Cari di Blog Ini

Rabu, 21 April 2010

GMF AeroAsia Bangun Hangar Keempat

Setelah memiliki 3 hangar perawatan dan perbaikan pesawat terbang, kini Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia merencanakan untuk membangun hangar yang keempat. Karena memerlukan pendanaan yang sangat besar, GMF AeroAsia akan bekerjsama dengan pihak perbankan atau pihak ketiga lainnya dalam membangun hangar tersebut.
GMF AeroAsia. ZonaAero
GMF AeroAsia
Garuda Maintenance Akan Bangun Hangar

Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia, anak usaha PT Garuda Indonesia, berencana membangun satu hanggar perawatan pesawat berbadan sedang (narrow body) senilai US$60 juta pada akhir tahun ini. Direktur Utama GMF Richard Budihadianto mengatakan pihaknya akan menjalin kerja sama dengan perbankan dan lembaga keuangan lainnya untuk membangun hanggar keempat itu. "GMF memerlukan kerja sama pendanaan dengan perbankan karena investasi yang dibutuhkan cukup besar," katanya hari ini.

Saat ini, GMF memiliki 3 hanggar dengan total kapasitas 25 pesawat. Hanggar pertama untuk pesawat berbadan lebar (wide body) dengan kapasitas 4 pesawat. Hanggar kedua digunakan untuk melakukan Line Maintenance berkapasitas 8 pesawat dan hanggar ketiga memiliki kapasitas untuk bisa merawat 13 pesawat.

Namun,Richard mengharapkan PT Angkasa Pura (AP) II tertarik untuk ikut berinvestasi dalam pembangunan hanggar keempat itu. Bila AP II berniat membangun sendiri hanggar tersebut, GMF akan jadi penyewanya selama tarif bisa dinegosiasikan. "Kalau tarifnya masuk dalam hitungan bisnis kita, kenapa tidak," tuturnya.

Rencananya, hanggar keempat didesain mampu menampung sampai 16 pesawat berbadan sedang seperti Airbus A320 dan Boeing 737. Hanggar keempat itu akan mulai dibangun pada kuartal IV tahun ini.

Richard menuturkan pihaknya optimistis maskapai nasional seperti Mandala Airlines dan Indonesia AirAsia merespons rencana pembangunan hanggar keempat itu dengan mempercayakan perawatan pesawatnya di GMF. "Saya menjamin, kedua maskapai itu bisa menghemat biaya perawatan pesawat sampai 20% jika mempercayakan perawatan pesawatnya ke GMF," ujarnya.

web.bisnis.com