 kursi untuk Business Class, dan 268 kursi untuk Economy Class.

www.jpnn.com

Selasa, 25 Juni 2013

Vietnam Airlines Berminat Layani Penerbangan Langsung Ho Chi Minh City-Denpasar

Informasi Penerbangan: Vietnam Airlines Berminat Layani Penerbangan Langsung Ho Chi Minh City-Denpasar. Hal ini diungkapkan oleh Duta Besar Vietnam untuk Indonesia, Nguyen Xuan Thuy. Selama ini Vietnam Airlines telah melayani rute penerbangan Ho Chi Minh-Jakarta yang dibuka pada Desember 2012 lalu. Jalur penerbangan ini dioperasikan rutin pada hari Selasa, Rabu, Jumat, dan Minggu.
Vietnam Airlines. ZonaAero
Vietnam Airlines Incar Rute Penerbangan ke Denpasar

Maskapai penerbangan Vietnam Airlines mempertimbangkan pembukaan penerbangan langsung Ho Chi Minh-Denpasar. Sebelumnyanya, mereka membuka penerbangan langsung Ho Chi Minh-Jakarta pada Desember 2012. "Kami mendapat informasi bahwa Vietnam Airlines mempertimbangkan membuka penerbangan langsung Ho Chi Minh City-Denpasar," kata Duta Besar Vietnam untuk Indonesia Nguyen Xuan Thuy di Jakarta, Senin (24/6/2013).

Menurut dia, jumlah penumpang menggunakan penerbangan langsung Ho Chi Minh City-Jakarta-Ho Chi Minh City cenderung meningkat dan untuk musim libur, jumlah penumpang dapat mencapai 90%. Vietnam Airlines melakukan penerbangan langsung Ho Chi Minh City ke Jakarta pada Selasa, Rabu, Jumat dan Minggu. Bagi Vietnam Airlines, penerbangan langsung menghubungkan Vietnam dan Indonesia itu merupakan yang pertama dan jalur baru kedua internasional yang ditawarkan pada tahun lalu.

Dubes Thuy menggarisbawahi kepentingan jalur penerbangan langsung itu bagi kota Vietnam dan Indonesia. Hubungan itu tidak hanya untuk memenuhi peningkatan permintaan akan angkutan bagi dua bangsa tersebut, tapi menyumbang bagi penguatan hubungan dwipihak dan mendorong keterhubungan ASEAN serta penyatuan menuju pasar penerbangan Masyarakat ASEAN pada 2015. "Kami berharap Garuda membuka kembali penerbangan Jakarta-Ho Chi Minh," katanya.

Selain berlibur di Ho Chi Minh, warga negara Indonesia juga dapat melanjutkan perjalanan ke Hanoi, ibu kota Vietnam, dan kota lain, yang memiliki tempat hiburan menarik dan daerah wisata alam seperti Teluk Halong.

www.metrotvnews.com

Pesawat UAV Dan Prototipe Mobil Terbang Buatan Dalam Negeri Akan Dipamerkan Pada Hari Kebangkitan Teknologi Nasional

Informasi Penerbangan: Pesawat UAV Dan Prototipe Mobil Terbang Buatan Dalam Negeri Akan Dipamerkan Pada Hari Kebangkitan Teknologi Nasional yang jatuh pada tanggal 10 Agustus 2013. Beberapa produk dirgantara berteknologi canggih yang akan dipamerkan diantaranya adalah pesawat UAV Alap-alap, Sriti, Wulung, Hexator, dan Flying Car.
Hexarotor ITB. ZonaAero
Pesawat Tanpa Awak Dominasi Harteknas 2013

Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas), Kemenristek menggelar pameran teknologi industri. Harteknas jatuh pada tanggal 10 Agustus mendatang. Pameran ini didominasi pesawat tanpa awak buatan dalam negeri. Seperti Hexator, Flying Car, Alap-alap, Sriti dan Wulung. Hexarotor terbuat dari bahan carbon fiber. Pesawat buatan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini terdiri dari tiga tipe. Tipe kecil berbentuk persegi dengan ukuran 15 cm x 15 cm, dilengkapi dengan 4 baling-baling kecil. Sementara tipe sedang berbentuk persegi dengan ukuran 60 cm x 60 cm dan dilengkapi dengan 6 baling-baling kecil. Sedangkan Hexarotor besar berbentuk persegi dengan ukuran 1 m x 1 m serta dilengkapi 8 baling-baling kecil. "Setiap Hexarotor juga dilengkapi dengan kamera. Kameranya bisa diganti sesuai kebutuhan," ujar staff Center of Unmanned System Institut Teknologi Bandung, Yudhoyono Kartijo yang kerap disapa Gembong, Senin (24/6/2013).

Menurut Gembong, alat yang diproduksi oleh ITB sejak 2 tahun lalu ini biasanya digunakan sebagai surveyor atau untuk pemantauan dan pengamatan. "Misalnya perusahaan real estate ingin memantau dari atas," imbuh Gembong.

Hexarotor diterbangkan dengan menggunakan remote control. Pesawat ini mampu terbang maksimal setinggi 170 m, dengan waktu terbang maksimal 20 menit. Hexarotor juga bisa digunakan untuk memantau kemacetan dan kebanjiran di kota. Selain buatan ITB, Harteknas juga memamerkan pesawat buatan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), yaitu Sriti, Alap-alap, dan Wulung. Ketiga pesawat merupakan jenis Pesawat Udara Nir Awak (PUNA).

Sriti atau short range unmanned aerial vehicle, mampu mengangkat berat maksimal 9,5 kg. Dengan bentuk membulat dan dilengkapi dua sayap besar, Sriti mampu terbang selama 2 jam di udara dengan kecepatan 65 knots. "Pesawat Sriti belum bisa diterbangkan dengan menggunakan landasan, dia masih pakai catapult (pelontar)," ujar anggota Pusat Teknologi Industri Hankam, Samudro.

Jenis pesawat yang berukuran sedang, Alap-alap atau long range unmanned aerial vehicle, memiliki bentuk yang sedikit lebih memanjang dibandingkan dengan Sriti. Alap-alap memiliki tipe sayap high wing dan memiliki bobot maksimal yang lebih besar daripada Sriti, yaitu 22 kg. Pesawat ini mampu terbang selama 8 jam di udara dengan kecepatan 65 knots.

Pesawat tanpa awak paling besar, Wulung, bentuknya sudah menyerupai bentuk pesawat dengan awak pada umumnya. Serupa dengan Alap-alap, pesawat Wulung juga memiliki tipe sayap high wing. Wulung mampu membawa bobot maksimal hingga 120 kg. Meskipun begitu, Wulung hanya mampu berada di udara lebih kurang selama 4 jam dengan kecepatan 67 knots. Ketiga jenis pesawat ini menggunakan bahan komposit dan dikontrol dengan suatu sistem yang disebut sebagai ground system.

news.detik.com

Senin, 24 Juni 2013

Bandara Banten Selatan Masuk Tahap Persiapan Pembangunan

Informasi Penerbangan: Bandara Banten Selatan Masuk Tahap Persiapan Pembangunan. Aah Wahid Maulany yang menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Pandeglang, menyampaikan bahwa tahap persiapan pembangunan ini berjalan lancar. Saat ini lahan untuk runway dan area bandara lainnya sudah dilakukan pembebasan. Bandara Banten Selan ini dirancang untuk dapat melayani pesawat terbang berbadan lebar.
Penerbangan. ZonaAero
Pembangunan Bandara Banten Selatan Tahap Persiapan

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Pandeglang, Aah Wahid Maulany menjelaskan pembangunan Bandara Banten Selatan di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten dalam tahap persiapan. "Semuanya berjalan sesuai prosedur dan sekarang masih dalam tahap persiapan di antaranya pembebasan lahan," katanya ketika dikonfirmasi di Pandeglang, Ahad (23/6/2013).

Ia menjelaskan, Bandara Banten Selatan pasti dilaksanakan karena sudah melalui kajian matang dan Menteri Perhubungan juga telah menyatakan laik, jadi tinggal menunggu pelaksanannya saja. Bandara yang direncanakan dapat didarati pesawat berbadan lebar tersebut, berlokasi di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Menurut dia, dalam pembangunan bandara ini pemerintah hanya bertindak sebagai fasilitator, untuk pelaksanaannya dilakukan konsorsium swasta. Ia juga menjelaskan, bandara tersebut dibangun di atas lahan seluas 850 hektare dengan landasan pacu yang bisa didarati pesawat berbadan lebar seperti Boeing.

Pemerintah Kabupaten Pandeglang berharap pembangunan bandara tersebut cepat direalisasikan, karena dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Pandeglang bagian selatan, terutama sekitar bandara tersebut. "Kami optimistis pembangunan bandara tersebut akan direalisasikan, karena salah satu tujuannya untuk mendukung pembentukan kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata yang juga berlokasi di Kecamatan Panimbang," ujarnya.

www.republika.co.id

LSU 02, Pesawat UAV Canggih Karya Ilmuwan LAPAN

Informasi Penerbangan: LSU 02, Pesawat UAV Canggih Karya Ilmuwan LAPAN. Pesawat LSU 02 merupakan hasil penelitian dan pengembangan Pusat Teknologi Penerbangan Lapan. Pesawat UAV yang telah melakukan berbagai misi ini mampu terbang secara autonomous dengan jangkauan terbang hingga 300 kilometer. Kinerja terbang pesawat tanpa awak yang sering menjadi ukuran yaitu kemampuan jangkauan terbang (long distance), kemampuan lama terbang (long endurance), kemampuan terbang secara automatis (autonomous flying), dan kemampuan take off dan landing. Kemampuan tersebut juga menyangkut aspek inovasi aircraft (desain pesawat terbang), propulsi, avionik, dan aerodinamika.
LSU 02, LAPAN Surveillence UAV. ZonaAero
LSU02 Pesawat tanpa Awak Karya Anak Indonesia

Ilmuwan Indonesia di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) berhasil membuat pesawat tanpa awak. Pesawat yang dinamai LSU 02 ini mampu beroperasi jarak jauh. Negara-negara Asia Tenggara hanya mampu membeli pesawat serupa dengan harga fantastis. Tapi Indonesia patut berbangga karena warganya mampu memproduksi sendiri.

Pesawat tanpa awak buatan peneliti LAPAN mampu menjelajah langit dengan kecepatan 100 kilometer per jam serta menempuh jarak 200 kilometer pulang-pergi. LSU 02 yang dengan berat 3 kilogram ini pernah digunakan dalam pemetaan lahan pertanian, banjir Jakarta hingga memotret kawah Gunung Merapi,serta digunakan sebagai pemantau keamanan wilayah.

Saat ini keberadaan pesawat tanpa awak menjadi sangat penting bagi sebuah negara terutama sebagai fungsi pertahanan. Teknologi pesawat nirawak selama ini hanya menjadi dominansi negara-negara adidaya seperti Amerika, Inggris dan beberapa negara Eeropa lainnya.

Tidak ada satu negara pun yang mau berbaik hati membagi pengetahuannya dalam pengembangan pesawat tanpa awak. Alasannya, teknologi pesawat tanpa awak sangat ampuh dan digdagya dalam menjalankan perannya sebagai mesin perang seperti yang digunakan Amerika dengan pesawat dronenya. Namun, kita tidak perlu khawatir karena telah mampu membuat pesawat tanpa awak yang multifungsi serta kelak bisa diandalkan untuk menjaga keutuhan wilayah Indonesia.

www.metrotvnews.com

Sabtu, 22 Juni 2013

Pariwisata Batu Angus Di Ternate, Maluku Utara

Info Pariwisata: Pariwisata Batu Angus Di Ternate, Maluku Utara. Batu Angus terbentuk dari material bekas aliran lava yang berada di sisi kiri dan kanan jalan raya dengan latar belakang Gunung Gamalama. Obyek wisata ini dinamakan Batu Angus karena lava-lava beku ini memiki warna yang hitam kelam. Batu Angus bukanlah batu biasa. Jika dilihat hanya dengan sepintas lalu, batu ini memang seperti batu biasa saja. Tapi jika lebih diperhatikan lagi secara keseluruhan, para wisatawan akan melihat keindahan lain dari kumpulan batu-batu ini.
Batu Angus Ternate. ZonaAero
Wisata Batu Angus Andalan Kota Ternate

Objek wisata Batu Angus merupakan salah satu wisata andalan yang dimiliki Kota Ternate. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Ternate, Husen Alting, di Ternate, Jumat, mengatakan, Batu Angus merupakan objek wisata paling diminati wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri ketika berkunjung ke daerah itu. "Setiap wisatawan yang berkunjung ke Ternate, objek wisata pertama yang ingin dikunjungi adalah Batu Angus. Mereka merasa belum berkunjung ke Ternate jika belum mengunjungi objek wisata itu," kata Kepala Disparekraf Kota Ternate Husen Alting di Ternate, Jumat.

Objek wisata Batu Angus yang letaknya sekitar 10 km dari Kota Ternate, merupakan hamparan batu yang tampak seperti hangus terbakar. Hamparan batu itu membentang dari kaki Gunung Gamalama hingga ke pantai. Batu Angus tersebut merupakan sisa lahar letusan Gunung Gamalama pada abad ke-17 dan lahar yang telah berubah menjadi batu itu tampak seperti batu yang baru hangus terbakar.

Di objek wisata Batu Angus itu ada situs sejarah berupa tempat tewasnya seorang tentara Jepang yang parasutnya tidak terbuka normal saat terjun dari pesawat pada perang tahun 1945.

Batu Angus Ternate Maluku Utara. ZonaAero. ZonaAero
Husen mengatakan, objek wisata Batu Angus juga menawarkan panorama pemandangan menarik berupa lereng dan puncak Gunung Gamalama serta birunya laut perairan Ternate.

Objek wisata lainnya di Ternate yang juga cukup diminati wisatawan, kata Husen, antara lain sejumlah benteng peninggalan masa kolonial, seperti Benteng Ford Oranye, Benteng Tolucco, Benteng Kalamata dan Benteng Kastela serta Danau Tolire.

Kedaton Kesultanan Ternate yang menyimpan berbagai peninggalan sejarah seperti mahkota emas berambut dan baju besi, juga merupakan objek wisata yang diminati wisatawan saat berkunjung ke daerah ini.

www.republika.co.id

1.200 Pesawat Jet Pribadi CEO Dunia Menuju Ke Bali Untuk Ikuti KTT APEC 2013

Informasi Penerbangan: 1.200 Pesawat Jet Pribadi CEO Dunia Menuju Ke Bali Untuk Ikuti KTT APEC 2013. Guna menyediakan lahan parkir untuk 1.200 pesawat terbang jet pribadi tersebut, PT Angkasa Pura I telah melakukan perluasan Bandara Ngurah Rai di Bali selain menyiapkan juga Bandara Juanda dan Bandara Lombok untuk keperluan yang sama.
Pesawat Jet Pribadi. ZonaAero
1.200 Jet Pribadi CEO Dunia ke Bali, Bandara Lombok dan Juanda Disiapkan

Sebanyak 1.200 CEO dunia berencana akan membawa pesawat jet pribadi terkait KTT APEC 2013 di Bali, Oktober nanti. Pemerintah bingung mencari lahan parkir untuk pesawat jet yang diboyong para CEO ini. Beberapa bandara akan dipergunakan untuk parkir pesawat para delegasi antaralain Bandara Juanda Surabaya dan Lombok, Nusa Tenggara Barat.

PT Angkasa Pura I selaku operator Bandara Ngurah Rai telah melakukan perluasan bandara Ngurah Rai meski tidak akan cukup untuk menampung ribuan pesawat. "Dalam rangka itu kita sedang membangun general operation terminal yang sudah dimulai beberapa bulan yang lalu, yaitu sebelah selatan. Itu akan menampung beberapa pesawat jet pribadi. Itupun belum maksimal," kata Corporate Secretary PT Angkasa Pura I Farid Indra Nugraha, Jumat (21/6/2013).

Farid mengungkapkan, saat ini bandara Ngurah Rai mampu memiliki lahan parkir yang mampu menampung 7 pesawat berbadan besar (wide body) dan 20 pesawat berbadan kecil (narrow body). Ia juga mengatakan, untuk mengatasi banyaknya delegasi dan CEO yang menggunakan pesawat pribadi, Bandara Lombok dan Juanda, Surabaya pun akan dijadikan alternatif meski kapasitas lahan parkirnya tidak lebih besar. "Selain itu, Bandara Lombok dan Juanda juga untuk menampung limpahan dari Ngurah Rai," katanya.

Selain itu, pada gelaran akbar dunia tersebut, beberapa maskapai penerbangan yang beroperasi akan mengatur ulang jadwal keberangkatan dan kedatangan di Bandara Ngurah Rai. Hal tersebut bertujuan untuk memperlancar acara agar tidak terjadi bentrok dengan pesawat kenegaraan atau pesawat pribadi para delegasi. "Nanti itu akan diatur oleh regulator. Ada beberap pesawat domestik yang akan ditutup. Sehingga domestik itu harus me-reschedule. Karena nanti itu akan diatur oleh pemerintah," ujar Farid.

Farid mengatakan, tidak menutup kemungkinan bandara-bandara lain pun bisa digunakan sebagai alternatif untuk menampung pesawat-pesawat ini. "Saya kira sebagian bisa ditampung di Halim atau di mana, Asal diatur pengaturannya kita tahu. Kan mereka nanti confirm, nanti kita akan atur show time mereka," katanya.

finance.detik.com

Jumat, 21 Juni 2013

Garuda Indonesia Masuk 8 Besar Maskapai Penerbangan Terbaik Dunia Versi Skytrax

Informasi Penerbangan: Garuda Indonesia Masuk 8 Besar Maskapai Penerbangan Terbaik Dunia Versi Skytrax. Peringkat Garuda Indonesia berada diatas Turkish Airlines dan Qantas Airways yang secara berurutan menempati peringkat 9 dan 10. Rilis peringkat 10 maskapai penerbangan terbaik di dunia ini diterbitkan oleh Skytrax pada pameran kedirgantaraan Paris Airshow 2013. Peringkat tersebut disusun berdasarkan hasil survey online yang dilakukan oleh Skytrax yang melibatkan 18 juta pengguna jasa penerbangan dari 100 negara.
Garuda Indonesia. ZonaAero
Inilah Maskapai Penerbangan Terbaik di Dunia

Lembaga konsultan industri penerbangan yang berbasis di London, Skytrax, merilis peringkat maskapai penerbangan terbaik di dunia dalam acara Paris Airshow 2013 pekan ini. Dari maskapai penerbangan yang terpilih, sebagian besar di antaranya berasal dari negara-negara Asia.

Sebagaimana dikutip dari situs Skytrax, Rabu (19/6/2013), pemeringkatan maskapai terbaik dunia didasarkan pada survei yang dilakukan secara online antara Juli 2012 hingga Mei 2013, dengan mencakup 18 juta pengguna jasa penerbangan global. Survei melibatkan penumpang dari 100 negara yang berbeda-beda yang mencakup 200 maskapai penerbangan. Penilaian juga didasarkan pada 41 poin. Dari daftar maskapai terbaik global itu, Indonesia bisa berbangga, lantaran maskapai penerbangan pelat merah, Garuda Indonesia masuk ke dalam jajaran 10 maskapai terbaik dunia, yang dalam hal ini menempati posisi 8.

Berikut adalah maskapai terbaik global dari survei Skytrax:

1. Emirates
2. Qatar Airways
3. Singapore Airlines
4. ANA All Nippon Airways
5. Asiana Airlines
6. Cathay Pacific Airways
7. Etihad Airways
8. Garuda Indonesia
9. Turkish Airlines
10. Qantas Airways

bisniskeuangan.kompas.com

Kamis, 20 Juni 2013

AirAsia Buka Penerbangan Surabaya-Singapura Dan Medan-Singapura

Informasi Penerbangan: AirAsia Buka Penerbangan Surabaya-Singapura Dan Medan-Singapura. Rute penerbangan Surabaya-Singapura dioperasikan mulai tanggal 15 Juli 2013, sedangkan rute penerbangan Medan-Singapura mulai dilayani pada tanggal 12 Agustus 2013. Pembukaan dua rut eke Singapura tersebut dikarenakan negara kota ini menyumbang 22% dari keseluruhan jumlah penumpang pesawat terbang Indonesia AirAsia.
Indonesia AirAsia. ZonaAero
AirAsia Tambah Dua Penerbangan Langsung dari Indonesia ke Singapura

AirAsia Indonesia kian giat menggaet penumpang yang datang dari atau menuju Singapura dengan membuka dua rute penerbangan langsung. Maskapai penerbangan berbiaya murah itu secara resmi meluncurkan rute Surabaya-Singapura yang mulai beroperasi pada 15 Juli 2013 dan rute penerbangan Medan-Singapura pada 12 Agustus 2013. Rute baru ini melengkapi penerbangan langsung (direct flight) yang sudah ada sebelumnya yakni dari Jakarta, Makassar, Bandung, Yogyakarta, Bali, dan Semarang. "Pembukaan rute baru ini guna mengakomodasi permintaan untuk perjalanan bisnis dan wisata," ujar Chief Executive Officer AirAsia Indonesia Dharmadi seperti keterangan tertulis yang diterima, Rabu (19/6/2013).

Darmadi mengungkapkan, pemilihan Medan dan Surabaya berdasarkan pertimbangan kedua kota tersebut mempunyai potensi yang besar. Surabaya, sebagai kota terbesar nomor dua setelah Jakarta, mempunyai minat penumpang pesawat yang cukup bagus. Sebagai indikator, terangnya, ada 5 penerbangan pulang pergi dari Surabaya-Kuala Lumpur. "Kalau Surabaya-Kuala Lumpur bisa, ini (rute penerbangan Surabaya-Singapura) juga harus bisa," tuturnya.

Sedangkan Medan dipilih karena kota tersebut merupakan titik yang ideal untuk memperluas ekspansi ke wilayah Asia Tenggara lainnya seperti Singapura, Thailand, atau Malaysia. Ditambah akan beroperasinya Bandara Kuala Namu yang bisa menampung lebih banyak lagi penumpang. Bukan hanya menarik minat penumpang dari Indonesia, Darmadi mengatakan, pihaknya juga berusaha menarik lebih banyak lagi penumpang dari Singapura. Salah satu caranya, AirAsia bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kota Medan untuk mengembangkan destinasi wisata. "Medan sebetulnya kompetitif. Kami berkerja sama dengan Dinas Pariwisata Medan untuk mengembangkan wisata misalnya Danau Toba atau Samosir," tuturnya.

Singapura tercatat berkontribusi sekitar 22% terhadap total kapasitas kursi penerbangan AirAsia Indonesia. Pada tahun yang sama, jumlah penumpang dari Indonesia ke Singapura dan sebaliknya mencapai 1,3 juta penumpang, atau 23% dari total jumlah penumpang AirAsia Indonesia pada 2012. CEO AirAsia Singapura Logan Velaitham mengungkapkan, pergerakan penumpang Grup AirAsia di Singapura meningkat 5% year-on-year dari 2011 ke 2012. Tercatat pula, 43% dari 3 juta turis datang dari Asia Tenggara. "Sejauh ini yang paling banyak berasal dari Indonesia," katanya.

AirAsia Indonesia sendiri berkontribusi sekitar 20% dari total penumpang asal Indonesia yang terbang ke Bandara Changi. Ia berharap angka ini terus tumbuh dengan adanya tambahan tiga penerbangan langsung dari Indonesia yakni dari Makassar yang sudah diresmikan terlebih dahulu serta dari Surabaya dan Medan yang baru saja diresmikan. "Saya selalu melihat peluang untuk menambahkan atau mengoneksikan rute baru menuju Bandara Changi dengan menawarkan lebih banyak penerbangan hemat untuk membentuk pasar yang baru guna memenuhi permintaan dari pelanggan kami," ujarnya.

Sebagai tahap awal, Darmadi mengungkapkan, akan ada dua penerbangan dengan rute Medan-Singapura dan 1 penerbangan pada rute Surabaya-Singapura. Pihaknya, menargetkan target setiap penerbangan bisa terisi 75% dari kapasitas penumpang pesawat. Adapun pesawat yang digunakan ialah Airbus A-320 dengan 180 kursi. "Target load factor di tiga bulan pertama 75%, setelah itu 80%. Paling gampang hitungnya sekali penerbangan minimal 135 penumpang," tuturnya.

Untuk merayakan rute baru ini, AirAsia Indonesia menawarkan tarif promo istimewa mulai dari Rp99.000 untuk rute Medan–Singapura dan Surabaya–Singapura. Calon penumpang bisa mulai membeli tiket dengan harga istimewa tersebut mulai hari ini melalui semua saluran penjualan laman resmi AirAsia, kantor penjualan, call center, atau biro perjalanan terdekat dari hingga 23 Juni 2013. Sementara periode penerbangan mulai dari 15 Juli 2013 hingga 30 September 2013 untuk rute Surabaya–Singapura dan mulai dari 12 Agustus 2013 hingga 30 September 2013 untuk rute Medan–Singapura.

Dengan dua rute yang baru diluncurkan, AirAsia Indonesia akan mengoperasikan sebanyak 8 rute dari berbagai kota di Indonesia menuju Singapura. Sementara itu secara grup, AirAsia mengoperasikan 17 penerbangan langsung dari Singapura ke berbagai tujuan internasional.

www.metrotvnews.com

Selasa, 18 Juni 2013

8 Tiket Gratis Penerbangan Jakarta-Hongkong Disediakan Mandala Airlines Pada Hongkong Frenzy Treasure Hunt

Informasi Penerbangan: 8 Tiket Gratis Penerbangan Jakarta-Hongkong Disediakan Mandala Airlines Pada Hongkong Frenzy Treasure Hunt. 8 tiket penerbangan gratis tersebut bisa didapatkan oleh para pengunjung pameran melalui beberapa tahap intruksi yang diberikan oleh pihak Mandala Airlines. Ada pun pameran Hongkong Frenzy Treasure Hunt diselenggarakan mulai tanggal 17 Juni 2013 hingga 23 Juni 2013.
Mandala Airlines. ZonaAero
Berburu Tiket Gratis Mandala ke Hongkong

Mandala Airlines, sebagai maskapai penerbangan Indonesia dengan tarif terjangkau (low cost carrier) menyelenggarakan "Hongkong Frenzy Treasure Hunt" pada 17 Juni sampai 23 Juni 2013 di Mal Central Park, Jakarta Barat. Pameran ini merupakan bentuk promosi rute baru Mandala Airlines, Jakarta-Hongkong. "Mandala Airlines merupakan satu-satunya LCC Indonesia yang terbang langsung dari Jakarta ke Hongkong," ungkap Public Relations Manager PT Mandala Airlines, Lucas Suryanata, Senin (17/6/2013).

Pada pameran "Hongkong Frenzy Treasure Hunt", setiap harinya, Mandala Airlines akan memberikan dua buah tiket pulang-pergi untuk rute penerbangan Jakarta-Hongkong dan vocer hotel persembahan dari Hongkong Tourism Board. Selain 8 tiket yang dapat diperebutkan selama Treasure Hunt, Mandala Airlines juga akan memberikan 9 tiket Jakarta-Hongkong pulang-pergi dan 7 tiket pulang-pergi untuk tujuan Mandala lainnya, melalui lucky draw dan undian midnight sale, beserta vocer belanja, vocer tiket dan beberapa buah gadget.

Ada beberapa langkah yang harus diikuti untuk memenangkan tiket gratis ini, langkah pertama adalah cukup follow Twitter account Mandala Airlines @mandalaair dan like Mandala Airlines Facebook fanpage Mandala Airlines untuk mendapatkan informasi seputar petunjuk perburuan tiket. Para peserta harus memperhatikan timeline untuk mendapatkan petunjuk untuk melengkapi teka-teki perburuan. Persyaratan lain yang harus dipenuhi para peserta adalah mengisi data di flyer yang dibagikan selama pameran, dan men-tweet di Twitter dengan mention @mandalaair dengan hash tag #MandalaHKHunt.

Lalu, para peserta harus melakukan tantangan yang diberikan, menjawab pertanyaan atau mencari petunjuk lokasi tersembunyi di area mal. Para peserta harus melengkapi tiga potongan teka-teki untuk melengkapi pertanyaan dan jawaban untuk memenangkan hadiah. Selanjutnya, peserta harus berlomba untuk kembali ke booth Mandala Airlines untuk mengklaim hadiah mereka.

Selama pameran berlangsung, Mandala juga akan menawarkan berbagai tiket untuk sejumlah rute penerbangan Mandala Airlines, termasuk rute Jakarta-Hongkong mulai Rp 1.099.900 untuk sekali jalan.

travel.kompas.com

Penerbangan Port Moresby-Jakarta-Denpasar Mulai Dilayani Agustus 2013

Informasi Penerbangan: Penerbangan Port Moresby-Jakarta-Denpasar Mulai Dilayani Agustus 2013. Layanan pada rute tersebut distujui dalam penandatanganan nota kesepahaman terkait perhubungan antara pemerintah Indonesia dengan yang dilaksanakan pada Senin, 17 Juni 2013. Sebagai langkah awal, maskapai Air Nugini akan terlebih dulu menerbangi rute penerbangan Penerbangan Port Moresby-Jakarta-Denpasar, setelah dua minggu kemudian, maskapai penerbangan dari Indonesia menyusul untuk mengoperasikan juga rute tersebut.
Air Nugini. ZonaAero
Segera Dibuka, Penerbangan Jakarta ke Papua Nugini

Pemerintah berharap jalur penerbangan langsung Indonesia - Papua Nugini (PNG) dapat dimulai pada Agutus 2013, setelah penandatanganan nota kesepahaman terkait perhubungan antara pemerintah Indonesia dengan negara tersebut diteken hari Senin (17/6/2013). "Saya harapkan bisa mulai Agustus, Air Niugini (perusahaan penerbangan nasional PNG) sudah siap Agustus, baru kita, dua kali seminggu," kata Menteri Perhubungan EE Mangindaan.

Ia mengatakan, jalur penerbangan yang akan dibuka adalah Port Moresby (PNG)-Jakarta-Denpasar. Dengan pembukaan jalur penerbangan tersebut, akan menambah jumlah penerbangan langsung ke Indonesia sekaligus juga diharapkan dapat menghubungkan dengan negara-negara di Pasifik. "Ini bagus kalau kita sudah buka ini, Kami bisa buka rute penerbangan ke Fiji, karena Fiji juga minta," katanya.

Selain kerjasama di bidang penerbangan, Indonesia dan PNG juga menandatangani sejumlah kesepakatan, diantaranya terkait ekstradisi antar kedua negara. Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Papua Nugini Peter Charles Paire O’Neill. Penandatanganan ini menjadi salah satu rangkaian acara dari kunjungan kenegaraan PM Papua Nugini ke Indonesia. Dalam pertemuan di Istana Merdeka, Presiden Yudhoyono dan PM O’Neill sepakat untuk terus meningkatkan kerjasama antar kedua negara.

Presiden juga menggelar jamuan santap malam kenegaraan untuk PM O’Neill di Istana Negara.

bisniskeuangan.kompas.com

Senin, 17 Juni 2013

Obyek Pariwisata Pantai Ora Di Maluku Tengah

Info Pariwisata: Pantai Ora terletak di Pulau Seram, Maluku Tengah. Pantai ini termasuk salah satu pantai terbaik dalam dunia pariwisata di Indonesia. Pasi pantai yang putih bersih, air laut yang biru dan jernih, berpadu serasi dengan hijaunya bukit yang melatar belakangi pantai ini. Pantai Ora memang sangat menawarkan keindahan alam yang tiada duanya, satu lagi bukti untuk para wisatawan diluar sana bahwa indonesia mempunyai pantai yang indah. Untuk mencapai pantai Ora kita harus menyebrang ke Pelabuhan Amahay di Kota Masohi Pulau Seram dari Pelabuhan Tulehu di Kabupaten Maluku Tengah dengan menggunakan Kapal Cepat Cantika Anugerah yang memakan waktu 2 jam.
Pantai Ora Maluku Tengah. ZonaAero
Pantai Ora, Saat Cantiknya Maladewa 'Pindah' ke Maluku

Bisa berlibur ke Maladewa sepertinya menjadi impian banyak orang. Tapi jika dirasa sulit, Anda bisa datang ke Pantai Ora di Maluku Tengah. Keindahan alam lengkap dengan resort di atas lautnya tak kalah dengan Maladewa. Tak perlu berkecil hati jika belum bisa menyambangi jejeran pulau di Maladewa, Samudra Hindia. Sebab Ibu Pertiwi ternyata punya pemandangan yang hampir mirip dengan negara kepulauan tersebut. Letaknya berada di Desa Saleman, Seram Utara, Maluku Tengah, Maluku.

Akses menuju lokasi memang tidak mudah, Anda harus terbang dengan pesawat perintis ke Bandar Udara Wahai di Pulau Seram. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan menyeberang pulau menggunakan kapal cepat Cantika Anugerah menuju Pelabuhan Amahay yang memakan waktu hingga 2 jam. Nah, setelah melakukan perjalanan yang cukup menguras waktu tersebut, Anda baru bisa sampai di Pantai Ora. Tenang saja, lelah yang Anda rasakan selama perjalanan dijamin akan hilang setelah Anda sampai di pantai ini.

Pantai Ora Pulau Seram Maluku Tengah. ZonaAero
Pantai yang sangat bersih akan menyambut kedatangan Anda. Pasir putihnya yang terang dan air lautnya yang biru tenang akan membuat Anda lupa dengan hiruk-pikuk kehidupan di kota besar. Bagi yang pergi bersama pasangan, suasana romantis seakan datang menghampiri Anda berdua. Biarkan alam Pantai Ora yang asri berkenalan dengan badan Anda. Biarkan juga udaranya yang bersih mengisi tiap ruang paru-paru Anda. Kecantikan Maladewa yang selalu Anda idam-idamkan pasti tertandingi di sini.

Bicara tentang Maladewa, pasti identik dengan resor-nya yang berada di atas laut. Ya, Pantai Ora juga punya fasilitas dan pemandangan yang hampir sama. Bedanya, beberapa pulau di Maladewa punya banyak resor, tapi Pantai Ora baru punya satu. Resor yang hampir seluruh bagiannya terbuat dari kayu tersebut merupakan penginapan satu-satunya di Pantai Ora. Tidak banyak memang kamar yang tersedia di resor ini. Fasilitas super mewah juga tak tampak di penginapan ini. Semua tampak sederhana, menyatu dengan alam.

Berada di atas laut, membuat resor ini memiliki nilai lebih. Saat Anda tidur di malam hari, deburan ombak akan terdengar jelas dari dalam kamar. Saat bangun di pagi harinya dan membuka pintu kamar, air laut seakan langsung mengajak Anda untuk bermain bersama.

Pantai Ora Desa Saleman, Seram Utara, Maluku Tengah. ZonaAero
Keindahan tidak selesai sampai di situ saja. Pantai Ora juga masih punya pemandangan bawah laut yang memesona. Selami perairannya dan Anda akan melihat dengan jelas ratusan terumbu karang yang benar-benar menakjubkan. Belum lagi ikan-ikan kecil yang menari-nari di sekitar terumbu karang. Bahkan jika Anda tak ingin menyelam pun, pemandangan cantik itu juga bisa Anda nikmati. Cukup duduk di teras kamar penginapan saja, Anda sudah bisa menikmati pemandangan luar biasa itu samar-samar.

Puas dengan keindahan pantai, di sekitar resor terdapat perbukitan yang bisa Anda jelajahi. Kicauan burung dan sejuknya udara dijamin membuat Anda enggan untuk pergi dari sini. Hari yang Anda siapkan untuk berlibur di Pantai Ora seperti tak pernah cukup untuk menikmati semua keindahan alam di sini.

travel.detik.com

Sabtu, 15 Juni 2013

Bandara Depati Amir Pangkal Pinang Siap Operasikan Terminal Baru

Informasi Penerbangan: Bandara Depati Amir yang berlokasi di Pangkal Pinang, Kepulauan Belitung, tak lama lagi akan mengoperasikan Terminal I yang baru. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Tri S Sunoko, yang mengatakan bahwa progress pembangunan Terminal I baru di Bandara Depati Amir telah mencapai 92,49%. Bandara ini merupakan salah satu dari 13 bandara yang berada dibawah pengelolaan PT Angkasa Pura II.
Bandara Depati Amir,i Pangkal Pinang, Bangka Belitung
Terminal I Bandara Depati Amir Bakal Segera Dioperasikan

PT Angkasa Pura II (Persero) segera mengoperasikan terminal I Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang Kepulauan Belitung. Terminal I yang baru nantinya mampu menampung 1,3 juta pergerakan penumpang per tahun, yang akan menggantikan terminal eksisting yang hanya berdaya tampung 350 ribu penumpang per tahun. Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S Sunoko mengatakan, perkembangan pembangunan terminal baru yang menelan biaya sekitar Rp 107 miliar tersebut, saat ini telah mencapai 92,49%. "Jadi, Insya Allah, dalam waktu yang tidak lama lagi, masyarakat Bangka Belitung akan dapat menikmati terminal baru yang jauh lebih baik dan lebih moderen yang luasnya hampir lima kali lipat dari terminal eksisting," jelas dia, Jumat (14/6/2013).

Dia menyebutkan selama kurun lima tahun terakhir, statistik pertumbuhan penumpang di Bandara Depati Amir menunjukkan pertumbuhan cukup tinggi dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 15,26% per tahun. Pada 2012, pergerakan penumpang telah mencapai 1,48 juta penumpang atau meningkat 12% dari tahun sebelumnya yang sebesar 1,32 juta penumpang. Menyikapi hal tersebut, saat ini AP II tengah mempersiapkan program pengembangan lanjutan guna meningkatkan kapasitas terminal lebih besar lagi. "Terminal baru kapasitasnya 1,3 juta per tahun, namun jumlah pertumbuhannya sudah melampaui angka tersebut. Untuk menghindari kembali terjadinya over capacity, saat ini kami sudah memulai lagi proses perencanaan pengembangan terminal Tahap II hingga 2,5 juta pergerakan per tahun. Tahapan-tahapan awalnya sudah dimulai," ungkapnya.

Di luar persiapan pengembangan terminal tahap kedua, pada 2013 ini hingga 2014 perseroan telah mengalokasikan pelaksanaan pekerjaan lanjutan yang di antaranya meliputi pekerjaan pembangunan fasilitas penunjang bandara dengan alokasi anggaran Rp 250 miliar. Pekerjaan tersebut meliputi pekerjaan pengawasan pembangunan fasilitas senilai Rp 2 miliar, pekerjaan desain dan pembangunan interior bandara (multiyears) senilai Rp 15 miliar, pekerjaan clearing dan penimbunan kiri-kanan gedung terminal baru senilai Rp 20 miliar, penyempurnaan fasilitas terminal senilai Rp 9,5 miliar, pembangunan tower Rp 20 miliar, serta pembangunan apron dan pengawasannya senilai Rp 183,6 miliar.

Bandara Depati Amir merupakan satu dari 13 bandara kelolaan PT Angkasa Pura II saat ini. Depati Amir yang masih terfokus pada rute penerbangan domestik, dilayani oleh 40 operator penerbangan baik reguler berjadwal maupun tak berjadwal (charter). Tingkat pertumbuhan penumpang rata-rata di bandara Depati Amir sepanjang 5 tahun terakhir mencapai 15,26%, kemudian pertumbuhan rata-rata pergerakan pesawat sebesar 14,22%, serta rata-rata pertumbuhan angkutan kargo mencapai hingga 17,05%.

bisnis.liputan6.com

Jumat, 14 Juni 2013

Penerbangan Kuala Lumpur-Solo Ditambah AirAsia Untuk Sambut Idul Fitri

Informasi Penerbangan: Jadwal penerbangan pada rute Kuala Lumpur-Solo yang dilayani AirAsia Malaysia akan ditambah lagi untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 2013. Penambahan jadwal penerbangan Kuala Lumpur-Solo ini dilakukan oleh AirAsia Malaysia untuk mengantisipasi melonjaknya jumlah penumpang pada arus mudik Lebaran tahun 2013.
AirAsia Malaysia. ZonaAero
AirAsia Tambah Penerbangan Kuala Lumpur-Solo saat Lebaran

Menyambut Hari Raya Idul Fitri, AirAsia Malaysia juga telah mengumumkan penambahan penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Solo awal bulan ini. Program ini juga menawarkan beragam pilihan dan kemudahan perjalanan bagi pelanggan yang memiliki rencana untuk berlibur selama hari raya berlangsung.

AirAsia Malaysia saat ini terbang menuju 15 destinasi di Indonesia antara lain Jakarta, Bali, Medan, dan Surabaya. AirAsia Malaysia juga menjadi satu-satunya maskapai yang mengoperasikan penerbangan langsung dari Kuala Lumpur menuju Banda Aceh, Balikpapan, Bandung, Yogyakarta, Lombok, Pekanbaru, Padang, Palembang, Semarang, Solo dan Makassar. Hal tersebut telah merefleksikan komitmen AirAsia Malaysia untuk terus mengembangkan destinasi-destinasi yang belum terlayani dan menghadirkan konektivitas yang tidak tertandingi antara Indonesia dan Malaysia.

Para calon penumpang disarankan untuk memesan bagasi secara online bersamaan dengan pemesanan kursi agar dapat menghemat hingga 66 persen dibandingkan dengan check-in bagasi melalui konter di bandara. Selain itu, penumpang juga dapat memesan in-flight meal dengan beragam pilihan menu lezat, dengan maksimum pemesanan dua menu per orang. Untuk beragam fasilitas seperti bagasi, in-flight meals, pick-a-seat, dan asuransi perjalanan dapat Anda atur dengan sangat mudah melalui fitur ‘Atur Pembelian Saya’ atau ‘Manage My Booking’ di www.airasia.com.

www.tribunnews.com

Kamis, 13 Juni 2013

Spaceport America Di New Mexico Menjadi Bandara Luar Angkasa Pertama Di Dunia

Informasi Penerbangan: Bandara Spaceport America yang berlokasi di New Mexico pantas disebut sebagai bandara luar angkasa yang pertama di dunia. Hal ini dikarenakan Bandara Spaceport America tidak melayani pesawat terbang biasa, tapi khusus untuk pesawat angkasa luar. Para wisatawan yang ingin menikmati perjalanan ke luar angkasa di sekitar orbital Bumi akan dilayani oleh perusahaan Virgin Galactic dan XCOR Aerospace yang telah mempersiapkan pesawat-pesawat luar angkasa buatannya masing-masing.
Spaceport America, New Mexico. ZonaAero
Pertama di Dunia, Bandara Luar Angkasa di New Mexico

Tak ada batasan siapa dan ke mana perginya petualangan, termasuk ke luar angkasa. Di New Mexico, AS, ada bandara luar angkasa pertama yang dibangun di dunia. Berbeda dengan bandara kebanyakan, Bandara Spaceport tidak berada di dekat pemukiman. Karena, bandara ini tidak menjadi terminal untuk pesawat terbang, melainkan pesawat luar angkasa.

Bangunan sangat megah yang berada di New Mexico ini berdiri di tengah area lapang yang luas. Bentuk bangunannya melengkung, dengan desain modern juga indah. Di bagian depannya, terdapat puluhan kaca yang juga memiliki fungsi sebagai dinding bandara. Ini bukan hanya bandara saja, tapi juga berisi pesawat dari maskapai penerbangan luar angkasa yaitu Virgin Galactic. Karena keren dan pertama di dunia, bandara ini jadi incaran banyak wisatawan. Jangan cuma membayangkan, Anda pun bisa melancong ke sana.

Bandara Spaceport America memiliki paket tur yang bisa dinikmati para wisatawan. Ditengok dari situs resmi Spaceport America, Rabu (12/6/2013) Anda bisa tur keliling bandara sambil melihat segala kegiatan dan fasilitas yang ada di sana. Ada dua pilihan tur yang bisa dipilih yaitu paket satu hari atau satu minggu. Paket satu minggu berisi keliling bandara sekaligus keliling New Mexico. Paket ini cocok bagi Anda yang ingin liburan tapi tak mau pusing memikirkan itinerary. Sedangkan untuk pilihan paket satu hari, Anda bisa berkeliling menggunakan bus dengan membayar paket sebesar USD 59 atau yang setara dengan Rp 600 ribu. Dalam paket tur ini, para peserta bisa keliling bandara selama 3,5 jam.

Peserta tur bisa menjelajah bandara dari mengintip seperti apa landasannya hingga ke sudut-sudut bandara. Jika tertarik, Anda bisa mengambil paket ini, namun hanya tersedia setiap akhir pekan. Tur ini berlangsung 2 kali per hari yaitu pada pukul 09.00 dan 13.00 waktu setempat.

Tidak lama lagi, Virgin Galactic dan XCOR Aerospace juga akan membuka tur. Bukan keliling bandara melainkan ke luar angkasa. Para peserta akan dibawa ke ketinggian 113 km hingga ke atmosfer terluar bumi. Peserta tur ini bisa melihat langsung dari angkasa luar. Mereka juga akan merasakan keadaan tanpa gravitasi selama beberapa menit.

travel.detik.com

Pesawat CN-295 Hanya Butuh Runway 600 Meter Untuk Take-Off

Informasi Penerbangan: Pesawat CN 295 hanya butuh landasan pacu sepanjang 600 meter untuk melakukan take-off atau tinggal landas. Kemampuan pesawat angkut kelas yang juga akan diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia sedang ini diperlihatkan di landasan pacu bandara Pangkalan Udara Wiriadinata.
CN-295. ZonaAero
Pesawat CN 295 Unjuk Kekuatan

Pesawat TNI AU keluaran terbaru jenis CN 295 memiliki kemampuan lepas landas dan mendarat dilandasan pendek. Hal itu dibuktikan saat pesawat hasil kerjasama antara PT Dirgantara Indonesia dengan Airbus Military, Spanyol itu melakukan uji coba landasan Lanud Wiriadinata kemarin. Dari panjang landasan 1200 meter, CN 295 hanya butuh 600 meter untuk melaju dan mengangkat badan pesawat membumbung ke udara. "Pesawat ini baru datang Bulan Oktober 2012. Sekarang diuji coba untuk masuk disemua landasan yang pendek, termasuk di Lanud Wiriadinata ini. Karena salah satu keunggulan pesawat ini (CN 295) bisa take off dilandasan pendek meskipun badannya cukup panjang," ungkap sang pilot CN 295, Letnan Kolonel Pnb Elistar Silaen, dari Skadron Udara II Wing I Halim Perdana Kusumah, beberapa saat setelah landing di Lanud Wiriadinata, Selasa (11/6/2013).

Pesawat mendarat sekitar pukul 8.45 setelah berangkat dari Bandara Halim Perdanakusumah sekitar pukul 7.45. Setibanya di Landasan Pacu Lanud Wiriadinata pesawat tidak langsung parkir. Melainkan langsung mengambil posisi line up, setelah sempat memutar arah. Pilot langsung melakukan uji coba terbang dengan landasan pendek, dan sempat mengelilingi langit Tasikmalaya satu putaran sebelum akhirnya landing kembali.

Menurut Elis, pesawat angkut sedang taktis generasi terbaru ini memiliki kapasitas untuk membawa 8 ton kargo atau membawa 50 sampai 70 orang personil. Hingga saat ini, dari 9 unit yang dipesat TNI AU dari perusahaan spanyol baru dua yang datang. Dalam waktu dekat pesawat dan ketiga juga akan datang. Pesawat yang menggunakan full glass cockpit itu, minggu lalu baru saja selesai melakukan misi keliling ASEAN.

Pesawat ini bisa digunakan sebagai pesawat pengangkut logistik, bisa juga untuk melakukan penerjunan personil TNI. Rencananya pesawat itu juga akan mencoba landasan pendek di Yahukimo papua dalam waktu dekat. "Pesawat ini adalah pengembangan dari pesawat CN 235 yang dulu sudah sukses. Untuk pesawat yang ketiga dan keempat nanti Assembly nya di kita (Indonesia). Karena kan ini merupakan hasil kerjasama PT DI dengan Airbus (Airbus Military)," tuturnya.

Sementara itu, Komandan Lanud Wiriadinata, Letnan Kolonel Penerbang Indan Gilang Buldansyah yang juga masih rekan Elis menuturkan kedatangan pesawat tersebut selain dalam rangka misi uji coba di landasan pendek, juga menjadi catatan bagi Lanud Wiriadinata menguji kesiap siagaan melayani lalulintas penerbangan.

Terkait rencana dibukanya penerbangan sipil dan sekolah penerbangan, Indah mengatakan saat ini Lanud Wiriadinata tengah menunggu sertifikat bandara khusus keluar. Setelah dilakukannya verifikasi oleh direktorat bandar udara sebulan lalu. "Hasil verifikasi itu ada sebelas temuan. Tapi itu hanya administrasi dan intinya yang harus kita lakukan adalah memundurkan marking (penandan landasan). Dan itu sudah kita lakukan, makanya sekarang markingnya mundur sedikit kebelakang kan," singkat dia.

www.jpnn.com

Rabu, 12 Juni 2013

Taman Nasional Manusela Di Maluku, Keindahan Dari Ujung Langit Hingga Dasar Laut

Taman Nasional Manusela yang berlokasi di Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, adalah salah satu taman nasional terindah yang dimiliki Indonesia. Keindahannya meliputi landkap pegunungan, hutan, pantai, hingga taman di dasar laut. Taman Nasional Manusela yang memiliki areal seluas 189.000 hektar ini telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi alam oleh Kementerian Kehutanan Republik Indonesia melalui SK No. 281/Kpts-VI/1997.
Taman Nasional Manusela, Pulau Seram, Maluku. ZonaAero
Taman Nasional Manusela, Pulau Seram, Maluku. (ilustrasi)
Taman Nasional Manusela, Surga di Dalam Laut

Taman Nasional Manusela dikenal sebagai salah satu Taman Nasional yang terindah di Indonesia, dengan pemandangan alam yang indah dan terjaga dengan baik. Pemandangan berbukit besar diantaranya tepi Markele, lembah Manusela. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di sini seperti menjelajah hutan, panjat tebing, pengamatan satwa/tumbuhan. Bagi pencinta pantai, kawasan Taman Nasional Manusela ini adalah surga di dalam laut.

Kawasan Taman Nasional Manusela yang mencakup 20 persen dari keseluruhan luas Pulau Seram. Di sini terdapat Gunung Binaya yang merupakan puncak tertinggi di Maluku. Sebagian besar kawasan ini memiliki lereng yang sangat terjal dengan lembah-lembah yang dalam. Paling tepat menikmati keindahan lembah ini dengan menggunakan kapal ketinting nelayan dan menyusuri pinggir lembah.

Selain itu Kawasan Taman Nasional Manusela banyak memiliki keunikan yaitu di daerah Sawai dengan aneka karang lautnya yang indah sangat cocok untuk kegiatan snorkeling dan diving. Di samping itu, di daerah Sawai dan sekitarnya juga dapat dinikmati pemandangan tebing sawai yang indah atau wisata tirta yang dapat dinikmati dengan menggunakan fasilitas kapal cepat dan longboat milik Balai Taman Nasional Manusela. Pusat informasi Taman Nasional Manusela juga terdapat di Negeri Sawai, tepatnya di sekitar Dusun Masihulan..

Taman Nasional Manusela merupakan perwakilan tipe ekosistem pantai, hutan rawa, hutan hujan dataran rendah dan hutan hujan pegunungan di Maluku. Tipe vegetasi yang terdapat di taman nasional ini yaitu mangrove, pantai, hutan rawa, tebing sungai, hutan hujan tropika pamah, hutan pegunungan, dan hutan sub-alpin. Beberapa jenis tumbuhan di taman nasional ini antara lain tancang (Bruguiera sexangula), bakau (Rhizophora acuminata), api-api (Avicennia sp.), kapur (Dryobalanops sp.), pulai (Alstonia scholaris), ketapang (Terminalia catappa), pandan (Pandanus sp.), meranti (Shorea selanica), benuang (Octomeles sumatrana), matoa/kasai (Pometia pinnata), kayu putih (Melaleuca leucadendron), berbagai jenis anggrek, dan pakis endemik (Chintea binaya).

Gunung Binaya di Taman Nasional Manusela. ZonaAero
Gunung Binaya di Taman Nasional Manusela. (ilustrasi)
Sekitar 117 jenis burung terdapat di Taman Nasional Manusela, dimana 14 jenis diantaranya endemik seperti kesturi ternate (Lorius garrulus), nuri tengkuk ungu/nuri kepala hitam (L. domicella), kakatua Seram (Cacatua moluccensis), raja udang (Halcyon lazuli dan H. sancta), burung madu Seram besar (Philemon subcorniculatus), dan nuri raja/nuri ambon (Alisterus amboinensis).

Burung kakatua seram merupakan salah satu satwa endemik Pulau Maluku, keberadaannya terancam punah di alam akibat perburuan liar, perusakan dan penyusutan habitatnya. Satwa lainnya di taman nasional ini adalah rusa (Cervus timorensis moluccensis), kuskus (Phalanger orientalis orientalis), soa-soa (Hydrosaurus amboinensis), babi hutan (Sus celebensis), luwak (Pardofelis marmorata), kadal panama (Tiliqua gigas gigas), duyung (Dugong dugon), penyu hijau (Chelonia mydas), dan berbagai jenis kupu-kupu.

Terdapat sungai-sungai yang mengalir deras, dengan konfigurasi topografi terjal, enam buah gunung/bukit dengan Gunung Binaya yang tertinggi (± 3.027 meter dpl).

Masyarakat desa Manusela, Ilena Maraina, Selumena, dan Kanike, merupakan enclave di dalam kawasan Taman Nasional Manusela. Masyarakat tersebut telah lama berada di desa-desa tersebut, dan percaya bahwa gunung-gunung yang berada di taman nasional dapat memberikan semangat dan perlindungan dalam kehidupan mereka. Kepercayaan mereka secara tidak langsung akan membantu menjaga dan melestarikan taman nasional.

Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:
Tepi Merkele, Tepi Kabipoto, Wae Kawa : Menjelajahi hutan, panjat tebing, pengamatan satwa/tumbuhan.
Pasahari : Pengamatan satwa rusa dan burung.
Wai Isal : Berkemah, menjelajahi hutan, pengamatan satwa/tumbuhan.
Pilana : Pengamatan kupu-kupu dan menjelajahi hutan.
Gunung Binaya : Pendakian, menjelajahi hutan dan air terjun.

Atraksi budaya di luar taman nasional yaitu Festival Masohi pada bulan November, perlombaan Kora-kora pada bulan April dan Darwin-Ambon International Yacht pada bulan Juli di Ambon.

Musim kunjungan terbaik : bulan Mei s/d Oktober setiap tahunnya.

Aksesbilitas :

Taman Nasional Manusela dapat dicapai melalui pantai Utara (Sawai dan Wahai) atau melalui pantai Selatan (Tehoru dan Moso). Route dari Moso sangat cocok bagi yang menyukai pendakian, karena kelerengannya sekitar 30%. Dari Ambon ke Masohi menggunakan ferry setiap hari sekitar delapan jam, dilanjutkan ke Saka menggunakan mobil sekitar dua jam, dan ke Wahai menggunakan speed boat sekitar dua jam. Atau, dari Ambon ke Wahai menggunakan kapal laut sekitar 24 jam (3 x seminggu). Dari Masohi ke Tehoru menggunakan kapal motor sekitar sembilan jam, dilanjutkan ke Moso dan Desa Saunulu.

travel.kompas.com, www.dephut.go.id

Selasa, 11 Juni 2013

Pembangunan Bandara Internasional Kulonprogo Akan Dimulai Tahun Depan

Informasi Penerbangan: Bandara Internasional Kulonprogo yang direncanakan berlokasi di Kabupaten Kulonprogo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta akan mulai dibangun pada tahun 2014. Sebagai pengganti Bandara Adi Sucipto, Bandara Kulonprogo diperkirakan akan menelan biaya sebesar Rp 6 triliun untuk keseluruhan proses pembangunannya. Bandara baru ini dijadwalkan sudah bisa dioperasikan pada tahun 2016.
Master Plan Bandara Internasional Kulonprogo. ZonaAero
Bandara Kulonprogo Mulai Dibangun 2014

PT Angkasa Pura I menargetkan tahun depan pembangunanbandara baru pengganti Adi Sucipto di Kabupaten Kulonprogo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta senilai Rp6 triliun bisa dimulai.

Corporate Administraton Departement Head PT Angkasa Pura I Hary Budi Waluyo menjelaskan saat ini pihaknya telah membentuk satuan gugus tugas untuk menyelesaikan pembebasan lahan Bandara Kulonprogo atau New Jogja International Airport. "Kami targetkan awal tahun depan bisa dimulai dan pada 28 Mei 2013 kami sudah menghadap Gubernur Yogyakarta. Satuan gugus tugas juga melibatkan Pemda setempat," ujarnya, Minggu (9/6/2013).

Hary menjelaskan pembangunan Bandara Kulonprogo membutuhkan lahan seluas 600 hektar yang merupakan lahan milik Kesultanan Yogyakarta (Sultan Ground), Pakualam Ground dan milik masyarakat. Menurutnya pihak Kesultanan Yogyakarta dan Pakualam telah mengizinkan pihak Angkasa Pura I agar menggunakan lahan mereka untuk pembangunan Bandara Kulonprogo.

Dia menambahkan saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membebaskan sejumlah lahan milik masyarakat untuk pembangunan Bandara Kulonprogo. Bandara yang berlokasi di Kecamatan Temon Kabupaten Kulonprogo itu ditargetkan dapat beroperasi pada 2016.

www.bisnis.com