Cari di Blog Ini

Selasa, 21 Februari 2012

Jadwal Penerbangan Jakarta-Cilacap Pesawat Susi Air Ditambah Lagi

Susi Air. ZonaAero
Susi Air
Susi Air Tambah Penerbangan Jakarta-Cilacap

Maskapai penerbangan Susi Air menambah frekuensi penerbangan dari Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Bandara Tunggul Wulung Cilacap, Jateng, dan sebaliknya mulai Februari 2012. "Hingga saat ini, Susi Air merupakan satu-satunya maskapai yang melayani penerbangan dari Jakarta menuju Cilacap dan sebaliknya," kata Kepala Subseksi Keselamatan dan Keamanan Penerbangan Bandara Tunggul Wulung Cilacap, Sugeng Budiono, di Purwokerto, Selasa (21/2/2012).

Ia mengatakan, jika sebelumnya hanya melayani pada pagi dan sore, mulai 1 Februari menjadi tiga kali sehari, yakni pagi, siang, dan sore. Sugeng mengatakan hal itu di sela-sela Sarasehan Kepariwisataan "Optimalisasi Pelayanan Sarana Akomodasi dan Transportasi Menyambut Visit Jateng 2013" di Ruang Kamandaka, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto.

Dalam hal ini, kata dia, penerbangan yang dilayani Susi Air tersebut menggunakan pesawat "Caravan 208" yang berkapasitas 12 penumpang. Dengan adanya penambahan frekuensi penerbangan ini, lanjutnya, jadwal penerbangan dari Cilacap pun mengalami perubahan dan calon penumpang dapat lebih leluasa memilih jadwal keberangkatannya. "Untuk penerbangan pagi dimajukan satu jam lebih awal, yakni pesawat yang tiba di Cilacap pukul 07.30 WIB diberangkatkan kembali pukul 08.00 WIB. Sementara untuk siang hari diberangkatkan pukul 14.00 WIB, sedangkan sore hari diberangkatkan pukul 16.00 WIB," katanya.

Menurut dia, penambahan frekuensi penerbangan tersebut dilakukan karena tingginya minat masyarakat untuk memanfaatkan moda transportasi ini. "Dari pantauan kami, jumlah penumpang dari Jakarta maupun Cilacap selalu penuh," kata dia.

Kendati demikian, dia mengakui, hingga saat ini tiket penerbangan dari Jakarta menuju Cilacap dan sebaliknya masih tergolong tinggi karena hanya ada satu maskapai penerbangan. Bahkan, kata dia, Susi Air telah beberapa kali memberlakukan perubahan harga tiket tetapi tidak turun. "Sebelum Lebaran 2011, harga tiket sebesar Rp580 ribu per orang. Setelah lebaran sebesar Rp630 ribu dan sekarang menjadi Rp690 ribu," katanya.

Terkait hal itu, dia mengatakan, Bandara Tunggul Wulung Cilacap yang dikelola Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan ini terbuka bagi maskapai penerbangan manapun. Meskipun demikian, kata dia, bandara ini hanya mampu dituruni pesawat-pesawat berukuran kecil karena hanya memiliki landasan pacu sepanjang 1.400 meter dengan lebar 30 meter. "Maksimal pesawat jenis Fokker-27 atau ATR-70 seperti yang pernah dioperasikan Wings Air saat melayani penerbangan Jakarta-Cilacap beberapa tahun silam," katanya.

Lebih lanjut, Sugeng mengatakan, sebuah sekolah penerbangan direncanakan akan membangun hanggar di Bandara Tunggul Wulung. "Rajawali Citra rencananya akan membuka flying school dan membangun hanggar, namun masih dalam proses perizinan. Selain itu, dari Deraya juga berencana akan membuka penerbangan ke Cilacap," katanya.

Disinggung mengenai kemungkinan adanya penerbangan selain menuju Jakarta, dia mengatakan, saat ini Susi Air sedang menjajaki kemungkinan membuka jalur penerbangan Jakarta-Cilacap-Yogyakarta atau Jakarta-Cilacap-Semarang.

www.mediaindonesia.com