Cari di Blog Ini

Rabu, 22 Mei 2013

Teluk Jailolo Di Halmahera, Surga Bagi Fotografer Bawah Laut

Informasi Pariwisata: Bawah laut di Teluk Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, memiliki pemandangan yang menawan. Pemandangan di bawah laut Teluk Jailolo disebut-sebut sebagai surga bagi para penggemar fotografi bawah laut. Biota laut yang beragam, baik yang berupa hewan dan tumbuhan, memang menampilkan kondisi pemandangan bawah laut yang fenomenal.
Bawah Laut Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara. ZonaAero
Menyelam Bersama Hiu di Laut Jailolo

Bertemu dengan hiu saat berada dibawah laut mungkin membuat beberapa orang awam takut. Namun bagi para diver atau sebutan untuk penyelam, hal ini merupakan sesuatu yang istimewa. "Tadi saya senang banget karena sempat bertemu dengan hiu di dive spot Pastofiri, keren banget karena berkali-kali hiu itu lewat di depan mata saya," ujar Ahmad, salah seorang yang ikut menyelam di laut Jailolo, Halmahera Barat, Selasa (21/5/2013).

Menurut pria yang menyukai olahraga bawah laut ini meskipun jarak pandangnya tidak terlalu jauh namun Laut Jailolo memiliki alam yang luar biasa. "Semua masih tersusun rapih, ekosistemnya pun terlihat masih sangat baik," lanjut Ahmad.

Teluk Jailolo yang terletak di Halmahera Barat memang menyimpan sejuta pesona bawah laut. Teluk ini adalah rumah bagi ratusan spesimen karang dan bunga laut, semuanya berkumpul dan tumbuh persis di bawah perairan Jailolo yang biru dan tenang. Berbagai mahluk bawah laut ada, sebut saja glass fish, nudi branches hingga kura-kura menghiasi alam bawah laut Jailolo. Jika anda ingin mencoba extreme sport seperti scuba diving, maka Teluk Jailolo patut dicoba. Saking beragamnya biota laut di Jailolo, anda bias berpapasan dengan hewan laut yang jarang terlihat seperti ikan mandarin hanya di kedalaman 4.5 meter saja. Menakjubkan bukan?

Ada tiga spot underwater yang terdapat di Jailolo, yaitu Tanjung Kailupa, Pulau Babua dan Atol Pastofiri. Masing-masing memiliki keunikan tersendiri, misalkan Tanjung Kailupa, tempat ini memiliki tipografi yang landai dimana memiliki koral halus yang begitu banyak serta arcopora.

Selain itu, anda bisa menaiki speedboat dari Jailolo selama 30 menit ke arah Fastofiri dan Pulau Babua untuk menjelajahi perairan di sana. Keistimewaan Pulau Babua yaitu pasir putihnya yang bersih, batu karangnya yang cantik dan diving spot (NHR -2 dan NHR -3) yang tidak jauh dari pulau ini. Di diving spot tersebut ada sebuah area yang terkenal dengan pemandangan cantiknya yang mengesankan, bernama Babua wall. Para penyelam senang berlama-lama di sana karena ada banyak kuda laut mini berukuran 1 cm, juga lobster berwarna merah muda dan moluska nudibranch.

Saat ini, ada 12 diving sites yang tersebar di wilayah Jailolo dan Loloda, Halmahera Barat. Laut yang jernih dengan visibility cukup baik hingga 15 meter membuat tempat ini surga bagi para fotografer bawah laut. Menjelajahi bawah laut Jailolo sudah pasti akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan, baik untuk penyelam maupun fotografer bawah laut. Sementara itu Pulau Babua memiliki tipografi dinding karang yang sangat cocok untuk fotografi menggunakan wide angle. Atol Pastofiri tak kalah menarik, dengan kedalaman sekitar 15-25 meter tempat ini memiliki topografislope dan flat.

Untuk mencoba merasakan sensasi ini, Anda dapat datang ke Gilolo Dive Center yang terletak di Teluk Jailolo. Aksesnya mudah, dengan mengunakan speed boat ataupun perahu tongkang dari Pebuhan Dufa-dufa yang terletak di Ternate.

travel.kompas.com