Cari di Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Batik Air. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Batik Air. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Mei 2015

Batik Air Tambah Armada Pesawat Terbang

Maskapai Batik Air bersiap menambah armada pesawat terbangnya untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang menjelang pelaksanaan puasa Ramadhan dan masa libur sekolah. Maskapai yang merupakan anak usaha Lion Group ini akan mendatangkan pesawat-pesawat buatan Airbus.

Batik Air. ZonaAero
Batik Air.
Musim Mudik, Batik Air Siap Tambah Pesawat.

Menghadapi musim lebaran, Maskapai Penerbangan Batik Air siap menambah armada pesawat. Penambahan tersebut akan dilakukan pada bulan Juni dan Juli 2015. "Kita akan siapkan pesawat, puasa sekalian libur sekolah, jadi 28 pesawat yang 160 seat," ujar Presiden Direktur Batik Air Achmad Luthfi saat ditemui di Hotel Kempinski, Senin (11/5/ 2015).

Dirinya mengatakan, penambahan Armada akan didatangi dengan jenis Air Bus. Saat ini, Batik Air telah memiliki 19 buah Boeing dan 7 buah pesawat Air Bus. Dia mengatakan tiket mudik sudah mulai banyak dipesan.

Wilayah yang banyak diminati adalah rute tujuan pulau Sumatera dan Kalimantan. "Yang nyebrang-nyebrang pulau, udah banyak di beli, kalau di Jawa banyak yang naik mobil," tukasnya.

economy.okezone.com

Jumat, 03 April 2015

10 Pesawat Terbang Baru Bakal Perkuat Armada Udara Batik Air Tahun Ini

10 unit pesawat terbang baru bakal memperkuat armada udara maskapai Batik Air pada tahun 2015 ini. Pesawat-pesawat tersebut buatan pabrikan pesawat Airbus. 10 pesawat pesanan Batik Air ini sudah masuk tahap produksi.

Batik Air. ZonaAero
Batik Air.
Batik Air Tambah 10 Pesawat Tahun Ini.

Maskapai penerbangan Batik Air menargetkan pada tahun 2015 akan memiliki pesawat sebanyak 34 pesawat. Sampai saat ini, anak perusahaan Lion Group ini telah memiliki 25 pesawat yang terdiri dari 12 unit Boeing 737-900E, enam unit Boeing 737-900ER dan tujuh A320 CEO. "Tahun ini tambah 10, masih model kaya sekarang," kata Presiden Direktur Batik Air Achmad Luthfie di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (2/4/2015).

Achmad mengungkapkan, target 10 pesawat tersebut saat ini sudah masuk dalam tahap pembuatan. Adapun, beberapa yang dalam waktu dekat ini masuk tahap pengiriman. "April ada, Juni ada itu Airbus, Agustus dan seterusnya Airbus," tambahnya.

Dirinya menyebutkan, untuk kuartal pertama di tahun 2015 ini setidaknya ada tujuh pesawat baru yang sudah didatangkan Batik Air atau di luar dari target yang dicanangkan. "Dua tahun ke depan masih Airbus A320 sama Boeing 737 800, mulai 2017 nanti baru seri neo dan max," pungkasnya.

economy.okezone.com

Rabu, 25 Maret 2015

Batik Air Buka Penerbangan Dari Bandara Halim Perdanakusuma Ke Solo Dan Makassar

Maskapai Batik Air membuka penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma dengan tujuan ke kota Solo dan Makassar. Sebelumnya, Batik Air juga telah melayani penerbangan dari Jakarta ke Solo dan Makassar via Bandara Soekarno-Hatta.

Batik Air. ZonaAero
Batik Air.
Batik Air Siap Ramaikan Solo-Jakarta.

Maskapai Batik Air dipastikan akan meramaikan penerbangan Solo-Jakarta mulai Jumat (27/3/2015). Namun, sampai saat ini penjualan tiket anak perusahaan Lion Group untuk rute baru penerbangan itu belum dijual. Manager Operasional dan Teknik PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Adi Soemarmo, Yaka Sulistya W., mengatakan berdasarkan surat keterangan yang diterimanya, Batik Air direncanakan mulai melayani rute baru penerbangan itu, Jumat. Maskapai full service ini akan terbang setiap hari untuk melayani rute Solo-Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma.

Dia mengatakan maskapai ini dijadwalkan berangkat melayani rute baru penerbangan tersebut pada pukul 16.05 WIB dari Halim Perdanakusuma dan 18.05 WIB dari Solo. Jenis pesawat yang akan digunakan adalah Airbus A320 dengan kapasitas 189 penumpang. "Rute Solo-Halim Perdanakusuma ini cukup menarik karena akses ke Jakarta lebih cepat dan terhindar dari macet yang dialami ketika harus naik atau turun dari Cengkareng [Bandara Soekarno Hatta. Selain itu, selama ini load factor Solo-Halim Perdanakusuma juga cukup bagus," ungkap Yaka, Senin (23/3/2015).

Diakuinya, jadwal keberangkatan rute baru penerbangan tersebut tidak jauh berbeda dengan Citilink yang sudah lebih dulu mengoperasikan rute ini. Menurut dia, pemilihan slot time sore karena berhubungan dengan rotasi pesawat. Saat ini, Batik Air belum memiliki counter tersendiri di bandara tapi masih menjadi satu dengan counter Lion Air.

Tingkatkan Penumpang

Pembukaan rute baru penerbangan ini diharapkan bisa meningkatkan penumpang yang selama ini mencapai 1.500-2.000 orang per hari. Sebelumnya, beberapa maskapai juga mengajukan pembukaan rute baru, seperti Lion Air, Citilink, dan Sriwijaya Air. Namun, hingga kini belum ada maskapai yang memasukkan surat secara resmi. Hal ini karena masih menunggu persetujuan dari Kementerian Perhubungan. Selain itu, pihaknya juga masih terus mengupayakan membuka rute Solo-Jeddah mengingat potensinya yang sangat besar.

Di lain pihak, Manager Operasional Rosalia Indah Tour and Travel, Endang Sri Rejeki, mengatakan hingga kini belum menjual tiket Batik Air untuk rute Solo-Jakarta. Hal ini karena sistem penjualan tiket ini belum tersedia. Menurut dia, berdasarkan agent news yang terdapat di situs Batik Air menyebutkan rute ini akan dioperasikan pada Jumat (3/4/2015). "Di sistem belum ada penjualan tiket Batik Air Solo-Jakarta jadi kami belum bisa menjual tiketnya. Mungkin saat ini sistemnya masih dipersiapkan. Kalau rute ini resmi dioperasikan, berarti semakin banyak pilihan bagi masyarakat untuk menuju Jakarta," ujarnya saat dihubungi secara terpisah.

Menurut dia, peminat rute Solo-Halim Perdanakusuma cukup banyak. Apalagi saat banjir melanda Jakarta beberapa waktu lalu, banyak penumpang yang memanfaatkan rute ini untuk menuju Jakarta.

www.solopos.com

Batik Air Layani Penerbangan Melalui Bandara Halim

Maskapai Batik Air kini turut meramaikan penerbangan melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Terhitung 2 April mendatang perusahaan penerbangan milik Rusdi Kirana ini akan melayani frekuensi dengan slot time tersebut dari Makassar dan sebaliknya. Area Manager Lion Grup Sulawesi, Rony Pasla menyebutkan, rute baru ini akan diterbangi setiap hari pukul 20.04 Wita menggunakan pesawat Boeing 737-800 NG. "Izin kami baru saja disahkan Kementerian Perhubungan. Terkait slot time di Halim kami tidak masalah karena memang di Cengkareng sudah cukup padat," kata Rony, Selasa (24/3/2015).

Pihaknya sendiri selama ini menerbangi Makassar-Jakarta via Cengkareng sebanyak tiga kali sehari. Sebelumnya maskapai penerbangan Citilink telah lebih dulu mengoperasikan unit pesawatnya di area yang masuk pengawasan Angkasa Pura II ini.

Bandara Halim sendiri memang tengah menjadi alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas terbang yang saat ini dinilai sudah cukup tinggi di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng.

makassar.tribunnews.com

Rabu, 17 Desember 2014

Batik Air Layani Penerbangan Dari Dan Ke Ternate

Penerbangan langsung Makassar-Ternate (pp) dan Jakarta-Ternate (pp) akan segera dilayani oleh maskapai Batik Air. Menurut rencana, rute penerbangan Makassar-Ternate dan Jakarta-Ternate tersebut mulai dioperasikan Batik Air pada 19 Desember 2014. Pada dua rute baru ini, Batik Air menggunakan pesawat terbang jenis Boeing 737 yang memiliki kapasitas 150 penumpang.

Batik Air. ZonaAero
Batik Air.
Batik Air Buka Rute Penerbangan ke Ternate.

Maskapai penerbangan Batik Air akan membuka rute penerbangan ke Bandara Sultan Babullah Ternate, Maluku Utara (Malut) untuk mendukung kelancaran arus transportasi udara dari dan ke kota ini. "Kami sudah mendapat laporan mengenai pembukaan rute penerbangan Batik Air ke Bandara Sultan Babullah dan rencananya penerbangan perdana dilakukan pada 19 Desember 2014," kata Wakil Wali Kota Ternate Arfin Djafar di Ternate, Minggu (14/12/2014).

Anak perusahaan penerbangan Lion Air tersebut pada tahap awal akan melayani rute penerbangan langsung Makassar-Ternate pulang pergi dan Jakarta-Ternate pulang pergi dengan menggunakan jenis pesawat Boeing 737 berkapasitas 150 penumpang.

Arifin mengatakan, Pemkot Ternate menyambut baik adanya penerbangan Batik Air ke Bandara Babullah karena akan semakin meningkatkan peran Ternate sebagai pintu keluar masuk utama ke Provinsi Maluku Utara melalui jalur udara. Selain itu, juga diharapkan akan menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri untuk berkunjung ke Ternate. Salah satu penyebab wisatawan enggan berkunjung ke Ternate selama ini adalah terbatasnya transportasi udara.

Ia mengharapkan, perusahaan penerbangan Batik Air tersebut tidak hanya melayani penerbangan langsung Makassar-Ternate dan Jakarta-Ternate pulang pergi, tetapi juga dengan kota-kota penting lainnya di Indonesia, seperti Bali yang selama ini menjadi pintu masuk utama wisatawan mancanegara ke Indonesia. Bahkan kalau memungkinkan perusahaan penerbangan lainnya membuka pula rute penerbangan langsung dari Bandara Sultan Babullah dengan berbagai kota di luar negeri, seperti Tokyo Jepang untuk memudahkan wisatawan dari negara itu berkunjung ke Ternate.

Di Bandara Babullah Ternate selama ini sudah ada empat perusahaan penerbangan nasional yang melayani rute penerbangan dari dan ke bandara itu, yakni Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Expres Air dan Wings Air dengan tujuh kali penerbangan setiap hari.

www.beritasatu.com

Kamis, 02 Oktober 2014

Sriwijaya Air, AirAsia, Dan Batik Air Buka Penerbangan Baru Dari Bandara Adi Soemarmo

Tiga maskapai telah membuka rute penerbangan baru dari Bandara Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah. 3 maskapai tersebut yaitu Sriwijaya Air yang membuka rute penerbangan Solo-Pontianak, AirAsia membuka rute penerbangan Solo-Denpasar, dan Batik Air melayani Solo-Jakarta. Selanjutnya ada maskapai Wings Air akan menyusul dan saat ini sedang mengurus izin untuk melayani rute penerbangan Solo-Bandung.

Bandara Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah. ZonaAero
Bandara Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah.
3 Maskapai Buka Rute Baru.

Potensi Solo yang besar, membuat maskapai makin tertarik untuk mengembangkan bisnisnya di Kota Bengawan. Pihak otoritas Bandara Adi Soemarmo mencatat akan ada tiga maskapai yang mulai beroperasi pada November mendatang. General Manager (GM) Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman, menjelaskan tiga maskapai yang akan membuka rute baru adalah Sriwijaya Air yang menggarap rute Solo-Pontianak mulai 1 November, AirAsia membuka rute Solo-Denpasar dan Batik Air melayani Solo-Jakarta. Selain itu, ada satu maskapai, yakni Wings Air yang saat ini juga sedang dalam proses pengurusan izin untuk rute Solo-Bandung.

Dia menyampaikan maskapai yang berasal dari Lions Grup tersebut selama ini hanya melayani rute Solo-Surabaya, padahal dari awal diharapkan mampu menghubungkan tiga kota, yakni Surabaya-Solo-Bandung. "Potensi penerbangan dari Solo sangat besar dan bisa dikembangkan ke berbagai kota maupun ke luar negeri. Bahkan saat ini sudah ada yang tertarik untuk mengisi rute yang akan ditinggalkan Silk Air," ungkap Usman saat ditemui wartawan disela acara Solo World Tourism Day (SWTD) di Balekambang, Sabtu (27/9/2014).

Dia mengatakan sudah menawarkan kepada Garuda Indonesia, Lion Air dan Air Asia untuk menggarap rute tersebut. Menurut dia, potensi Singapura sangat besar apalagi digarap dengan menghubungkan ke Jeddah.

Usman mengatakan untuk memaksimalkan load factor bisa memilih jadwal penerbangan yang kedatangan di Singapura dekat dengan jadwal Singapure Air yang terbang ke Jeddah, hal itu bisa dimanfaatkan untuk menarik penumpang yang ingin umroh. Hal ini mengingat permintaan umroh untuk Jateng sangat besar tapi saat ini keberangkatan masih terpusat di Jakarta.

District Manager Sriwijaya Air Solo, Tauifk Sabar, menyampaikan tertarik untuk menggarap rute Solo-Pontianak karena sebelumnya Jogja sudah menggarap rute tersebut dan load factor sangat bagus padahal ada dua maskapai yang melayani rute tersebut. Selain itu, ada permintaan pembukaan rute ke Solo dari Pontianak. Hal ini mengingat banyak masyarakat Solo dan sekitarnya yang memanfaatkan penerbangan tersebut. Oleh karena itu, pihaknya ingin mengakomodir keinginan dan kebutuhan masyarakat sekitar Solo. Selain itu, saat perayaan bagi agama Konghucu, penerbangan ke Pontianak akan sangat ramai. "Pembukaan rute baru ini tidak akan tumpang tindih dan menyedot pasarnya [Sriwijaya Air] Jogja. Hal ini karena adanya perbedaan waktu keberangkatan yang cukup jauh yakni pukul 12.00 WIB dari Solo sedangkan kalau dari Jogja, berangkat sore," ungkap Taufik.

www.solopos.com

Minggu, 15 Juni 2014

Pesawat A320 Pertama Batik Air Siap Dikirim

Maskapai Batik Air kini bersiap menerima pesawat Airbus A320 baru yang sudah dipesan sejak tahun lalu dari pabrikan pesawat Airbus. Pesawat A320 ini merupakan pesawat pertama dari total 234 unit pesawat sejenis yang sudah dipesan oleh Lion Group Indonesia.

Batik Air. ZonaAero
Batik Air.
Airbus Siap Kirim Pesawat A320 Pertama Batik Air Kuartal III.

Pesawat Airbus A320 pertama untuk Batik Air, maskapai layanan penuh Lion Group Indonesia, segera mengudara menyusul selesainya proses pengecatan di hanggar Airbus di Toulouse, Prancis.

Pesawat Airbus pertama untuk Lion Group yang sudah dilengkapi dengan logo itu akan dikirim pada kuartal ketiga untuk dioperasikan oleh Batik Air. Rencananya, pesawat itu akan melayani penerbangan domestik dan regional yang terus berkembang.

Pesawat ini merupakan pesawat pertama dari pesanan besar Lion Group untuk armada mereka dengan total 234 pesawat A320, terdiri dari 109 unit A320neo, 65 unit A321neo, dan 60 unit A320ceo. Pesanan itu dilakukan pada Maret 2013.

industri.bisnis.com

Rabu, 23 April 2014

Rekrutmen Calon Pramugari Maskapai Batik Air Di Pekanbaru

Maskapai Batik Air beberapa waktu lalu telah melakukan proses rekrutmen pramugari baru. Penambahan jumlah awak kabin ini bertujuan untuk makin meningkatkan pelayanan terhadap pengguna jasa penerbangan Batik Air. Pelaksanaan rekrutmen pramugari baru tersebut dilaksanakan oleh Batik Air di SMK Penerbangan Pekanbaru, Riau.

Batik Air. ZonaAero
Maskapai Batik Air Rekrut Puluhan Calon Pramugari.

Untuk menambah jumlah awak kabin yang telah dimiliki saat ini, maskapai penerbangan Batik Air melakukan seleksi perekrutan terhadap puluhan calon pramugari baru. Bertempat di ruangan utama SMK Penerbangan, Jalan Parit Indah Pekanbaru, Selasa (22/04/14), tercatat lebih kurang 90 orang wanita cantik nan anggun sangat antusias mengikuti seleksi untuk menjadi pramugari penerbangan tersebut.

Menurut Chief Flight Attendent Batik Air, Whindriati Puspitarini, perekrutan pramugari ini nantinya akan berlangsung selama tiga hari mulai hari ini hingga dua hari ke depan. Selama beberapa hari mengikuti proses perekrutan, para calon pramugari pun wajib menjalani berbagai tahap seleksi. Dimana di hari pertama ini, puluhan wanita cantik tersebut mulai mengikuti seleksi Performance Test, termasuk mengukur tinggi badan.

Kemudian esoknya, dilokasi yang sama, ke 90 peserta akan mengikuti seleksi lanjutan berupa Interview Tes and Psikotest. Sementara di seleksi terakhir yang akan diadakan lusa, mereka juga harus kembali mengikuti tes Medical Check Up. "Perekrutan pramugari ini untuk melengkapi awak kabin maskapai penerbangan Batik Air. Ada berbagai tahap seleksi yang mesti dilewati para peserta. Pada hari terakhir seleksi nanti, barulah diumumkan langsung siapa-siapa saja yang akan lolos," ujarnya kepada wartawan.

Ia menjelaskan, setelah nanti dinyatakan lolos seleksi, mereka yang lolos tersebut akan dipanggil dahulu ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan selama tiga bulan. Selama di Jakarta itulah, mereka yang lolos ini diagendakan untuk menandatangani kontrak sebagai awak kabin baru di maskapai penerbangan Batik Air. Whindriati yang juga seorang pramugari ini menambahkan, Batik Air dan jaringan Maskapai Lion Air sendiri kedepannya masih akan kembali menggelar seleksi lain di Kota Pekanbaru.

Jika tak ada aral merintang, sesuai rencana tanggal 5 Mei mendatang, perusahaan ini membuka penerimaan kru di bidang Teknik Hanggar untuk ditempatkan di Batam Aero Teknik. Setelah itu pada bulan Juni, Batik Air kembali menggelar seleksi untuk Teknik Line Maintanance di Pekanbaru.

Sementara itu, Pembina Yayasan Citra Dharma Riau, Budi Dharma MSS menuturkan seleksi penerimaan pramugari yang saat ini berlangsung di SMK Penerbangan Pekanbaru merupakan yang keempat kalinya dilaksanakan. Sejak berdiri tahun 2012 silam, sekolah ini memang dipercayakan sebagai jaringan maskapai Lion Air. "Sekolah kami siap mencetak kru penerbangan yang berkualitas. Apalagi SMK Penerbangan ini merupakan satu-satunya sekolah berbasis penerbangan karena muatan lokalnya juga lebih banyak mempelajari dunia penebangan. Sebagai sekolah penyelenggara, kepercayaan ini pasti kami laksanakan dengan penuh amanah dan tanggung jawab," tegasnya.

www.riauterkini.com

Jumat, 28 Februari 2014

Batik Air Buka 12 Rute Penerbangan Domestik Baru

Batik Air kini bersiap menambah 12 tujuan penerbangan baru. Rute penerbangan baru maskapai Batik Air adalah Banjarmasin, Batam, Solo, Gorontalo, Palembang, Kendari, Medan, Padang, Palu, Timika, Tarakan, dan Denpasar. Dengan penambahan rute penerbangan baru ini, maka Batik air kini mengoperasikan 100 penerbangan per hari.
Batik Air. ZonaAero
Batik Air Tambah Destinasi Penerbangan Baru

Maskapai penerbangan Batik Air berencana menambah lebih dari dua kali lipat jaringan domestiknya tahun ini. Yakni dari 10 destinasi menjadi 22 destinasi. Kota tujuan baru tersebut adalah Banjarmasin, Batam, Gorontalo, Kendari, Medan, Padang, Palembang, Palu, Timika, Tarakan dan Solo. Selain itu, Batik Air juga akan kembali membuka layanan penerbangan Jakarta-Denpasar.

Dengan dibukanya layanan baru ini, penerbangan harian anak perusahaan Lion Air ini meningkat dari 36 jadwal penerbangan menjadi 100 jadwal penerbangan.

Corporate Secretary Lion Air, Adhitya Simanjuntak, mengatakan, pada 2015, maskapai Batik Air juga akan membuka lima rute domestik lagi. ''Namun ada tiga di antaranya akan tergantung pada kesiapan dari perluasan dan perpanjangan landasan pacu bandara,'' ujar Adhitya, Kamis (27/2) di Singapura.

Batik Air, menurut Adhitya, akan menambahkan pesawat dengan tipe A320 yang pertama pada Juli mendatang. Batik Air akan menjadi maskapai pertama millik Lion Air yang mengoperasikan tipe A320. Pesawat ini memiliki 144 kursi kelas ekonomi dan 12 kelas bisnis.

www.republika.co.id

Kamis, 06 Juni 2013

Batik Air Buka Penerbangan Ke Papua

Informasi Penerbangan: Maskapai Batik Air telah membuka penerbangan menuju Papua. Pada Kamis, 6 Juni 2013, Batavia Air dengan menggunakan pesawat jenis Boeing 737-900 telah melakukan penerbangan perdana pada rute Jakarta-Jayapura. Pesawat mendarat di Bandara Sentani, Jayapura, dengan membawa sekitar 100 penumpang.
Batik Air. ZonaAero
Batik Air ramaikan penerbangan di Papua

Maskapai penerbangan Batik Air akhirnya ikut meramaikan penerbangan di Papua, Kamis (6/6/2013), dengan membawa sekitar 100 penumpang dari Jakarta.

Andi Samonsabra, penumpang Batik Air, kepada Antara di Bandara Sentani mengatakan bahwa pelayanan maskapai penerbangan itu relatif sangat bagus meski harga tiketnya murah. "Ada TV, bantal, dan selimut untuk kelas ekonomi. Begitu pula, kelas bisnisnya juga sama walau harga tiketnya lebih mahal," ujar Andi yang juga Asisten I Setda Kabupaten Keerom, Papua.

Andi menuturkan bahwa waktu tempuh dengan Batik Air dari Jakarta ke Jayapura selama lima jam 20 menit. "Sangat cepat dengan mesin Boeing 737 seri 900 milik Lion Grup. Saya sangat puas dengan layanan Batik Air," katanya.

Ia berharap mudah-mudahan ke depannya pelayanan Batik Air dapat dipertahankan sehingga banyak masyarakat yang akan menggunakan layanan penerbangan dari Batik Air.

www.antaranews.com

Senin, 20 Mei 2013

Batik Air Layani Penerbangan Jakarta-Bali

Informasi Penerbangan: Rute penerbangan Jakarta-Bali secara resmi telah dilayani Batik Air sejak Minggu, 19 Mei 2013, dan dilayani dengan frekuensi penerbangan 2 kali sehari. Sebelum membuka layanan penerbangan pada rute Jakarta-Bali, Batik Air juga telah membuka rute penerbangan Jakarta-Manado dan Jakarta-Balikpapan. Kedua rute penerbangan tersebut masing-masing dilayani 3 kali sehari.
Batik Air. ZonaAero
Batik Air Resmi Buka Penerbangan Jakarta-Bali

Pada Minggu (19/5/2013), Batik Air melakukan penambahan pada rute penerbangannya dengan rute Jakarta-Bali, tepatnya pada pukul 05.30 wib – 08.20 (LT/local time), 18.30 wib – 21.20 (LT) kemudian Bali - Jakarta 09.10 (LT) – 10.05 wib, 22.10 (LT) – 23.05 wib yang dilakukan sebanyak 2 kali penerbangan dalam sehari. Dengan masuknya Batik Air di Denpasar diharapkan dapat mempermudah para pengguna jasa angkutan udara dan wisatawan yang berada di wilayah tersebut dengan layanan full service.

Sebelumnya pada tanggal 3 Mei 2013 lalu Batik Air telah melakukan penerbangan perdana dengan rute penerbangan Jakarta–Manado, Manado–Jakarta, dan Jakarta–Balikpapan, Balikpapan–Jakarta masing-masing sebanyak 3 kali penerbangan dalam sehari. Pada tanggal 8 Mei 2013 dilanjutkan dengan rute Jakarta–Ambon, Ambon–Jakarta 1 kali sehari, dan Jakarta–Pekanbaru dan Pekanbaru–Jakarta 3 kali penerbangan sehari dan pada tanggal 17 Mei 2013 kemarin telah menerbangi rute Jakarta - Yogyakarta.

Batik Air merupakan anak usaha dari Lion Group yang menggarap pasar penerbangan dengan layanan full service yang berarti setiap penumpang akan diberikan pelayanan makanan dan minuman sesuai dengan lamanya penerbangan. Pesawat yang digunakan adalah Boeing 737-900ER merupakan pesawat baru langsung dari pabrik yang dilengkapi dengan fasilitas kabin yang nyaman. Jumlah kursi yang tersedia sebanyak 180 kursi dengan 12 kursi kelas Bisnis dan 168 kursi kelas Ekonomi.

Kursi penumpang ekonomi di desain dengan sangat nyaman dimana jarak antar setiap kursi cukup lapang dan jenis kursi yang digunakan adalah jenis kursi termodern. Setiap kursi kelas Ekonomi maupun kelas Bisnis dilengkapi dengan sarana hiburan berupa TV monitor layar sentuh berukuran 16 x 21 cm untuk setiap penumpang. Penerbangan dari bandara Soekarno-Hatta sendiri dilaksanakan dari terminal 3.

finance.detik.com

Kamis, 02 Mei 2013

Batik Air Siap Layani Penerbangan Ambon-Jakarta

Maskapai penerbangan Batik Air bersiap layani rute penerbangan Ambon-Jakarta. Menurut rencana, Batik Air akan mulai melayani rute penerbangan Ambon-Jakarta ini pada 8 Mei 2013. Maskapai yang merupakan anak perusahaan Lion Air ini akan mengoperasikan penerbangan domestik tersebut pada setiap hari.
Batik Air. ZonaAero
Mei 2013, Batik Air Layani Rute Ambon-Jakarta

Maskapai Batik Air direncanakan akan membuka rute penerbangan Ambon-Jakarta mulai 8 Mei 2013. Demikian hal itu dikatakan Manajer Angkasa Pura (Persero) Bandara Pattimura Ambon, Halendra Woworuntu. "Manajemen Batik Air telah menyatakan keseriusan melayani rute Ambon-Jakarta dan dipastikan penerbangan perdana akan dilakukan pada 8 Mei mendatang," katanya, di Ambon, Senin (29/4/2013).

Menurutnya, Batik Air sementara memproses rute penerbangan ke Ambon, direncanakan rute penerbangan domestik tersebut akan dilayani setiap hari. "Diharapkan jadwal yang direncanakan awal tidak mengalami perubahan, sehingga menambah operasional maskapai penerbangan di Bandara Pattimura," katanya.

Halendra mengatakan, pihaknya siap melayani kehadiran penerbangan baru di Bandara Internasional Pattimura. "Fasilitas telah kami sediakan untuk melayani maskapai Batik Air seperti kantor layanan, garbarata dan kargo. Prinsipnya kami siap melayani maskapai tersebut, yang terpenting adalah jadwal yang direncanakan tidak mengalami perubahan, sehingga menambah operasional maskapai penerbangan di Bandara Pattimura," katanya.

Ia menjelaskan, kehadiran maskapai Batik Air akan menambah aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Pattimura semakin ramai. "Saat ini yang terpenting adalah bagaimana merebut hati calon penumpang melalui pelayanan serta variasi harga tiket yang menarik," ujarnya.

Ditambahkannya, penambahan maskapai harus didukung daya jual wisata yang menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. "Selama ini wisatawan sudah bosan mengunjungi tempat wisata buatan, mereka ingin kembali ke wisata alam, dan Ambon sebagai potensi menarik untuk memajukan pariwisata," ujar Halendra.

Bandara Internasional Pattimura kini memfasilitasi delapan maskapai penerbanagan yang melayani rute ke Ambon pulang pergi yakni maskapai Garuda Indonesia (2 x sehari), Lion Air (3 x sehari), Sriwijaya Air ( 2 x sehari), Citilink dan sejumlah rute pendek Ambon dan sekitarnya. Rute pendek dilayani PT Merpati Nusantara, PT Wings Air ,Trigana dan Nusantara Buana Air (NBA) ke sejumlah wilayah di Ambon dan Papua seperti Nabire, Fakfak, Banda, dan Saumlaki serta Ternate, Ibu Kota Provinsi Maluku Utara.

www.metrotvnews.com

Rabu, 10 April 2013

Batik Air Terima 6 Pesawat Boeing 737-900ER Tahun Ini

6 Unit pesawat jet baru jenis Boeing 737-900ER diterima oleh maskapai Batik Air pada tahun 2013 ini. Batik Air adalah maskapai dengan penerbangan berlayanan full serice dan merupakan anak perusahaan dari Lion Air. 6 pesawat Boeing 737-900ER tersebut secara keseluruhan diterima oleh Batik Air hingga akhir tahun ini.
Batik Air. ZonaAero
Batik Air Datangkan Enam Pesawat Hingga Akhir 2013

Maskapai Lion Air siap mendatangkan enam pesawat Boeing 737-900ER hingga akhir tahun ini. Rencananya, enam armada baru tersebut akan memperkuat maskapai full service milik Lion yaitu Batik Air. Pesawat Boeing 737-900ER memiliki konfigurasi 120 seats kelas ekonomi, sedangkan sisanya kelas bisnis.

Edward Sirait, Direktur Umum Lion Air, pesawat Batik Air akan datang dua unit terlebih dahulu pada 16 April. Jika tidak ada perubahan, pada 26 April mendatang akan membuka rute pertama. "Pesawat terbang dari Seattle 15 April, diharapkan landing 16 April. Kalau tidak ada perubahan 26 April terbang perdana ke Jakarta-Manado," ujar Edward, Selasa (9/4/2013).

Rute perdana Batik Air memiliki frekuensi dua kali penerbangan dalam sehari. Penerbangan pertama, Jakarta-Balikpapan-Manado pada pagi hari dan kedua pada sore harinya. Untuk rute selanjutnya, Edward belum banyak bicara. Pihaknya ingin masuk ke rute perjalanan di seluruh kota. Namun, masalahnya ada pada kapasitas. "Kita berpikir mengombinasikan percepatan rute baru bisa lebih aktual," lanjut Edward.

Di sisi lain, Mei mendatang, Batik akan kedatangan dua pesawat, sehingga akan melihat rute lain lagi. Dan sampai akhir tahun ini, Batik menargetkan enam pesawat dapat diboyong ke Indonesia.

www.tribunnews.com

Senin, 26 November 2012

4 Maskapai Penerbangan Berjadwal Baru Indonesia Akan Beroperasi Tahun Depan

Kartika Airlines
Maskapai Batik Air, Nam Air, Kartika Airlines, & Jatayu siap terbang 2013

Kementerian Perhubungan mencatat akan ada empat perusahaan penerbangan niaga berjadwal yang akan beroperasi pada tahun depan yakni Batik Air, Nam Air, Kartika Airlines, dan Jatayu. Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmodjo mengatakan keempat calon maskapai ini tengah melakukan proses pengajuan izin usaha maupun izin terbang. "Dari empat calon maskapai itu, yang sudah memegang surat izin usaha penerbangan (SIUP) adalah Batik Air, anak usaha Lion Air," kata Djoko kepada Bisnis, saat ditemui dikantornya, Selasa (20/11/2012).

Dia menjelaskan Batik Air kini proses mengurus Air Operator Certificate (AOC), atau sertifikat izin operasi, sedangkan ketiga maskapai lainnya, yakni Nam Air, anak usaha Sriwijaya Air, Kartika Airlines, dan Jatayu masih proses SIUP. "Kartika dan Jatayu sebenarnya maskapai lama, tetapi karena sudah lama tidak terbang, izinnya hangus, dan sekarang mereka harus mengurus izin baru karena berniat terbang lagi," kata Djoko.

Dari keempat calon maskapai ini, lanjut Djoko, dua diantaranya untuk penerbangan kelas premium, yakni Batik Air dan Nam Air. Lion Air, sebagai induk perusahaan Batik Air, akan mengembangkan lini bisnisnya ke penerbangan kelas premium, dari yang saat ini penerbangan bertarif rendah atau low cost carrier (LCC). Begitu juga dengan Sriwijaya Air, Djoko melanjutkan, dengan Nam Air, Sriwijaya Air melebarkan lini bisnisnya ke pasar penerbangan kelas premium, sedangkan Sriwijaya Air sendiri masih melayani kelas medium.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Herry Bakti S. Gumay mengatakan munculnya maskapai-maskapai baru ini menandakan pasar penerbangan nasional masih terus bertumbuh. "Bayangkan saja, dari 240 juta penduduk Indonesia, jumlah penumpang udara sepanjang 2011 baru 70 juta, sedangkan satu orang diperkirakan rata-rata terbang 2-3 kali per tahun, artinya hanya sekitar 30-an persen dari total penduduk Indonesia yang sudah menikmati moda pesawat udara," kata Herry.

Menurutnya, pasar penerbangan nasional masih terus bertumbuh sekitar 15%-20% per tahun, seiring pertumbuhan ekonomi nasional rata-rata 6% setahun. Pada Semester I/2012 ini saja, jumlah penumpang udara sudah bertumbuh 19% menjadi 38 juta orang, baik penumpang domestik maupun internasional. Dia menargetkan hingga akhir tahun jumlah penumpang udara dua kali lipat dari jumlah semester satu, yakni sekitar 76 juta penumpang. "Angka ini hanya pertumbuhan secara moderat, belum menghitung peak season Natal dan Tahun Baru yang tentunya angkanya akan lebbih tinggi," kata Herry.

Menurut Herry, pertumbuhan jumlah penumpang ini sudah diperhitungkan perusahaan penerbangan di Tanah Air dengan meresponnya melalui penambahan armada maupun mendirikan anak usaha baru untuk melayani penerbangan kelas yang berbeda seperti Lion Air dengan Batik Air. Herry menyebutkan penambahan kapasitas dengan menambah armada oleh maskapai di Tanah Air tidak menyebabkan kelebihan pasokan, karena pertumbuhan penawaran mengikuti pertumbuhan permintaan. "Jadi persaingan dibisnis penerbangan nasional masih kompetitif, masih persaingan sehat. Kalaupun ada satu-dua maskapai yang mengurangi rute terbangnya, ataupun menutup usahanya, bukan karena pasar yang sudah jenuh, tetapi karena strategi usaha untuk menjaga efisiensi," kata Herry.

Direktur Umum Lion Air Edward Sirait mengatakan SIUP Batik Air sudah ditangan, dan sekarang proses AOC. Ditargetkan sudah dapat beroperasi pada Mei 2013. "Memang sedikit molor dari target semula, beroperasi pada Maret 2013, ini karena disesuaikan dengan schedule kedatangan pesawat," ucapnya.

www.bisnis.com