Cari di Blog Ini

Kamis, 06 Maret 2014

Express Air Tak Berminat Ambil 19 Rute Penerbangan Ex Merpati Nusantara Airlines

Express Air Tak Ambil Alih 19 Rute Merpati.

Maskapai Express Air tidak berminat untuk mengambil alih 19 rute penerbangan ex Merpati Nusantara Airlines yang ditawarkan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia kepada maskapai lain. Pihak Express Air tidak mengambil rute-rute tersebut dengan alasan karena itu rute-rute kecil. "Sembilan belas rute Merpati yang ditawarkan itu tidak kita ambil karena rutenya kecil. Kalau ada rute besar kemungkinan kita ambil," kata Direktur Komersial Express Air Siti Kotijah, Senin, 3 Maret 2014.

Express Air. ZonaAero
Untuk mengambil alih rute-rute besar Merpati yang ditinggalkan karena berhenti beroperasi sejak 1 Februari 2014 lalu, Siti mengatakan Express Air akan mempertimbangkan keuntungan bisnisnya. Menurut dia, Express akan tetap konsisten melayani rute penerbangan di wilayah timur Indonesia.

Kamis lalu, Kementerian Perhubungan menyatakan ada lima maskapai penerbangan yang menawar rute Merpati, yakni Sriwijaya, Garuda, Citilink, Kal Star, dan Express Air.

Pada 4 Februari 2014 lalu, Kementerian Perhubungan menawarkan 19 rute tunggal Merpati kepada maskapai lain. Sembilan belas rute Merpati adalah Ambon-Labuha, Bade-Merauke, Biak-Sorong, Bima-Makassar, Ende-Saumlaki, Ewer-Merauke, Jayapura-Tanah Merah, Kepi-Merauke, Gebe-Ternate, Labuhan Bajo-Maumere, Makassar-Maumere, Makassar-Merauke, Makassar-Selayar, Manado-Palu, Merauke-Tanah Merah, Merauke-Wanam, Moananami-Nabire, Mulia-Nabire, dan Sorong-Timika. Rute ini adalah rute yang ditawar oleh Kal Star dan Express Air. Rute-rute itu ditawarkan karena tidak ada maskapai lain yang beroperasi. "Saat ini belum ada tawaran rute besar Merpati itu," kata Siti.

Express Air adalah maskapai penerbangan berbasis di Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam operasinya, Express Air yang terbang di wilayah timur Indonesia itu menggunakan dua jenis pesawat, yakni Donnier dan Boeing. Hingga kini Express memiliki 15 unit pesawat dan terbang di 37 tujuan.

www.tempo.co

Rusdi Kirana Mengundurkan Diri Dari Jabatan Direktur Utama Lion Air

Lion Air Ganti Dirut.

Rusdi Kirana telah mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama PT Lion Mentari Airlines atau yang lebih populer dengan nama Lion Air terhitung mulai Rabu, 5 Maret 2014 lalu. Sebagai pengganti Rusdi Kirana,.Lion Air secara resmi telah menunjuk Rudy Lumingkewas sebagai direktur utama yang baru.

Rusdi Kirana. ZonaAero
Bagi Lion Air, Lumingkewas bukanlah orang baru. Sebelumnya, Lumingkewas pernah menjabat sebagai General Manager Sales and Marketing Lion Air. Kepada wartawan, Lumingkewas mengaku bersyukur karena dipercaya mengemban tugas sebagai Dirut Lion Air. Ia berkomitmen untuk menjaga load factor atau tingkat keterisian penumpang di atas 90 persen. "Rencana ini sejalan dengan program pemerintah dalam membangun konektivitas antar-daerah," ujar Rudi saat jumpa pers di kantornya, Jalan Gajah Mada, Jakarta, Rabu (5/3/2014).

Dia juga akan terus berusaha mengembangkan pangsa pasar Lion Air dengan terus melakukan ekspansi rute baru yang potensial. "Untuk kesiapan SDM, kami akan terus berinvestasi dalam pelatihan, sehingga tenaga kerja kami dapat terus tumbuh dan berkembang," pungkasnya.

Rudi Lumingkewas bergabung dengan Lion Air sejak tahun 2001. Kala itu dia dipercaya menjabat sebagai Manajer Distrik Lion Air di Medan. Kemudian di tahun 2012, Rudi dipromosikan menjadi GM Sales dan Marketing Lion Air. Sedangkan Rusdi Kirana yang baru saja mengundurkan diri langsung menduduki jabatan baru sebagai CEO Lion Group. Kendati begitu, Rusdi mengaku akan selalu memantau perkembangan Lion Air lewat penggantinya. "Pak Rudy (Lumingkewas) orang lama di Lion, nanti Rudi tetap akan melaporkan mengenai pengembangan Lion Air seperti yang dilakukan oleh Dirut Wings Air dan Batik Air selama ini," ujar Rusdi.

Menduduki posisi yang lebih tinggi sebagai CEO di Lion Group, Rusdi memastikan diri masih bisa membagi waktu dengan kesibukan barunya sebagai politisi di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Rusdi kini menjadi wakil ketua umum di partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu. "Apapun yang waktu itu saya komit harus tetap komit, tidak hanya di partai," cetusnya.

www.jpnn.com

Rabu, 05 Maret 2014

Penerbangan Langsung Beijing-Washington Akan Dilayani Air China Mulai 10 Juni 2014

Maskapai Air China merencanakan untuk melayani penerbangan langsung pada rute Beijing-Washington. Destinasi baru ini merupakan rute penerbangan internasional ketujuh bagi Air China dengan tujuan kawasan Amerika Utara. Rute penerbangan langsung Beijing-Washington ini akan dioperasikan mulai tanggal 10 Juni 2014.
Air China. ZonaAero
Air China Mulai Layanan Penerbangan Nonstop Beijing-Washington

Penerbangan nonstop Beijing-Washington akan mulai dilayani maskapai Air China pada 10 Juni 2014, sehingga membuat Washington menjadi tujuan ketujuh di Amerika Utara yang dilayani Air China di samping New York, Los Angeles, San Francisco, Houston, Hawaii dan Vancouver. Ini akan memperluas jadwal penerbangan maskapai tersebut di Amerika Utara dan memperkuat kehadirannya di pasar Amerika Utara, dengan menawarkan jembatan pertukaran baru antara ibukota kedua negara.

Penerbangan empat kali seminggu CA817/8 akan ditawarkan pada hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu dengan pesawat B777-300ER. Penerbangan ke luar berangkat dari Beijing pukul 13:00 dan tiba di Washington pukul 14:35 waktu setempat. Penerbangan kembali bertolak dari Washington pukul 16:35 waktu setempat dan tiba di Beijing pukul 18:15 waktu Beijing hari berikutnya.

Di Washington, yang merupakan pusat politik Amerika Serikat, terdapat Gedung Putih, Congress (DPR Amerika Serikat), Mahkamah Agung dan banyak instansi pemerintah lainnya. Berbeda dengan New York atau Chicago di mana gedung-gedung pencakar langit dan kesibukan manusia merupakan pemandangan sehari-hari, Washington menebar pesona dengan fasilitas budaya, taman dan hamparan rumputnya. Library of Congress, Washington Opera House, John F. Kennedy Center for the Performing Arts dan 9 universitas seperti Georgetown University menambahkan rasa budaya yang kuat ke kota tersebut.

Amerika Utara adalah pasar penerbangan terbesar dan paling mapan di dunia, sementara China merupakan pasar penerbangan yang paling menjanjikan dan tercepat di dunia. Pada tahun 2012, jumlah kursi yang tersedia dan penumpang di pasar penerbangan Sino-AS masing-masing mencapai 4,52 juta dan 3,89 juta, naik 60,9% dan 85,2% dibandingkan dengan tahun 2009. Juga pada tahun 2012, Amerika Serikat menjadi salah satu tujuan wisata yang paling menarik bagi para wisatawan China, dan Amerika Serikat menikmati tingkat pertumbuhan tertinggi pelancong China dibandingkan dengan negara lain. Data dari Kedutaan Besar AS di China menunjukkan pemohon visa non-imigran ke Amerika Serikat pada tahun 2012 naik lebih dari 20% dibandingkan dengan tahun 2011.

Guna memenuhi banyaknya permintaan akan perjalanan ke Amerika Serikat dan meningkatkan jaringan rute globalnya dengan pusat di Beijing, Air China telah memperluas kehadirannya di pasar Amerika Serikat. Air China telah menambah layanan penerbangan Beijing-New York menjadi 11 kali seminggu dan Beijing-Los Angeles dua kali sehari, serta memperkenalkan penerbangan Beijing-Houston dan Beijing-Hawaii. B777-300ER, jenis pesawat yang populer di kalangan pelancong bisnis di seluruh dunia, sekarang beroperasi pada rute-rute ini dan juga akan dioperasikan pada rute Beijing-Washington mendatang, yang berarti jenis ini akan dioperasikan pada kelima rute tersebut. First Class dan Business Class-nya dilengkapi dengan kursi yang dapat direbahkan sepenuhnya dan bar tengah. Sistem hiburan pribadi, stop kontak pribadi dan toilet bebas hambatan tersedia di semua kelas penerbangan. Sistem pencahayaan sesuai mood menampilkan berbagai skema pencahayaan yang meniru saat-saat indah mulai matahari terbit hingga terbenam.

Selain itu, Air China memberi para wisatawan makanan lezat dan Sky Cellar di pesawat, serta layanan pindah pesawat dengan diantar sopir untuk VIP di darat. Dengan lingkungan kabin yang nyaman dan layanan yang penuh perhatian, Air China adalah pilihan yang cocok bagi pelancong antara China dan Amerika Serikat.

www.antaranews.com

Citilink Buka Penerbangan Surabaya - Johor Baru dan Kuala Lumpur

Maskapai Citilink Indonesia siap melayani penerbangan internasional pada Surabaya-Johor Baru dan Surabaya-Kuala Lumpur. Citilink mengoperasikan penerbangan Surabaya-Johor mulai tanggal 15 Maret 2014. Sedangkan rute penerbangan Surabaya-Kuala Lumpur akan dilayani mulai 1 April 2014.
Citilink Indonesia. ZonaAero
Citilink Buka Rute Penerbangan Internasional Perdana

Maskapai penerbangan Citilink membuka rute Surabaya-Johor Baru (Malaysia) sekaligus sebagai rute penerbangan internasional perdana yang rencananya bakal mulai dioperasikan pada tanggal 15 Maret 2014. "Pembukaan rute Surabaya-Johor Baru merupakan komitmen Citilink untuk terus memperluas ekspansi penerbangan domestik dan internasional," kata CEO Citilink Arif Wibowo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (5/3/2014).

Menurut dia, pembukaan rute itu juga bertujuan mempromosikan pariwisata Surabaya khususnya dan Jawa Timur umumnya. Selain itu, lanjutnya, rute tersebut juga dibuka untuk mempermudah TKI untuk pulang kampung halamannya di Indonesia. "Kami juga memberikan penawaran khusus bagi tenaga kerja asal Indonesia yang akan pulang kampung ke Indonesia," ujar Arif.

Ia mengemukakan, penawaran khusus tersebut diberikan kepada TKI karena telah banyaknya kontribusi yang mereka lakukan terhadap perekonomian Indonesia. Maskapai Citilink juga berencana akan mengoperasikan rute Surabaya-Kuala Lumpur (Malaysia) pada tanggal 1 April 2014.

Sebelumnya, Citilink telah meraih penghargaan sebagai maskapai terbaik tahun 2013 dari Bandara Juanda, Surabaya, yang diberikan dalam rangka HUT ke-50 Angkasa Pura I. Penghargaan diberikan manajemen Angkasa Pura I bandara Juanda setelah melakukan penilaian atas rata-rata ketepatan waktu penerbangan ("On Time Performance"/OTP), tingkat keselamatan, dan pelayanan yang diberikan maskapai penerbangan. Arif Wibowo mengatakan, penghargaan yang diterima Citilink merupakan bukti komitmen maskapai tersebut untuk memenuhi moto yang selalu diupayakan, yaitu menguatamakan kesederhanaan, tepat waktu, dan kenyamanan. "Penghargaan ini juga berkat kerja keras seluruh karyawan Citilink dan menjadi motivasi untuk berbuat lebih baik lagi dimasa depan untuk memberikan yang terbaik bagi penumpang Citilink," katanya.

Hingga saat ini, Citilink mengoperasikan 24 armada Airbus A320 terbaru, dua di antaranya jenis Sharklets atau bersayap model sirip hiu. Seluruh armada tersebut melayani 32 rute domestik dengan 130 frekuensi di 24 kota tujuan ke berbagai kota di Indonesia setiap harinya.

www.beritasatu.com

Selasa, 04 Maret 2014

Tender 7 Penerbangan Perintis Di Bengkulu Dimenangkan Maskapai Susi Air

Tender 7 penerbangan perintis (bersubsidi) dari dan menuju Bengkulu untuk tahun 2014 telah dimenangkan oleh maskapai Susi Air. Tender pengoperasian penerbangan perintis di kawasan udara Bengkulu tersebut diikuti oleh 3 perusahaan penerbangan. Sebagai pemenang tender, maskapai Susi Air akan mengoperasikan pesawat terbang jenis carvan C-208 untuk melayani 7 rute penerbangan perintis itu.
Susi Air. ZonaAero
Susi Air Menang Tender Penerbangan di Bengkulu

Maskapai penerbangan Susi Air memenangi proses tender di Direktorat Jendral Perhubungan Udara Wilayah 4 yang melayani tujuh rute penerbangan bersubsidi di Bengkulu. Hal ini disampaikan Kepala Unit Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa Direktorat Jendral Perhubungan Udara Wilayah 4, M. Arqodri Arman di Bengkulu, Senin (3/3/2014).

Ia menjelaskan, paket pengadaan tersebut berbentuk subsidi angkutan udara perintis dengan DIPA Rp 10,83 miliar. Dalam proses pemilihan pemenang tender kontrak telah dilakukan pada (27/2/2014). "Saat ini pemenang lelang sedang susun perencanaan dari pemenuhan paket, Maret ini penerbangan diprediksi mulai operasi," kata Arqodri.

Tujuh rute itu Susi Air melayani rute, Bengkulu-Pulau Enggano, Bengkulu-Muara Bungo, Bengkulu-Krui, Bengkulu-Pagar Alam, Krui-Lampung, Pagar Alam-Lampung. Susi Air dalam melayani rute penerbangan itu menggunakan pesawat carvan C-208 dengan kapasitas penumpang 12 orang.

Dalam proses tender tersebut terdapat tiga perusahaan yang menawarkan namun, Susi Air terpilih sebagai pemenang dengan tawaran Rp 9,8 miliar. Meski demikian belum diketahui berapa harga tiket tiap penerbangan masing-masing rute.

www.tribunnews.com

Karawang Jadi Lokasi Potensial Pembangunan Bandara Pendukung Soekarno-Hatta

Kawasan di Karawang, Jawa Barat, sedang diteliti untuk dijadikan lokasi pembangunan bandara internasional yang khusus mendukung operasional Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini dikatakan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia, Hatta Rajasa. Sebagai bandara utama dan sebagai pintu gerbang utama Indonesia pada jalur udara, Bandara Soekarno-Hatta sudah tidak mampu lagi menangani meningkatnya kepadatan lalu-lintas udara di bandara internasional tersebut.
Bandara Soekarno-Hatta. ZonaAero
Hatta Rajasa: Pemerintah Serius Bangun Bandara di Karawang

Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia, Hatta Rajasa mengatakan, Kabupaten Karawang merupakan daerah yang sedang diteliti mendalam untuk dijadikan sebagai lokasi perluasan Bandara Soekarno-Hatta (Soeta). Pasalnya, kapasitas Bandara Soeta sudah sangat padat dan sulit diperluas lagi. Hatta Rajasa mengatakan hal itu saat membuka acara makan bakso 15 ribu mangkuk bersama masyarakat Karawang di Lapangan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Sabtu (1/3/2014). "Karawang merupakan daerah yang strategis. Kemajuan Karawang sangat mempengaruhi Ibukota Indonesia," ujar Hatta Rajasa.

Dikatakan juga, Karawang merupakan daerah industri yang berintegrasi dengan pertanian. Sejauh ini, Pemerintah Kabupaten setempat masih mampu menselaraskan kemajuan industri tanpa mengganggu areal pertanian. Dikatakan juga, jumlah penduduk Kabupaten Karawang yang mencapai 2 juta orang, dengan laju pertumbuhannya 3 persen per tahun, menjadikan Karawang sebagai pusat pertumbuhan Indonesia. "Master plan Indonesia, menunjukan Karawang merupakan daerah paling strategis," tuturnya.

Hatta Rajasa mengatakan, atas dasar itu, Pemerintah Pusat siap membangun pelabuhan laut di Karawang. Bahkan, direncanakan pembangunan pelabuhan tersebut Karawang yang kapasitasnya melebihi Pelabuhan Tanjung Priok. "Pemprov Jawa Barat dan Pemkab Karawang harus segera menyiapkan tata ruang untuk keperluan pembangunan pelabuhan tersebut," ujar Hatta Rajasa.

Diharapkan, lanjut dia, pada tahun 2020, pelabuhan sudah selesai dibangun dan dapat dioperasikan. "Pelabuhan di Karawang, nantinya untuk menopang industri, tetapi tetap tidak menganggu lahan pertanian," tuturnya.

Selain pelabuhan laut, lanjut Hatta, Pemerintah Pusat serius untuk membangun pelabuhan udara di Karawang untuk menopang Bandara Soeta yang sudah overload. "Rencana pembangunan Bandara di Kertajati sudah ada. Tetapi, daerah yang paling diseriusi dan mendalam untuk pembangunan bandara adalah Karawang," kata Hatta Rajasa.

Oleh sebab itu, lanjut dia, pembangunan infrastrukturnya harus mulai dibangun seperti jalan tol, jalur kereta api. Karawang juga harus mempersiapkan tata ruang untuk menyambut pembangunan pelabuhan tersebut. "Tata ruang kota harus diperhatikan oleh Pemkab setempat," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan (Bepeda) Karawang, Samsuri mengatakan, pembangunan Pelabuhan Cilamaya pasti membutuhkan daya dukung dan daya tampung pelabuhan. Tidak mungkin area pelabuhan disekat dengan lingkungan warga sekitar. Artinya, lanjut Samsuri, tanpa dimintapun desa-desa terdekat dengan pelabuhan dipastikan akan merasakan imbas positif dan negatif dari keberadaan pelabuhan tersebut. Apalagi, JICA sebagai konsultan pembangunan Pelabuhan Cilamaya telah merencanakan membangun jalan arteri di sepanjang pantai utara mulai dari Pelabuhan Cilamaya hingga ke Palabuhan Tanjungpriok. Pembangunan jalan tersebut, sambung Samsuri, mengarah ke barat. "Dapat dipastikan di sepanjang jalan itu akan tumbuh pemukiman, dan mungkin juga tempat hiburan dan tempat bisnis," ujarnya.

Dikatakan juga, saat ini pihaknya fokus agar pembangunan pelabuhan tidak terlalu menyita lahan pertanian. Permasalahannya, lahan terbuka yang tersisa di sekitar calon lokasi pelabuhan tersebut hanya area pertanian. Sesuai paparan JICA terkini, pelabuhan akan dibangun di laut. Sementara daerah penyangga pelabuhan akan dibangun antara muara Sungai Ciderowan dengan muara Sungai Cibulan-bulan. Untuk keperluan tersebut dibutuhkan lahan sedikitnya 204 Hektare. Namun demikiana, Samsuri merasa yakin jika areal yang dijadikan sebagai penyangga pelabuhan bakal lebih luas lagi. Sebab, untuk mendukung keberadaan pelabuhan perlu dibangun pula rumah sakit, restoran, dan juga tempat hiburan.

www.pikiran-rakyat.com

Pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang Belum Bisa Dimulai

Pelaksanaan perluasan dan pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah, diperkirakan bakan tertunda lagi. Hal ini dikarenakan penandatanganan nota kerjasama pemanfaatan belum bisa dipastikan kapan akan dilaksanakan. Penandatanganan kerjasama pemanfaatan Bandara Ahmad Yani Semarang ini menurut rencana akan dilakukan oleh Direktur Utama PT Angkasa Pura I dan Panglima Kodam IV/Diponegoro.
Bandara Ahmad Yani Semarang. ZonaAero
Pengembangan Bandara Ahmad Yani Diperkirakan Kembali Tertunda

Pengembangan dan perluasan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang diperkirakan kembali tertunda, karena belum ada kepastian waktu penandatanganan kerja sama pemanfaatan. "Hingga saat ini belum ada kepastian waktu penandatanganan kerja sama pemanfaatan antara Direktur Utama PT Angkasa Pura I dan Panglima Kodam IV/Diponegoro sebagai tahap awal pengembangan serta perluasan bandara," kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Jawa Tengah Urip Sihabudin di Semarang, Minggu (2/3/2014).

Ia mengatakan masih menunggu kabar dari PT Angkasa Pura I terkait dengan waktu pelaksanaan penandatanganan kerja sama pemanfaataan yang semula direncanakan pada Senin (3/3/2014). "Kelihatannya penandatanganan kerja sama pemanfaatan tidak jadi besok (Senin, red), tapi alasan detil penundaan karena apa, saya belum tahu, karena PT Angkasa Pura yang tahu persis," ujarnya.

Urip menjelaskan jika penandatanganan kerja sama pemanfaatan bandara bisa dilaksanakan lebih cepat, maka pengembangan serta peluasanan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang dapat segera dimulai. "Lelang pekerjaan pengembangan bandara sudah diputuskan pemenangnya dan akan diumumkan usai penandatanganan kerja sama pemanfaatan, sehingga proses pekerjaan atau 'ground breaking' bisa segera dimulai," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bahwa PT Angkasa Pura I meminta waktu untuk menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) sebelum penandatanganan kerja sama pemanfaatan bandara yang merupakan awal dimulainya pengembangan serta perluasan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang. "Saya meminta kepada PT Angkasa Pura agar RUPS secepatnya dilaksanakan sehingga tidak mengganggu proses 'ground breaking' bandara," ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang mencapai titik terang setelah terbit surat dari Kementerian Keuangan pada 21 Februari 2014 terkait dengan jumlah penerimaan negara dan pemanfaatan aset. Ada perubahan proposal pengembangan bandara yang semula menggunakan lahan milik TNI Angkatan Darat seluas 67 hektare itu bertambah sekitar 20 hektare. Mengenai jumlah angka kontribusi tetap terkait dengan pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani, Ganjar mengaku belum mengetahui. "Itu kan urusannya tidak ke saya tapi urusannya antara Angkasa Pura dengan Angkatan Darat yang kemudian masuk ke negara," katanya.

Seperti diwartakan, saat ini proyek pembangunan jalan alternatif menuju Bandara Ahmad Yani dari Sungai Siangker Semarang menuju lapangan parkir terminal baru bandara sudah memasuki tahap terakhir dan rencana pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang yang membutuhkan anggaran Rp1,14 triliun. Tahap pertama proyek sudah dikerjakan tahun 2011 (anggaran dari APBD Perubahan Pemerintah Provinsi Jateng 2011 sebesar Rp4 miliar). Kemudian, tahap kedua pada tahun 2012 menggunakan APBD 2012 Pemprov Jateng dengan anggaran Rp14 miliar dan tahap ketiga total anggaran Rp74,3 miliar (pembagian anggaran Rp51 miliar Pemprov Jateng dan Rp23,3 miliar Pemkot Semarang). Tahap terakhir tahun 2013 dengan nilai proyek Rp58,5 miliar menggunakan anggaran dari Pemprov Jateng sebesar 75 persen dan sisanya Pemkot Semarang sebanyak 25 persen.

Jalan akses bandara sepanjang 1.336 meter tersebut (sisi utara 500 meter dan sisi selatan 700 meter) dengan lebar 15 meter per sisi tersebut dibangun dengan pembuatan konstruksi, podasi tiang pancang beton, dan pelat beton.

Tujuan awal pembangunan jalan alternatif yang dilakukan pemerintah tersebut, yakni agar dapat memecah kemacetan, mendukung akses serta mempermudah kelancaran pengembangan terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang.

www.republika.co.id

Minggu, 02 Maret 2014

Susi Air Ambil Alih Penerbangan Merpati Nusantara Airlines Di Merauke

Maskapai Susi Air dikabarkan telah mengambil alih penerbangan di Bandara Mopah Merauke yang sebelumnya dioperasikan oleh Merpati Nusantara Airlines. Rute penerbangan di Bandara Mopah, Merauke, Papua, sebelumnya memang hanya dilayani oleh Merpati Nusantara Airlines.
Bandara Mopah Merauke. ZonaAero
Susi Air Akan Kuasai Penerbangan di Merauke

Susi Air menyatakan sudah mengambil sebagian rute Merpati Nusantara Airlines. "Untuk rute di Merauke, sudah diambil semua oleh Susi Air," kata Deputy Chief Executive Officer Susi Air, Rudy Setyopurnomo, 1 Maret 2014. Ia menjelaskan, sebelumnya hanya Merpati yang mengoperasikan penerbangan di Merauke.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti mengatakan sejauh ini sudah ada lima maskapai yang mengajukan proposal untuk mengambil alih rute PT Merpati Nusantara Airlines. Menurut dia, kelima maskapai tersebut menawar rute tunggal dan rute lain yang tidak hanya dimiliki Merpati. "Sejauh ini memang total ada lima, yaitu Sriwijaya, Garuda, Citilink, Kal Star, dan Express Air. Tapi kalau Sriwijaya, Garuda, dan Citilink itu kan mereka mau yang sudah ada penerbangan. Kalau yang belum ada (rute tunggal) itu kan yang 19. Kita fokus ke 19 rute tunggal itu dulu kalau yang lain kan sudah ada penerbangan," katanya, Kamis (27/2/2014) lalu.

Menurut dia, dua maskapai yang tertarik untuk menawar 19 rute tunggal Merpati tersebut adalah Kal Star dan Express Air. Dua maskapai tersebut, kata dia, memang memiliki spesialisasi di rute-rute terpencil yang tadinya hanya dikuasai Merpati. "Express Air dan Kal Star memang yang perintis," katanya.

Herry mengatakan proses selanjutnya setelah pengajuan proposal adalah pembahasan internal di Kementerian Perhubungan mengenai maskapai mana yang diberikan izin untuk mengambil alih rute Merpati. "Setelah itu, ya sudah, kita kasih izin. Mudah saja," katanya.

Kementerian Perhubungan menyatakan surat penawaran rute bekas Merpati telah dilayangkan kepada semua maskapai penerbangan pada 4 Februari 2014. Kementerian Perhubungan memberi waktu sepekan bagi maskapai itu untuk mengambil tawaran tersebut.

Merpati tercatat memiliki 19 rute tunggal. Rute yang menghubungkan Pulau Maluku, Sulawesi, Papua, dan Nusa Tenggara itu adalah Ambon-Labuha, Bade-Merauke, Biak-Sorong, Bima-Makassar, Ende-Saumlaki, Ewer-Merauke, Jayapura-Tanah Merah, Kepi-Merauke, Gebe-Ternate, Labuhan BajoMaumere, Makassar-Maumere, Makassar-Merauke, Makassar-Selayar, Manado-Palu, Merauke-Tanah Merah, Merauke-Wanam, Moananami-Nabire, Mulia-Nabire, dan Sorong-Timika. Rute ini adalah rute yang ditawar oleh Kal Star dan Express Air. Herry belum memberikan informasi ihwal rute yang diminta Garuda, Sriwijaya, dan Citilink.

www.tempo.co

Sabtu, 01 Maret 2014

Air China Bersiap Layani Rute Penerbangan Beijing-Wina-Barcelona

Maskapai Air China saat ini tengah bersiap untuk mengoperasikan rute penerbangan Beijing-Wina-Barcelona untuk memudahkan perjalanan wisata pada jalur Asia Timur dan Eropa. Menurut pihak Air China, penerbangan Beijing-Wina-Barcelona akan dilayani mulai tanggal 5 Mei 2014.
Air China. ZonaAero
Air China Membuka Rute Penerbangan Beijing - Barcelona

Air China akan memulai rute penerbangan Beijing - Wina - Barcelona pada tanggal 5 Mei 2014, sehingga memudahkan para wisatawan untuk mengunjungi "Ibukota Musik Dunia" dan "Bunganya Eropa." Rute penerbangan CA841/2 akan beroperasi empat kali dalam seminggu; Senin/Kamis/Jumat/Minggu. Penerbangan pemberangkatan dari Beijing lepas landas dari Beijing pada pukul 02:10, tiba di Wina pada 06:10 waktu setempat, dan tiba di Barcelona pada pukul 09:25 waktu setempat. Pesawat pulang akan lepas landas dari Barcelona pada pukul 11:25 waktu setempat, tiba di Wina pada pukul 13:25, dan Beijing pada pukul 05:55. Rute penerbangan ini akan menggunakan pesawat berbadan lebar A330-300. Kelas Bisnis dilengkapi dengan kursi full-flat. Kelas Ekonomi Premium memberikan ruang kaki yang lebih lapang hingga 120% dibanding di Kelas Ekonomi serta penawaran menarik lainnya. Sedangkan, bagi para penumpang Kelas Ekonomi akan mendapatkan kursi ergonomik yang sangat nyaman sehingga dapat mengusir segala kelalahan di dalam penerbangan panjang. Sistem hiburan personal juga tersedia di semua kelas layanan.

Wina dan Barcelona adalah dua kota besar di Benua Eropa yang terkenal akan pemandangan indah, sejarah yang kaya, budaya dan warisan kesenian yang impresif dan tak tertandingi. Vienna dikenal sebagai "Dewi Sungai Danube", dan Barcelona ialah "Mutiara Peninsula Iberia". Dengan nuansa klasik nan elegannya, Vienna menawarkan pengalaman wisata luar biasa yang dapat Anda dapatkan dengan mengunjungi Golden Hall, di mana musik menjadi urat nadi dari kota yang sarat akan sejarah musik ini. Di Barcelona, pusat dari matador-matador handal Spanyol, Anda dapat menikmati kehangatan dan eksotisme Mediterania. Selain itu, jangan sampai kelewatan untuk mengunjungi bangunan-bangunan bergaya Gotik, Baroque, dan modern di kota ini, serta menikmati eksotisme tarian Flamenco.

Dari dulu, tidak pernah ada penerbangan nonstop yang menghubungi Asia Timur dan Barcelona, dan ada beberapa penerbangan yang menghubungkan Beijing dan Wina, namun sangat sedikit. Mengingat semakin eratnya hubungan antara China dan Eropa dalam beberapa tahun terakhir, berimbas pada tingginya permintaan akan layanan penerbangan. Mengacu kepada data dari Asosiasi Transportasi Udara internasional (IATA), permintaan dari penumpang internasional Eropa diperkirakan naik 4,7% pada 2014. Di periode yang sama, sebuah survey menunjukan kalau wisatawan asal China yang berlibur ke Eropa juga tengah melonjak sebanyak dua digit pada 10 tahun terakhir. Pakar industri menyatakan, selain urusan bisnis, urusan kenegaraan, dan pertukaran akademis, wisatawan yang berwisata ke Eropa akan semakin tinggi, dan pasar wisata mendalam dan Wisata independen dan bebas (FIT) akan terus tumbuh. Rute penerbangan Beijing - Wina - Barcelona juga tak hanya memudahkan wisatawan untuk terbang dari Asia Timur ke Eropa Selatan dan Tengah, sehingga para penumpang tak perlu lagi membuang waktu dan tenaga transit terlebih dahulu, tapi juga memberikan opsi penerbangan tambahan bagi para penumpang yang tinggal di beberapa kota besar Asia seperti Tokyo, Seoul, Hong Kong, Bangkok, Manila dan kota-kota besar di Eropa.

Sebagai bagian dari anggota Star Alliance, jaringan maskapai penerbangan terbesar di dunia, Air China tengah giat memperluas rute penerbangan Eropa. Air China melayani lebih dari 100 penerbangan per pekan yang mengubungkan kota-kota besar China dan Eropa, seperti London, Paris, Frankfurt, Roma, Moskow, dan Madrid. Rute penerbangan baru ini akan ialah rute penerbangan Eropa Air China yang ke-23, sehingga memberikan akses ke 19 kota Eropa dan memperluas jangkauan maskapai penerbangan ini di Eropa. Rute baru ini akan semakin memperkuat jaringan global maskapai penerbangan ini, yang berpusat di Beijing, dan memudahkan para wisatawan untuk terbang ke berbagai belahan dunia melalui Beijing

Lebih jauh lagi, Air China juga menyajikan sajian makanan dan Sky Cellar, serta layanan antar-jemput untuk penumpang VIP. Dengan atmosfer kabin yang nyaman dan layanan yang ramah, Air China merupakan pilihan tepat bagi para wisatawan China dan Eropa.

www.antaranews.com

Citilink Kenakan Surcharge Tiket Pesawat Mulai 28 Februari 2014

Maskapai Citilink telah memberlakukan surcharge tiket pesawat untuk layanan penerbangannya terhitung mulai Jumat 28 Februari 2014. Dengan adanya surcharge tersebut maka terjadi juga kenaikan harga pada tiket pesaawat terbang Citilink Indonesia.
Citilink Indonesia. ZonaAero
Citilink Terapkan Surcharge Tiket Pesawat Hari Ini

Penambahan biaya surcharge tiket pesawat Citilink mulai diberlakukan pada Jumat 28 Februari 2014, terhitung sejak pukul 00.01 WIB. Dengan adanya penambahan biaya surcharge tersebut maka harga tiket maskapai berbiaya murah ini mengalami kenaikan. Rahmakika Rahardiasari, Sales Manager Bo Yogyakarta, PT Citilink Indonesia mengatakan, kenaikan surcharge untuk pesawat Yogyakarta tujuan Halim sebesar Rp50.600, dan pesawat Yogyakarta tujuan Balikpapan sebesar Rp107.000. "Kenaikan surcharge ini tidak saja dilakukan oleh maskapai Citilink. Namun, semua maskapai menerapkan hal yang sama sesuai dengan keputusan dari pemerintah," kata Kikan, sapaan Rahmakika.

Menurut Kikan, penerapan surcharge ini hanya diberlakukan kepada calon penumpang pesawat yang membeli tiket pada hari ini. Namun, calon penumpang pesawat yang sudah booking tiket jauh-jauh hari tidak dikenakan surcharge. "Yang dikenakan surcharge hanya penumpang yang membeli tiket pada hari ini dan seterusnya. Jadi kalau sudah booking tiket jauh-jauh hari dan baru hari ini terbang, maka tak dikenakan surcharge," jelasnya.

Kikan mengatakan, pihaknya juga sudah menempel pengumuman tentang surcharge kepada calon penumpang pesawat Citilink di loket penjualan tiket. "Kita juga pasang papan pengumuman di loket penjualan tiket agar para penumpang tidak terkejut adanya tambahan biaya penerbangan (surcharge)," ujarnya.

Lebih lanjut Kikan mengatakan, karena kebijakan surcharge ini diberlakukan untuk semua maskapai penerbangan, maka calon penumpang juga memakluminya sehingga tak ada calon penumpang yang protes terkait adanya surcharge untuk pembelian tiket pesawat. "Calon penumpang memahami adanya surcharge ini karena pemerintah pusat telah melakukan sosialisasi jauh-jauh hari sebelum diberlakukannya surcharge," ungkapnya.

Seperti diketahui, tujuan pemberlakuan surcharge guna menutup sebagian biaya operasional yang melonjak akibat depresiasi rupiah dan juga biaya avtur yang sudah di atas Rp10.000. Citilink hingga saat ini mengoperasikan 24 armada Airbus A320 terbaru, dua di antaranya jenis Sharklets atau bersayap model sirip hiu. Seluruh armada tersebut melayani 32 rute domestik dengan 130 frekuensi di 24 kota tujuan ke berbagai kota di wilayah Indonesia setiap harinya.

nasional.news.viva.co.id

Jumat, 28 Februari 2014

Batik Air Buka 12 Rute Penerbangan Domestik Baru

Batik Air kini bersiap menambah 12 tujuan penerbangan baru. Rute penerbangan baru maskapai Batik Air adalah Banjarmasin, Batam, Solo, Gorontalo, Palembang, Kendari, Medan, Padang, Palu, Timika, Tarakan, dan Denpasar. Dengan penambahan rute penerbangan baru ini, maka Batik air kini mengoperasikan 100 penerbangan per hari.
Batik Air. ZonaAero
Batik Air Tambah Destinasi Penerbangan Baru

Maskapai penerbangan Batik Air berencana menambah lebih dari dua kali lipat jaringan domestiknya tahun ini. Yakni dari 10 destinasi menjadi 22 destinasi. Kota tujuan baru tersebut adalah Banjarmasin, Batam, Gorontalo, Kendari, Medan, Padang, Palembang, Palu, Timika, Tarakan dan Solo. Selain itu, Batik Air juga akan kembali membuka layanan penerbangan Jakarta-Denpasar.

Dengan dibukanya layanan baru ini, penerbangan harian anak perusahaan Lion Air ini meningkat dari 36 jadwal penerbangan menjadi 100 jadwal penerbangan.

Corporate Secretary Lion Air, Adhitya Simanjuntak, mengatakan, pada 2015, maskapai Batik Air juga akan membuka lima rute domestik lagi. ''Namun ada tiga di antaranya akan tergantung pada kesiapan dari perluasan dan perpanjangan landasan pacu bandara,'' ujar Adhitya, Kamis (27/2) di Singapura.

Batik Air, menurut Adhitya, akan menambahkan pesawat dengan tipe A320 yang pertama pada Juli mendatang. Batik Air akan menjadi maskapai pertama millik Lion Air yang mengoperasikan tipe A320. Pesawat ini memiliki 144 kursi kelas ekonomi dan 12 kelas bisnis.

www.republika.co.id

Kamis, 27 Februari 2014

Pesawat N-245 Dan N-270 Bakal Dirancang Setelah Proyek Pesawat N-219

Pesawat terbang N-245 dan N-270 akan segera dirancang dan dibuat oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) setelah selesai proyek pengembangan pesawat N-219 pada tahun 2016. Keterlibatan LAPAN hanya sampai pada pembuatan prototipe pesawat N-245 dan N-270, sedangkan proses produksi akan dilakukan oleh PT Dirgantara Indonesia.
Pesawat Terbang N-250. ZonaAero
Setelah N-219, RI Siapkan Proyek Pesawat Baru N-245 dan N-270

Pesawat terbang N-245 dan N-270 akan dirancang dan dibuat oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Proyek ini akan dikerjakan setelah proyek pesawat ringan N-219 selesai dikerjakan tahun 2016. "Setelah ini akan ada N-245 dan N-270 yang segera dimulai pada pertengahan tahun 2016 kita buat desain. N-245 itu untuk 45 penumpang, N-270 untuk 70 penumpang dan kedua pesawat ini pakai 2 mesin. Diharapkan cita-cita kita adalah R&D (penelitian dan pengembangan) ada di LAPAN, produksinya ada di DI," kata Kepala Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN Gunawan S Prabowo saat ditemui di Kantor LAPAN Rawamangun Jakarta, Selasa (25/02/2014).

Saat ini, LAPAN menganggarkan Rp 400 miliar untuk mengembangkan pesawat N-219 yang diserahkan kepada PTDI. Namun apaila pesawat itu sudah jadi dan dijual secara komersial, LAPAN tidak mendapatkan keuntungan penjualan. "LAPAN itu hanya kembangkan design center. Hasil penjualan itu nggak masuk ke kita. Kita berhenti hanya sampai prototype saja," ungkapnya.

Dana sebesar Rp 400 miliar akan dikucurkan selama 2 periode yaitu tahun 2014 sebesar Rp 310 miliar dan tahun 2015 sebesar Rp 90 miliar. LAPAN sebagai lembaga yang dimiliki negara hanya mengambil keuntungan dari hak cipta pesawat dan keterlibatan 30 tenaga ahli LAPAN untuk bekerjasama membuat pesawat N219 dengan PTDI. "Untungnya apa untuk LAPAN? Kita punya industri penerbangan. Kalau kita ingin improve kemampuan nggak kita nggak akan mampu. Sehingga ini kan ada barangnya jadi bagus itu imbal baliknya ke LAPAN. Lalu hak paten menjadi milik negara," imbuhnya.

finance.detik.com

Rp 400 Miliar Untuk Pengembangan Pesawat N-219

Pesawat terbang N-219 adalah jenis pesawat terbang terbaru yang dirancang dan dikembangkan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan PT Dirgantara Indonesia. Anggaran senilai Rp 400 miliar telah disiapkan untuk proyek pengembangan pesawat terbang N-219 tersebut.
Pesawat Terbang N-219. ZonaAero
Indonesia Kembangkan Pesawat N-219

Dana sebesar Rp 400 miliar telah dianggarkan untuk proyek pengembangan N-219, pesawat terbang jenis terbaru buatan Indonesia. Proyek pengembangan pesawat terbang ini merupakan kerjasama Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan PT Dirgantara Indonesia. Demikian yang disampaikan oleh Kepala Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN, Gunawan S. Prabowo. "Untuk anggaran 2014 Rp 310 miliar dan Rp 90 miliar untuk anggaran 2015," kata Gunawan seusai penandatangan kontrak kerja sama pengembangan pesawat N-219 dengan PT Dirgantara di kantornya, Selasa, 25 Februari 2014.

Pesawat N-219 buatan anak bangsa ini akan mengunggulkan muatan lokal Indonesia. Teknologi yang dikembangkan adalah hasil temuan ahli penerbangan Indonesia. Proses produksi pesawat juga akan melibatkan industri kecil dalam negeri. Pesawat berkapasitas 19 kursi ini bersertifikasi CASR-23 yang cocok dioperasikan pada bandara-bandara dengan infrastruktur yang minim.

Kepala Program Pengembangan Pesawat N-219 Agus Ariwiboro mengatakan pesawat itu sudah banyak diminati. Ada delapan pihak yang berminat membeli pesawat itu, yakni Lion Air seratus unit, Nusantara Buana Air 30 unit, pemerintah daerah Papua dan Papua Barat 15 unit, Aceh enam unit, Sulawesi enam unit, Riau empat unit, Thailand 18 unit, dan TNI Angkatan Laut 9-15 unit. "Pendanaannya dari APBN, maka pendapatannya pun untuk APBN. Pemegang hak cipta dan paten juga negara," katanya.

Pesawat jenis ini, kata Agus, cocok dioperasikan pada bandara-bandara kecil, sehingga dapat menjangkau seluruh Indonesia.

Saat ini, pesawat N-219 memasuki tahap desain awal. Proyek pengembangan pesawat ini dimulai pada 2004 dan akan ditargetkan terbang perdana pada 2016. Pesawat N-219 diperkirakan mempunyai nilai ekonomis US$ 3,8 juta. Pesawat ini menggunakan dua mesin yang masing-masing berkekuatan 850 shaft horse sharp (shp). Pesawat ini mampu lepas landas dalam jarak pendek, sehingga hanya memerlukan landasan 500-600 meter. Selain mampu mengangkut penumpang, pesawat ini dirancang sebagai pesawat kargo.

www.tempo.co

Senin, 24 Februari 2014

Penerbangan Jakarta-Jeddah Dilayani Flynas Mulai April 2014

Flynas, maskapai penerbangan biaya murah asal Arab Saudi telah bersiap untuk mengoperasikan rute penerbangan Jakarta-Jeddah. Rencananya layanan ini akan dioperasikan dengan jadwal 3 kali seminggu. Rute penerbangan Jakarta-Jeddah tersebut dilayani maskapai Flynas mulai bulan April 2014.
Flynas. ZonaAero
Flynas Buka Rute Penerbangan Jakarta-Jeddah

Layanan penerbangan dari Jeddah ke Jakarta dengan jadwal 3 kali seminggu akan segera dioperasikan oleh maskapai Flynas dari Arab Saud. Rute penerbangan Jakarta-Jeddah akan mulai dilayani Flynas pada bulan April 2014. Chief Executive Officer flynas, Raja Azmi mengatakan, alasan peluncuran rute ini sebagai langkah awal untuk program rute penerbangan globalnya yang berbiaya rendah dengan nilai tambah (Low Cost Carrier Plus). "Penerbangan Jeddah-Jakarta akan beroperasi setiap hari Senin, Selasa dan Minggu dan penerbangan Jakarta-Jeddah setiap hari Senin, Selasa dan Rabu," katanya di jakarta, Sabtu (21/2/2014).

Dia menambahkan, potensi indonesia sebagai negara Muslim terbesar di dunia menjadikannya sebagai pasar pertumbuhan utama bagi semua wisatawan yang berkunjung ke Arab Saudi. "Apalagi, pemerintah Indonesia baru-baru ini atif menyasar pasar rekreasi Arab Saudi dengan paket wisata yang menarik dan promosi yang diadakan di Kerajaaan," katanya.

Raja Azmi menambahkan, ibukota Indonesia adalah bagian dari program Rute Penerbangan Global flynas yang akan memberikan jaringan rute penerbangan internasional berkualitas tinggi ke penjuru Eropa, Asia dan Afrika, dengan biaya terjangkau.

Semua penerbangan internasional flynas akan beroperasi dari pusatnya di Jeddah. Menurut Raja Azmi, perluasan jaringan flynas hingga Jakarta merupakan langkah strategis untuk menuju babak baru yang ditandai oleh pembangunan agresif, diharapkan rute ini akan memiliki lalu lintas yang padat. "Mereka akan mendapatkan pengalaman perjalanan unik yang memungkinkan para penumpang untuk menikmati perjalanan tujuan internasional dengan biaya terjangkau dan dilengkapi oleh berbagai layanan dan hiburan di dalam pesawat," tuturnya.

www.tribunnews.com

Rabu, 12 Februari 2014

Garuda Indonesia Siapkan Kenaikan Tarif Penerbangan Domestik

Garuda Indonesia saat ini sedang menyiapkan kenaikan tarif untuk pelayanan penerbangan pada rute dalam negeri. Maskapai milik pemerintah Indonesia ini mengatakan bahwa maskapai nasional sedang meminta atau mengusulkan kenaikan tarif ini melalui Indonesia National Air Carriers Association (INACA).
Garuda Indonesia. ZonaAero
Garuda Akan Naikkan Tarif Penerbangan Domestik

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyatakan industri penerbangan meminta adanya tarif tambahan (surcharge) melalui mekanisme Indonesia National Air Carriers Association (INACA). Maskapai itu sedang menyiapkan kenaikan tarif yang akan diberlakukan untuk penerbangan domestik. "Soal implementasinya kapan, kami harus cek dulu," kata juru bicara Garuda Indonesia, Pujobroto, Senin malam, (10/2/2014).

Untuk diketahui, industri maskapai penerbangan nasional mengeluhkan tren pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir. Selain itu, industri penerbangan juga tertekan kenaikan harga avtur sehingga biaya operasional membengkak. Kondisi itu membuat margin keuntungan maskapai-maskapai menipis bahkan terancam sehingga melakukan pemilihan rute dengan penutupan beberapa rute sementara.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti Gumay mengatakan pekan depan pemerintah akan menetapkan peraturan terkait dengan tarif surcharge atau tarif tambahan untuk penerbangan domestik. Tarif surcharge yang akan diberlakukan adalah Rp 60 ribu per jam untuk pesawat jenis jet dan Rp 50 ribu untuk pesawat jenis turbo propeller. Untuk tarif batas atas, menurut Herry, masih mengacu pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2010 tentang Tarif Batas Atas.

Tarif batas atas yang bervariasi berdasarkan jenis pesawat dan jarak tempuh itu ditetapkan untuk low cost air sebesar 85 persen, medium cost air 90 persen, dan full service air 100 persen.

www.tempo.co

Terancam Bangkrut. Regional Express Airlines Tagih Janji Wakil Perdana Menteri Australia

Regional Express Airlines atau Rex asal Australia telah mengumumkan perkiraan menurunnya pendapatan hingga 40% dibandingkan tahun lalu. Ini menandai awal dari kebangkrutan maskapai yang melayani rute penerbangan dengan tujuan ke pedalaman Australia. Jika pemerintah tidak segera turun tangan memberikan bantuan berupa subsidi penerbangan, dikhawatirkan bakal ada banyak maskapai di negeri kanguru tersebut yang berhenti beroperasi.
Regional Express Airlines. ZonaAero
Maskapai Penerbangan Lokal Australia Terancam Gulung Tikar

Perusahaan penerbangan Rex (Regional Express Airlines) yang mengkhususkan diri pada pelayanan penerbangan jalur-jalur lokal ke pedalaman Australia menyatakan bahwa tanpa bantuan dari pemerintah, maka sektor penerbangan di negara itu akan runtuh. Hal itu dikemukakan pihak Rex bersamaan dengan pengumuman menurunnya perkiraan pendapatan sebesar 40 persen dibanding tahun lalu.

Maskapai itu menyalahkan turunnya bisnis travel sebagai penyebab utama penurunan pendapatan mereka tahun ini. Chief Operating Officer (COO) Rex, Garry Filmer, menyatakan seluruh industri penerbangan mengalami masalah keuangan, termasuk turunnya pendapatan Qantas dan Virgin Australia. "Penerbangan lokal bahkan lebih sulit lagi. Kita telah menyaksikan runtuhnya dua maskapai regional tertua, Aeropelican dan Brindabella, tahun ini, dan tampaknya yang lain akan segera menyusul," katanya.

Filmer meminta Wakil Perdana Menteri Warren Truss untuk memenuhi janji kampanye yang disampaikan dalam pemilu lalu. Pihak Koalisi yang waktu itu masih beroposisi berjanji akan menyiapkan diskon senilai 3 juta dolar bagi jalur-jalur penerbangan yang jumlah penumpangnya minim. "Kami meminta Menteri Truss untuk memenuhi janji kampanyenya," katanya.

Namun Truss yang juga merangkap Menteri Pembangunan Ragional tidak bersedia diwawancarai. Kantornya hanya mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan skema subsidi sedang difinalisasi, dan Menteri Truss akan mengumumkannya jika sudah diputuskan.

www.tribunnews.com

Selasa, 11 Februari 2014

PT Citilink Indonesia Butuh Strategic Investor

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk saat ini tengah mencarikan investor untuk anak perusahaannya, PT Citilink Indonesia. Investor yang diinginkan adalah dari perusahaan investasi dan maskapai penerbangan dari luar negeri. Kebutuhan untuk mendapatkan investor baru tersebut dikarenakan memburuknya kinerja keuangan maskapai Citilink Indonesia.
Citilink Indonesia. ZonaAero
Garuda Indonesia cari investor untuk Citilink

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tengah mencari investor untuk PT Citilink Indonesia, sebagai langkah mengembangkan diri anak perusahaannya itu setelah kinerja keuangan yang terus memburuk. "Tahun ini Citilink akan mencari strategic investor, sekarang sedang proses, sehingga mampu mengembangkan citilink," kata Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dalam keterangan pers di kantor Garuda Indonesia, Tangerang, Senin (10/2/2014).

Sebelumnya Garuda Indonesia justru berencana melepas anak usahanya Garuda Maintenance Facilities (GMF). Tetapi menurut Emir, perusahaan bidang perawatan pesawat itu belum siap untuk dilepas. "GMF tidak mencerminkan value yang kita inginkan. Sampai saat ini Garuda punya dana untuk mengembangkan GMF. Bukan karena kita ragu-ragu atau berubah pikiran. Tetapi kami nggak mau jual sesuatu yang nilainya bisa kita kembangkan lagi," jelas Emir.

Garuda Indonesia, sebagai induk perusahaan, menargetkan proses pencarian investor akan selesai pada kuartal I tahun 2014. Direktur Keuangan Handrito Hardjono mengatakan saat ini tersisa lima investor yang berasal dari perusahaan investasi dan maskapai. Handrito enggan mengungkapkan secara detail perusahaan tersebut. "Nggak bisa saya sebutkan. Yang pasti perusahaan investasi dan maskapai, maskapai dari asing, kalau perusahaan investasi dari lokal dan asing," jelasnya.

Ia menegaskan meskipun Citilink akan bermitra dengan pihak lain, akan tetapi Garuda Indonesia masih akan menjadi pemegang saham mayoritas. "Pokoknya Garuda masih pemilik mayoritas, sekitar di atas 50 persen. Kalau mereka partner bisa saja," kata Handrito yang mengisyaratkan kemungkinan bisa saja ada dua investor yang bergabung memiliki saham Citilink.

Sementara Direktur Utama PT Citilink Indonesia Arif Wibowo mengatakan masuknya investor nantinya tidak akan mempengaruhi rencana bisnis perusahaan tersebut pada tahun 2014. Pada 2014, Citilink akan melakukan ekspansi penambahan sembilan rute domestik baru dari 28 rute yang sudah ada. Arif menambahkan, Citilink juga akan membuka penerbangan ke beberapa negara tetangga seperti dari Surabaya ke Malaysia, Surabaya ke Singapura, dan Denpasar ke Perth. "Kalau saat ini posisinya 10% regional dan 90% domestik di tahun 2018 diharapkan bisa menjadi 20% regional dan 80% domestik," tegasnya.

Selain itu, Citilink juga berencana menambah delapan armada baru jenis Airbuss A320 mulai Juni 2014 nanti sehingga nantinya perusahaan itu akan memiliki 32 armada pada 2014. "Ini untuk mengejar target penumpang sebesar 8,2 juta penumpang," jelas Arif.

www.antaranews.com

Merpati Nusantara Airlines Punya 15 Calon Investor

Pihak Merpati Nusantara Airlines mengabarkan bahwa setidaknya ada 15 calon investor telah berminat untuk menjadi mitra KSO dengan maskapai penerbangan yang kini tengah menghadapi kendala operasional tersebut. Bahkan 4 dari 15 calon investor Merpati Nusantara Airlines itu adalah dari pabrikan atau produsen pesawat terbang.
Merpati Nusantara Airlines. ZonaAero
Empat pabrik pesawat ingin bantu Merpati

Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati) Capt. Asep Ekanugraha mengatakan bahwa pihaknya telah didatangi para calon investor dan beberapa diantaranya adalah dari produsen pesawat yang berminat untuk menjadi mitra kerja sama operasional. "Setidaknya dari 15 calon mitra KSO terdapat empat perusahaan produsen pesawat terbang. Dua di antaranya Suhkoi dan Bombardier," kata Asep, di Jakarta, Senin (10/2/2014).

Menurut Asep, empat perusahaan tersebut berinvestasi dengan menyiapkan pesawat termasuk menyediakan dana untuk modal kerja. "Sukhoi Super Jet (SSJ), dan Bombardier sudah menyatakan minat untuk menjadi mitra Merpati," katanya.

Menurut catatan, pada 1 Februari 2014, Merpati terpaksa menutup sebagian besar rute penerbangan karena tidak memiliki kemampuan untuk menjalankan operasional. Perusahaan yang didirikan 6 September 1962 tersebut, saat ini terlilit utang hingga sekitar Rp7,3 triliun, meskipun restrukturisasi berupa penyuntikan dana APBN terhadap perusahaan sudah berkali-kali dilakukan. Penyelamatan Merpati ditempuh melalui sejumlah opsi seperti konversi utang menjadi saham (debt to equity swap), pemisahan (spin off) unit usaha Merpati Maintenance Facilities (MMF) dan Merpati Training Center (MTC).

Khusus KSO diutarakan Asep, setidaknya empat kriteria yang akan menjadi mitra Merpati, yaitu pertama yang mampu menyediakan modal, kedua menyediakan pesawat, ketiga menyediakan modal dan pesawat, ke empat kombinasi modal, pesawat, dan termasuk pilot. "Bentuk kerja sama mulai dari pesawat dan modal. Ada yang hanya menawarkan pesawat saja. Ada yang menawarkan kerja sama pengadaan pesawat, modal hingga pilot," ujarnya.

Khusus produsen pesawat tersebut Asep menambahkan, mereka menyatakan siap mengadakan pesawat berbadan lebar atau jenis jet dengan kapasitas 60 tempat duduk hingga 100 lebih tempat duduk. "Sedangkan untuk pesawat dengan kapasitas 20 tempat duduk, kami rasa masih cukup," ujarnya.

Terkait dengan jenis MA-60, jenis pesawat berkapasitas 60 tempat duduk yang dibeli dari China, Asep mengatakan, pihak Xian Aircraft Manufacture sudah dua kali bertemu dengan Merpati untuk meningkatkan kerja sama. "Kerja sama lebih lanjut dalam hal pengoperasian termasuk maintenance," ujarnya.

Sedangkan pesawat berkapasitas 20 penumpang yang dimiliki Merpati masih bisa dioperasikan meskipun berusia sudah tua. "Jenis twin otter masih bisa dioperasikan meskipun keluaran tahun 1960-an, cukup dengan mengganti baling-baling karena mesinnya masih bagus. Yang sulit itu pesawat jenis jet, jika sudah berumur 35 tahun, harus segera diganti," ujarnya.

www.antaranews.com

Minggu, 09 Februari 2014

11 Rute Penerbangan Mandala TigerAir Dihentikan Sementara

11 rute penerbangan yang dilayani oleh maskapai Mandala TigerAir dihentikan sementara menyusul kebijakan evaluasi jaringan. Penghentian layanan pada 11 rute penerbangan tersebut dimulai pada tanggal 10 Februari 2014 hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Mandala TigerAir. ZonaAero
Tiger Air Mandala Hentikan Sebelas Rute Penerbangan

11 rute penerbangan yang dilayani Tigerair Mandala akan dihentikan sementara oleh maskapai tersebut hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penghentian sementara layanan pada rute-rute tersebut dikarenakan adanya evaluasi jaringan. Rencana perubahan ini akan dimulai sejak tanggal berikut.

Public Relations Manager Tigerair Mandala Lucas Suryanata merinci, rute dan nomor Penerbangan yang dihentikan sementara dimulai pada 10 Februari 2014, Surabaya – Hongkong, RI 650 / 651. Kedua, Surabaya – Kuala Lumpur, RI 742 / 743 pada 11 Februari 2014.

Ketiga, Jakarta – Kuala Lumpur, RI 700 /701 pada 18 Februari 2014. Keempat, Jakarta – Pekanbaru (pengurangan frekuensi),RI 72 /73 pada 18 Februari 2014.

Kelima, Medan (Kuala Namu) – Singapura, RI 861 / 862 pada 18 Februari 2014. Keenam, Jakarta – Yogyakarta, RI 344 / 345 pada 3 Maret 2014. Ketujuh, Pekanbaru – Singapura, RI 871 / 870 pada 3 Maret 2014.

Kedelapan, Jakarta – Singapura (pengurangan frekuensi), RI 808 / 809 pada 3 Maret 2014. Kesembilan, Jakarta – Surabaya, RI 520 / 529 pada 17 Maret 2014. Ke-10 Surabaya – Bangkok, RI 914 / 915 pada 17 Maret 2014. Ke-11 Jakarta – Hongkong, RI 652 / 657 pada 11 April 2014.

Dia menginformasikan, pembelian tiket pesawat untuk rute di atas tidak dapat dilakukan untuk sementara. Para pelanggan yang telah memiliki tiket untuk seluruh penerbangan tersebut akan segera mendapatkan pemberitahuan serta pemindahan jadwal ke penerbangan Tigerair Mandala (RI) atau Tigerair Singapore (TR), atau pengembalian uang.

Silakan menghubungi agen perjalanan, atau call centre Tigerair Mandala di 021-2939 6688 terkait informasi proses pemindahan jadwal penerbangan atau pengembalian uang.

www.republika.co.id

KTT Penerbangan UE-ASEAN 2014 Digelar Di Singapura

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Penerbangan Uni Eropa (UE)-ASEAN 2014 adalah pertemuan yang pertama kali diadakan oleh pihak Uni Eropa dan ASEAN untuk membicarakan masalah manfaat, promosi, dan peningkatan hubungan sektor penerbangan.
Bandara Internasional Changi Singapura. ZonaAero
Singapura Tuan Rumah KTT Penerbangan UE-ASEAN

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Penerbangan Uni Eropa (UE)-ASEAN 2014 digelar di Singapura pada 11-12 Februari mendatang. Informasi dari UE yang diterima pada Jumat (7/2/2014) menunjukkan bahwa KTT ini adalah yang pertama kali diselenggarakan sebagai media untuk mendiskusikan manfaat, promosi, dan peningkatan hubungan sektor penerbangan UE dan ASEAN. Tiga penyelenggara KTT ini adalah Direktorat Jenderal Komisi Eropa untuk Mobilitas dan Trasnport, ASEAN Air Transport Working Group, dan Sekretariat ASEAN.

Khusus bagi Indonesia, sebagaimana data UE tertanggal 5 Desember 2013, masih ada 55 maskapai penerbangan Indonesia yang dilarang terbang ke kawasan UE. Sampai kini, UE hanya mengizinkan Garuda Indonesia, Airfast Indonesia, Mandala Airlines, Ekspres Transportasi Antarbenua, dan Indonesia Air Asia. UE masih menganggap keselamatan dan keamanan penerbangan oleh maskapai penerbangan Indonesia belum memenuhi persyaratan.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) 2013-2015 Muhammad Arif Wibowo, menurut data UE tersebut, mengatakan kalau pekerjaan rumah penerbangan nasional adalah keselamatan dan keamanan penerbangan. Dua hal ini menjadi pokok penting Indonesia untuk menghadapi era penerbangan bebas Asia Tenggara atau ASEAN Open Skies mulai 2015 mendatang.

internasional.kompas.com